
Tolong koreksi typo ya semua.
Terima kasih 😊
Jangan lupa check ig aku @vammyalaina buat info pemain dan updatean lainnya.
Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta
 
Setelah melalui penerbangan yang hampir menghabiskan 24 jam selama di pesawat itu. Di tambah delay yang terjadi. Akhirnya Daniel dan Edrick sampai di Jakarta pukul 4 pagi. Dan saat mereka keluar, mereka sudah langsung melihat banner yang dibawa oleh orang suruhan Mamah, Papa, dan juga Nenek-Kakek mereka.
Saat ini mereka sudah di dalam mobil. Dan orang yang menjemput mereka tadi sedang memasukkan barang-barang mereka ke dalam bagasi mobil.
Setelah itu mereka langsung pergi menuju rumah kakek dan neneknya yang ada disini.
Setelah 30 menit perjalanan, akhirnya dua bersaudara tersebut sampai di kediaman nenek dan kakeknya.
Kondisi rumah tersebut masih seperti 2 tahun yang lalu saat terakhir kali mereka berkunjung ke Indonesia.
Saat mereka turun dari mobil, mereka tidak disambut oleh siapa-siapa. Karena mereka datang ke Indonesia secara diam-diam tanpa memberitahu siapapun kecuali supir keluarga, dan juga pembantu disini dan juga orang tua mereka yang diminta untuk merahasiakan kepulangan mereka berdua.
 
 
Sekarang jam masih menunjukkan pukul 4:45 pagi. Biasanya pembantu yang juga mengurusi kakek dan nenek mereka datang pukul 5:20. Berarti mereka masih memiliki waktu untuk membersihkan diri dan tidur sebentar sebelum waktunya sarapan.
 
 
Sekarang Daniel dan Edrick telah sampai di lantai 2 rumah. Mereka telah masuk kedalam kamar mereka masing-masing yang ada di rumah tersebut.
 
 
Di dalam kamarnya, Daniel kembali termenung memikirkan istrinya dan juga calon anaknya. Bagaimana kabarnya mereka? Apa mereka baik-baik saja? Apa Ana kesusahan selama beberapa hari jauh dari dirinya? Sekiranya itu yang sedang Daniel pikirkan sekarang.
 
 
Sedangkan Edrick, dia telah bersiap dengan celana training yang simple berwarna abu-abu dan juga badan berbalut kaus putih ditutup dengan jaket yang berwarna senada dengan celanya itu untuk berlari pagi mengelilingi sekitar kompleks perumahan kakek dan neneknya itu.
 
 
Setelah keluar dari dalam rumah Edrick melakukan sedikit pemanasan di teras. Lalu dilanjutkan dengan berlari-lari kecil saat telah keluar dari gerbang rumah neneknya. Selama dia lari pagi di daerah tersebut, Edrick sungguh menarik perhatian warga yang sedang lari-lari pagi juga. Bahkan ada yang terang-terangan yang mencoba mendekatinya.
 
 
Sekitar 20 menit kemudian Edrick telah duduk di salah satu tempat penjual kaki lima yang menjual jajanan tradisional di dekat taman komplek perumahan kakek dan neneknya tersebut.
 
 
Saat ini Edrick sedang melamunkan masa kecilnya saat dia berada di Indonesia. Betapa seringnya ia main kesini waktu pagi maupun saat sore hari bersama kakek dan neneknya.
 
 
"Pak beli kuenya 10 ribu ya pak." ucap seorang gadis yang tiba-tiba menyadarkan Edrick kembali dari lamunannya sewaktu kecil.
 
 
Edrick melihat ke arah gadis itu. 'Cantik.' ucap Edrick dalam hati. Edrick memperhatikan gadis tersebut selama beberapa menit lamanya.
 
 
__ADS_1
Merasa ada yang memperhatikannya, sang gadis menoleh ke arah Edrick dengan muka penasarannya. Saat ditatap kembali oleh gadis itu Edrick tidak mengalihkan tatapannya, namun malah semakin intens melihatnya.
 
Setelah sekian lama mereka saling bertukar pandang. Si gadis yang memutuskan pandangannya lebih awal karena di pedagang telah selesai membungkus pesanannya. Setelah itu gadis itu pergi, dan Edrick masih senantiasa menatapnya.
Belum ada 10 langkah gadis itu membalikkan badannya ke arah Edrick dan berucap.
"Dasar mesum." ucap gadis itu lalu langsung saja pergi dari tempat penjual jajanan itu setelah membayar apa yang dia beli.
 
