Me, Him And You

Me, Him And You
Bagian 9


__ADS_3

Happy reading...


" Iya kak, aku mau " kata Dilra.


wajah Yibo menjado senang dengan ucapan Dilra yang menenrima cintanya itu.


" Terma kasih Dilra, kaka berjanji akan selalu mencintaimu dan menjagamu " kata Yibo.


" Sama sama kak " balas Dilra.


" Kalau begitu boleh tidak aku panggil kamu Sayang " ucap Yibo.


" Heem " kata Dilra juga malu malu.


" kamu mau makan apa yang ? " tanya Yibo.


" Ini aja " tunjuk Dilra.


mereka akhirnya menikmati makanan mereka dengan lahap dan suasana hati yang begitu senang.


" Kalau begitu aku anter kamu ya, sampai rumah " ajak Yibo.


" Iya kak " balas Dilra.


" Kamu masih malu ? " tanya Yibo


" ? " Dilra tidak mengerti.


" Kamu enggak panggil aku sayang " kata Yibo


" Iya sayang .. " ucap Dilra dengan senyuman.


sesampainya tiba di gerbang rumah Dilra.


" Selamat malam sayang " ucap Yibo sambil mengecup dahi Dilra. sontak saja membuat Dilra kaget salah tingkah.


" Selamat malam juga kak " teriak Dilra sambil berlali masuk ke dalam menahan malunya.


" Heheh.. masih malu kamu ya " kata Yibo

__ADS_1


" Tidak apa , yang terpenting kamu sekarang menjadi milik ku seorang Dilra " kata Yibo lagi.


Di dalam ruang tamu keluarga


" Kamu baru pulang sayang ? " tanya mamanya pada Dilra.


" Kamu tadi di antar siapa itu ? " tanya mamanya lagi .


" Itu .. " kata Dilra malu.


" Mama itu pacar adik ma " Xiao li memberi tahu.


" Benar itu kekasih kamu Dilra ? kenapa tidak di bawa masuk, papa ingin melihat kekasih putri papa ini " kata papanya.


" Iya pa, ma " ucap Dilra malu malu.


" Ehm om . ini kan sudah malam Dylan pamit ya " kata Dylan.


" Iya nak hati - hati ya " balas mama Dilra.


" Ma, pa Dilra mau ke kamar dulu ya " kata Dilra.


" Em tadi Dilra udah makan ma, Dilra mau langsung tidur aja nanti " ucap Dilra.


**


Di depan


" Hah. rernyata benar ya Dilra kekasih Yibo " ucap Xiaoli pada Dylan.


" Benar kan Dylan ? " tanya Xiao li


" Aku pulang dulu " kata Dylan tanpa menjawab perkataan Xiao li itu.


" Sial pertanyaanku tidak di balas. tapi tidak apa ini adalah peluang buat aku " batin Xiao li.


Ke esokan harinya.


" Selamat pagi Dilra ku " ucap Yibo memberikan coklat untuk Dilra.

__ADS_1


melihat Dilra dna Yibo itu tiba tiba Dylan penasaran dan menguping.


" Terima kasih kak, ini coklat yang aku sangat suka" kata Dilra senang.


" Iya Dilra ku, aku senang kamu menyukainya " balas Yibo.


" Nanti ada acara ? " tanya Yibo.


" Sepertinya tidak kak , mau ajak pergi ? " kata Dilra blak-blakan.


Kemudian tanpa di sadari Dylan meghampiri mereka berdua.


" Ehm maaf menganggu ya. ehm.. Dilra tadi malam papmu bilang ke aku kalau kamu sore ini harus pergi dengan ku untuk mengambil barang papa mu " kata Dylan mengarang.


" Apa harus sekarang kak? " tanya Dilra


" Iya harus sore ini, katanya sangat penting barang itu dan harus kamu yang mengambilnya " jelasnya lagi.


" Apa kaka ku tidak bisa mewakili ya ? " tanya Dilra


" Tidak bisa. hanya kamu yang boleh tau tempat itu. katanya itu rahasia " kata Dylan lagi.


" Baik kak " balas Dilra.


" Maaf kak sepertinya malam ini aku tidak bisa " ucap Dilra pada Yibo.


" Tidak apa - apa Dilra " ucap Yibo sambil menyentuh pipi halus Dilra.


" Masih ada hari besok " timpalnya lagi


" Terima kasih kak, kakak sangat mengeti ku " kata Dilra tersenyum lebar.


Hallo para pembaca yang sedang rebahan sambil membaca novel ini. 😂


jangan lupa tinggalkan jekak kalian ya..


dengan cara memberikan Like, Comment dan berikan vote untuk author.


karena itu semua bisa membantu author tetap semangat dalam menulis ceritanya.

__ADS_1


Terima kasih ~


__ADS_2