Me and Mr. Billionaire

Me and Mr. Billionaire
1. Wedding Day


__ADS_3

New York, 25 Juni 2017


    Hari minggu merupakan hari libur bagi seluruh rakyat di bumi ini. Beberapa dari mereka ada yang menghabiskan hari liburnya di rumah dengan tidur samlai siang, ada juga yang menghabiskan waktunya untuk marathon drama korea atau acara netflix yang disuka, ada yang menghabiskan hari liburnya bersama keluarga dengan berbelanja bersama di supermarket, atau membersihkan rumah bersama pasangan yang dicintainya di rumah.


Namun pagi hari ini sepertinya akan menjadi hari minggu yang sakral untuk calon pasangan pengantin yang akan mengikat janji di hadapan Tuhannya hari ini.





    Pagi ini sepertinya suasana di kota New York sedang bahagia. Terlihat dari cerahnya langit, burung-burung berkicauan dan panasnya matahari menyinari bumi ini. Namun hal itu tidak menghambat proses pemberkatan yang sedang terjadi di area outdoor ini. Terlihat senyuman lebar sang mempelai pria yang menunggu sang pujaan hatinya didepan altar tersebut, begitu pun sang mempelai wanitanya.


    Terlihat sang mempelai wanita yang datang dengan mengapitkan tangannya di siku sang ayah berjalan bersama menuju altar pernikahan yang bertema diluar ruangan tersebut. Dimana tempat tersebut akan menjadi saksi pemberkatan antara dua manusia berbeda jenis tersebut.

__ADS_1


    Sampai di depan sang Pendeta dan juga calon suaminya. Senyum tak perbah luntur dari bibir keduanya. Hingga saat sang mempelai wanita sampai dan mereka mengucapkan janji pernikahan mereka  di hadapan Pendeta dan para tamu yang hadir di acara pemberkatan tersebut.


    Namun, sepertinya kebahagiaan pasangan suami istri yang baru saja mengucapkan janji pernikahan tersebut tidak tertular secara keseluruhan kepada tamu dan sanak saudara yang hadir di acara pemberkatan tersebut.


    Karena dikursi paling belakang tersebut terlihat seorang pria yang badannya terbalut rapi dengan kemeja putih dan tuxedo biru dongker itu menatap sendu ke arah pasangan suami istri yang baru saja mengikat janji tersebut.


    Daniel Darrance Johnson dan Briana Ardelia Miller. Ya pasangan suami istri tersebut sedang tertawa bahagia sambil mengobrol dengan beberapa rekan bisnis Daniel. Karena sedang merasa ditatap seseorangpun Ardelia memutar badannya, lalu pandangan matanya bertemu dengan pandangan kakak kelasnya di masa-masa High school dulu. Edrick Darrance Johnson. Pria itu adalah kakak kelasnya dulu dan juga adik dari suaminya Daniel.


    Karena merasa risih ditatap terus oleh Edrick, akhirnya Ana mengalihkan kembali tatapannya kepada sang suami, dan ikut mengobrol dengan para istri dari rekan kerja suaminya tersebut.Tak lama kemudian ada yang menepuk bahu sang suami. Yaitu sang adik.


    "Thanks, Edrick. Dan pastinya tentu saja, aku akan memberikan banyak keponakkan padamu. Tapi jangan lupa menyusulku untukmu menikah nantinya Ed." balas Daniel sambil tertawa pelan kepada sang adik.


    Melihat kedua kakak beradik yang saling melempar candaan itupun membuat Briana tersenyum. Karena menurutnya pasti Edrick akan mendapatkan pengganti yang lebih baik darinya dan juga semoga dia dapat mengikhlaskan dia hidup bahagia bersama sang kakak.


__ADS_1






*ps: tulisan yang dicetak miring itu percakapan dalam bahasa asing.


🌟🌟🌟


Holaa semua 👋👋


*Cerita ini 100% buatan saya sendiri. *Mungkin ada beberapa adegan yang sama cerita lain, karena saya membaca beberapa cerita yang seperti ini sebelum membuatnya.

__ADS_1


Terimakasih untuk yang membaca cerita ini. Saya akan berusaha untuk mengerjakan cerita ini dengan cepat dengan hasil yang memuaskan untuk kalian semua 🙏


__ADS_2