
Happy reading !
" Dilra .. aku punya sesuatu untuk mu. Semoga kamu menyukainya " Ucap Yibo sambil memberikan kotak itu.
" Apa ini kak ? sebuah hadiah ? " ucap Dilra sambil bergurau.
" Buka dan lihatlah Dilra " kata Yibo.
Kemudia Dilra membuka kota itu pelan-pelan.
" Waaahh.. cantik sekali kak.. " Puji Dilra saat melihat isi kotak itu.
" Aku sengaja memilih hadiah itu karena aku teringat kedua matamu yang bersinar cantik seperti kalung itu " Kata Yibo.
" Manis sekali kata - kata kakak ini. sepertinya mataku biasa-biasa saja tuh " elak Dilra.
" Apa kamu memyukainya Dilra ? " tanya Yibo.
" Ya Begitu cantik aku menyukainya " jawab Dilra dengan senyum menawanya.
" Kalau begitu mau aku pakaikan ? " kata Yibo menawarkan.
" Boleh " balas Dilra.
Kemudian Yibo memakaikan kalung itu di leher mulus Dilraba dengan sangat hati-hati.
" Cocok untuk orang yang sepesial " ungkap Yibo.
__ADS_1
" Terima kasih kak. untuk pujianya " balas Dilraba.
" Ayo lanjutkan lagi makanya. kamu harus habisin " ucap Yibo.
Setelah selesai dinner mereka selesai, Yibo lalu mengantarkan Dilraba pulang ke rumahnya karena akan larut malam.
(Di dalam mobil.)
" Sepertinya aku benar-benar tidak bisa kehilanganmu Dilra " ungkap perasaan Yobo bengitu dalam.
" Tapi apa boleh buat. kamu begitu menyayangi kedua orang tuamu "
Dilra terdiam mendengarkan perkataan Yibo. sebenarnya dia merasa bersalah krena telah berbohong akan tinggal ke luar negeri bersama orang tuanya.
" Tenang saja kak kalau ada waktu aku akan kembali " kata Dilra mencoba untuk menghibur.
" Tapi kapan ? tahun berikutnya ? dan itu masih lama " ucap Yibo sambil menghela nafas berat.
***
" Hati-hati di jalan kak.. " ucap Dilraba.
Kemudian Yibo pergi meninggalkan kediaman Dilraba. Perasaan Yibo yang bercampur aduk membuat dia begitu frustasi sampai-sampai dia melampiaskanya dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh.
Tanpa adanya tujuan pergi entah kemana dia melajukan mobilnya kencang sekali.
Sampai dia berhenti dan menemukan sebuah Night Club.
__ADS_1
Ternyata Yibo begitu terpukul dengan putusnya hubungan nya dengan Dilraba dan juga kepergian Dilra yang tiba-tiba.
Yibo memasuki tempat Night Club itu untuk menghiburkan dirinya sendiri.
Yibo lalu mendatangi bartender untuk menyajikan minuman untuknya.
" one shot whiskey " ucap Yibo.
" Whiskey and Vodka please ! " kata Yibo. tetapi bukan hanya sekali saja dia meminumnya bahkan Yibo telah menghabiskan 2 botol whiskey dan Vodka hingga membuat kepalanya pusing.
Kemudian Yibo duduk sebentar di meja bartender itu hingga seseorang gadis sexy menghampirinya.
Sebenarnya Gadis cantik dan sexy itu adalah pemilik Night Club ini. dan semenjak Yibo menginjakan kakinya ke sini gadis itu telah memperhatikan Yibo lama sekali.
Gadis Sexy itu duduk di samping Yibo karena dia tertarik dengan Yibo. gadis itu menyadari bahwa Yibo baru pertama kalinya masuk ke club miliknya.
Gadis itu lalu menghampiri Yibo dan membawa Yibo keluar dari Night Club dan membawa Yibo ke mobil milik gadis cantik itu.
Gadis itu membawa Yibo ke villa pribadi miliknya yang tidak jauh dari Night Club.
Di papahnya tubuh Yibo masuk ke dalam kamar milik gadis itu. dengan keadaan Yibo yang tidak sadarkan dirinya dan tertidur di kamar milik gadis itu.
Saat gadis itu ingin turun kembali ke ruang tamunya Yibo lalu berteriak memanggil nama Dilraba.
" Dilra.. Dilra .. jangan pergi " teriak Yibo.
" Dilra .. jangan pergi.. Dilraa.. aakkh.. " teriak Yibo kemudian dia terjatuh dari kamar tidur.
__ADS_1
" Astaga .. " kaget gadis itu yang tidak jadi turun karena melihat Yibo jatuh dari atas kasur nya.
Gadis itu lalu menolong Yibo untuk kembali di atas lagi. dan yang terjadi setelah itu tiba-tiba Yibo yang tidak sadarkan diri itu mengira gadis yang menolongnya itu adalah Dilraba.