
Happy reading...
" Iya kak, aku mau " kata Dilra.
wajah Yibo menjado senang dengan ucapan Dilra yang menenrima cintanya itu.
" Terma kasih Dilra, kaka berjanji akan selalu mencintaimu dan menjagamu " kata Yibo.
" Sama sama kak " balas Dilra.
" Kalau begitu boleh tidak aku panggil kamu Sayang " ucap Yibo.
" Heem " kata Dilra juga malu malu.
" kamu mau makan apa yang ? " tanya Yibo.
" Ini aja " tunjuk Dilra.
mereka akhirnya menikmati makanan mereka dengan lahap dan suasana hati yang begitu senang.
" Kalau begitu aku anter kamu ya, sampai rumah " ajak Yibo.
" Iya kak " balas Dilra.
" Kamu masih malu ? " tanya Yibo
" ? " Dilra tidak mengerti.
" Kamu enggak panggil aku sayang " kata Yibo
" Iya sayang .. " ucap Dilra dengan senyuman.
sesampainya tiba di gerbang rumah Dilra.
" Selamat malam sayang " ucap Yibo sambil mengecup dahi Dilra. sontak saja membuat Dilra kaget salah tingkah.
" Selamat malam juga kak " teriak Dilra sambil berlali masuk ke dalam menahan malunya.
" Heheh.. masih malu kamu ya " kata Yibo
__ADS_1
" Tidak apa , yang terpenting kamu sekarang menjadi milik ku seorang Dilra " kata Yibo lagi.
Di dalam ruang tamu keluarga
" Kamu baru pulang sayang ? " tanya mamanya pada Dilra.
" Kamu tadi di antar siapa itu ? " tanya mamanya lagi .
" Itu .. " kata Dilra malu.
" Mama itu pacar adik ma " Xiao li memberi tahu.
" Benar itu kekasih kamu Dilra ? kenapa tidak di bawa masuk, papa ingin melihat kekasih putri papa ini " kata papanya.
" Iya pa, ma " ucap Dilra malu malu.
" Ehm om . ini kan sudah malam Dylan pamit ya " kata Dylan.
" Iya nak hati - hati ya " balas mama Dilra.
" Ma, pa Dilra mau ke kamar dulu ya " kata Dilra.
" Em tadi Dilra udah makan ma, Dilra mau langsung tidur aja nanti " ucap Dilra.
**
Di depan
" Hah. rernyata benar ya Dilra kekasih Yibo " ucap Xiaoli pada Dylan.
" Benar kan Dylan ? " tanya Xiao li
" Aku pulang dulu " kata Dylan tanpa menjawab perkataan Xiao li itu.
" Sial pertanyaanku tidak di balas. tapi tidak apa ini adalah peluang buat aku " batin Xiao li.
Ke esokan harinya.
" Selamat pagi Dilra ku " ucap Yibo memberikan coklat untuk Dilra.
__ADS_1
melihat Dilra dna Yibo itu tiba tiba Dylan penasaran dan menguping.
" Terima kasih kak, ini coklat yang aku sangat suka" kata Dilra senang.
" Iya Dilra ku, aku senang kamu menyukainya " balas Yibo.
" Nanti ada acara ? " tanya Yibo.
" Sepertinya tidak kak , mau ajak pergi ? " kata Dilra blak-blakan.
Kemudian tanpa di sadari Dylan meghampiri mereka berdua.
" Ehm maaf menganggu ya. ehm.. Dilra tadi malam papmu bilang ke aku kalau kamu sore ini harus pergi dengan ku untuk mengambil barang papa mu " kata Dylan mengarang.
" Apa harus sekarang kak? " tanya Dilra
" Iya harus sore ini, katanya sangat penting barang itu dan harus kamu yang mengambilnya " jelasnya lagi.
" Apa kaka ku tidak bisa mewakili ya ? " tanya Dilra
" Tidak bisa. hanya kamu yang boleh tau tempat itu. katanya itu rahasia " kata Dylan lagi.
" Baik kak " balas Dilra.
" Maaf kak sepertinya malam ini aku tidak bisa " ucap Dilra pada Yibo.
" Tidak apa - apa Dilra " ucap Yibo sambil menyentuh pipi halus Dilra.
" Masih ada hari besok " timpalnya lagi
" Terima kasih kak, kakak sangat mengeti ku " kata Dilra tersenyum lebar.
Hallo para pembaca yang sedang rebahan sambil membaca novel ini. 😂
jangan lupa tinggalkan jekak kalian ya..
dengan cara memberikan Like, Comment dan berikan vote untuk author.
karena itu semua bisa membantu author tetap semangat dalam menulis ceritanya.
__ADS_1
Terima kasih ~