
" Terima kasih Dilra kamu memang adik kaka yang baik " ucap Xiao li manis.
" Apa kalian masih menunggu ? " Tanya Dylan
" Kalau mau kalian bisa pulang bersama aku " tawar Dylan kepada mereka.
" Sepertinya untuk kekasih ku itu tidak perlu kamu antarkan " sahut Wang Yibo menuju ke arah Dilra.
" Aku sendiri yang akan mengantarkan kekasih ku " kata Yibo lagi sambil tersenyum.
tanpa adanya kata dan penolakan Yibo langsung menggandeng tangan Dilra dan membawanya masuk ke mobilnya.
tentu saja Dilra diam tanpa kata dan tanpa penolakan sejujurnya dia masih memikirkan rencana apa lagi yang akan di perbuat kaka munafiknya itu. dan dia lagi malas untuk bersama satu mobil lagi dengan kakanya juga sih.
Di dalam mobil Yibo.
" Kamu tidak marah kan ? " Tanya Yibo lembut.
" Apa kak ? " jawab Dilra belum sadar dengan keadaan ini.
" Soal aku tidak menunggu jawabanmu dan langsung membawa mu masuk ke mobilku " Jelas Yibo hati-hati.
" Ohh... tentu saja tidak kak, aku malah seharusnya berterima kasih sama kakak. kalau tidak paling aku sudah jadi nyamuk di sana " ungkap Dilra.
" Oohh.. jadi yang kulakukan benar ya. " Senang Yibo.
" Iya kak.. . oh ya kak untuk semalam maaf ya kak, kemarin di pesta aku pulang dulu " kata Dilra.
" Ahh.. tidak apa. kalau begitu kamu keberatan tidak untuk menemani aku mencari baju, emm.. aku akhir - akhir ini sepertinya.. " kata Yibonyang terpotong.
" Aku mau kak " kata Dilra memotong ucapan Yibo.
" Baiklah aku jadi senang mendenganya. " kata Yobo lega.
**
__ADS_1
" Ternyata aku tidak perlu susah susah lagi, sepertinya Yibo begitu posesif dengan Dilra " batin Xiao li.
" Kalau begitu kak, boleh aku ikut kakak ? " tanya Xiao li.
" Naik aja " balas Dylan cuek.
saat di dalam mobil Dylan. tanpa melewatkan kesempatan untuk berdua Xiao li menjelekan Dilra lagi - lagi.
membuka percakapan dengan menjatuhkan adiknya.
" Maksud dari omongan Yibo itu... sejak kapan ya Dilra dengan Yibo " ucap Xiao li memancing Dylan.
Tatapi Dylan hanya diam dan tetap fokus untuk menyetir.
" Kalau di pikir - pikir bagus juga sih Dilra ada yang menjaganya dan sifat Yibo itu yang sangat pengertian denganya..." kata Xiao li.
" Bagaimana menurutmu Dylan ? " Tanya Xiao li.
" Bagus " Jawab Dylan singkat sedikit kesal.
**
(Di mall)
" Bagaimana dengan ini ? " tanya Yibo.
" Menurut aku sih kurang cocok di badan kaka, bagaimana kalau yang ini kak sepertinya keren di tubuh kakak " kata Dilra memberikan set baju.
" Oke aku akan mencobanya. " balas Yibo dengan senyuman manisnya.
setelah memilih baju untuk Yibo selesai~
" Sekarang gantian kamu baby " kata Yibo
" Ahh .. tidak kak " ucap Dilra malu malu.
__ADS_1
" Tapi aku juga ingin memilihkan baju untuk calon kekasih ku ini " kata Yibo lembut.
" Kaka ini, aku jadi malu jadinya.." balas Dilra.
" Tapi aku boleh kan mengejar mu kan ? " ungkap Yibo kepada Dilra.
dan Dilra tersenyum dan menganggukan kepalanya.
" Kalau begitu mulai sekarang dan seterusnya apa kamu mau menjadi kekasih ku Dilra " ucap Yibo sambil bersujut menekuk kaki kananya dan memegang tangan Dila menunggu jawaban nya.
" Iya aku mau kak " Jawab Dilra.
" Tapi ada syaratnya " imbuh Dilra.
" Apapun itu aku akan memenuhinya " balas Yibo.
" Kakak harus selalu bersama ku, apa kaka bisa ? " ucap Dilra dengan persyaratnya.
" Kalau soal itu tanpa ada di dalam persyaratanmu itu aku akan melakukanya selalu baby " kata Yibo.
" Terima kasih kak, karena memilih untuk bersama ku " ucap Dilra senang.
" Kalau begitu kita sekarang adalah sepasang kekasih ya ! " seru Yibo.
" Iya.." Balas Dilra tersenyum. kemudian Yibo mencium punggung tangan Dilra dengan lembut yang membuat Dilra sangat senang dibuatnya.
Hallo para pembaca yang sedang rebahan sambil membaca novel ini. 😂
jangan lupa tinggalkan jekak kalian ya..
dengan cara memberikan Like, Comment dan berikan vote untuk author.
karena itu semua bisa membantu author tetap semangat dalam menulis ceritanya.
Terima kasih ~
__ADS_1