 
 
 
 
 
Sedangkan Edrick hanya melongo menatap perginya gadis tersebut. Dirinya mengerti apa yang diucapkan gadis tadi. Dan dirinya tidak percaya kalau baru saja dibilang mesum barusan.
 
 
'Hei baru saja aku dibilang mesum? Hah untuk apa aku mesum sama gadis kecil kayak dia. Ada isinya juga engga. Hahh kurus gitu aja kok bangga' maki Edrick dalam hati.
 
 
Akhirnya 5 menit kemudian setelah memakan beberapa jajanan yang ada, akhirnya Edrick pulang untuk mandi dan juga sarapan di rumah.
 
 
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
 
 
 
 
"Gimana kak. Capek ngga?" tanya Lia setelah mereka berjalan sekitar 10 menitan.
 
 
"Sedikit sih Lia." ucap Ana sambil jalan secara perlahan.
 
 
"Yaudah kakak duduk aja dulu disitu. Aku mau beli makanan kecil sekalian beli minum." ujar Lia sambil menunjuk tempat yang akan Lia dan Ana duduki nantinya.
 
 
Ana menjawabnya dengan anggukan kepalanya dan berjalan ke arah yang Lia tunjuk tadi.
 
 
Setelah memastikan Ana duduk di temoat yang dia tuju, Lia segera bergegas menuju pedagang yang menjual kue-kue tradisional yang hanya di temukan di pagi hari dan juga di pasar
 
 
__ADS_1
"Pak beli kuenya 10 ribu ya pak." ujar Lia jepada si penjual.
 
 
"Iya neng." setelah itu Lia sedikit menyingkir dari depan penjual jajanan tersebut dan melihat pemandangan sekitarnya. Banyak anak kecil berusia sekitar 3-4 tahun yang bermain di taman ini. Banyak juga yang habis olahraga dan duduk-duduk santai di sekitar taman.
 
 
Setelah puas melihat sekitarnya, Lia memutuskan untuk melihat penjual jajanan tersebut membungkus pesanannya. Namun saat dirinya hendak membayar, dia merasa ada yang menatapnya. Dan benar saja. Seorang laki-laki berparas bule dengan memakai jaket abu-abu yang dibuka resletingnya yang memperlihatkan dirinya yang dibalut dengan kaus putih tipis, celana training abu-abu, sepatu sport berwarna putih, jangan lupa jam tangan yang simple namun kelihatan mahal menempel di badan cowok tersebut yang kini sedang beradu pandang kepadanya.
 
 
"Neng, ini pesenannya." suara Bapak penjual tersebut mengakhiri acara pandang-memandang antara Lia dan laki-laki misterius tersebut.
 
 
"Oh ini pak makasih." ucap Lia.
 
 
Namun sebelum benar-benar pergi dari tempat tersebut, Lia kembali menoleh ke arah cowok tadi yang masih saja menatapnya.
 
 
Lalu tanpa berfikir panjang Lia berucap. "Dasar Mesum." dengan pelan lalu pergi meninggalkan area taman itu dan segera menyusul ke tempat Ana menunggu tadi.
 
 
"Ayo kak kita langsung pulang." ucap Lia saat telah sampai di depan Ana.
 
 
"Eh ayo Lia." jawab Ana sambil bangkit pelan-pelan dari posisi duduknya.
 
 
Setelah itu Ana dan Lia pulang. Selama perjalanan mulut mereka tidak diam. Entah itu karena mereka saling mengobrol atau mereka memakan jajanan yang tadi Lia beli.
 
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
 
Tolong dibaca sampai selesai ya semua.
 
 
Jadi sebbelumnya aku mau minta maaf banget sama kalian kalo aku updatenya ngga teratur dan juga lama. Soalnya aku bingung gimana mau nulis ceritanya. Selama ini aku nulis via watpad. Ketik, edit dikit, terus upload di Mangatoon. Karena di hp suka ribet kalo pake word. Dan juga laptop aku aplikasi Ms Officenya kayak ke uninstall gitu jadinya bisanya ngetik lewat hp.
Dan harap maklum. Aku masih proses nyari kerja. Jadinya untuk upload suka minta ibuku (itu kalo adek lagi ngga sewot matiin hotspot) , atau ngga malem-malem nunggu ayah balik kerja buat minta hotspot buat update cerita untuk kalian. 😊😊
Doain aku supaya cepet dapet kerja ya semua. Biar lancar updatenya.
 
Udah ah curhatnya.
See you 👋👋👋
__ADS_1