
Malam mulai larut saat Ruby baru saja masuk ke kamar tamu yang biasa iya gunakan jika sedang menginap di rumah Tante Yuni, baru saja Ruby merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur handphone yang masih dalam genggaman pun bergetar tanda ada pesan masuk.
Ruby melihat pesan di handphone nya dan ternyata yang mengirim pesan adalah ka Kiki orang yang baru saja pulang dari rumah Tante Yuni dengan membawa rasa marah pada Tante Yuni tanpa tau apa yang sebenarnya terjadi dan ini pertama kalinya Kiki menghubunginya semenjak kami bertukar nomor telepon.
Tak lama Ruby membuka pesan yang di kirim ka Kiki padanya terlebih pada malam hari.
๐ฑ" hai By... maaf ganggu kamu malam malam padahal kita bru ketemu tadi "
๐ฑ " iya ka ngga papa santai aja aku juga butuh masuk kamar kok ada apa ya.."
๐ฑ" aku mau ngasih tau kamu, kalo kamu serius mau coba ngelamar kerja di tempat Kaka kamu datang aja ya ke kantor Kaka jam sembilan.
๐ฑ" dan Kaka mau minta maaf soal perdebatan Kaka sama Tante Yuni.
๐ฑ" Iya ka santai aja nanti besok aku kabari kalo udah sampe kantor Kaka dan ana juga udah mau juga nyoba ngelamar di tempat Kaka.
๐ฑ" ya udah ka aku mau istirahat dulu dah ngantuk banget ni.
__ADS_1
Ruby meletakan handphone nya di nakas samping tempat tidur setelah berbalas pesan dengan ka Kiki
' ya Allah hamba hanya berpasrah padamu ya jika memang dia jodoh ku dekat kan kami tapi jika dia bukan jodoh ku maka jodohkan lah ya Allah... hamba hanya bisa memendam perasaan ini dan engkau maha tau apa yang hamba mau ya Allah '
Setelah berdoa Ruby pun mulai memejamkan matanya sedangkan di tempat Kiki, ya saat ini Kiki sedang di rumah Cakra. Kiki memang sering menginap di rumah Cakra saat hatinya sedang kacau dan Cakra tau betul itu.
" kenapa lagi si lu " Cakra penasaran kenapa Kiki tiba tiba datang ke rumahnya terlebih dia mau menginap di rumah nya yang sempit.
" gue lagi kesel sam Tante gue.."
" iya apa lagi, sama seperti yang Lo tuduhkan pada Wika.." Kiki Seolah menutup mata hatinya jika berurusan dengan Wika.
huh Kiki berusaha menenangkan hatinya yang masih kacau.
" cak keluar yu nyari bandrek katanya enak malem malem gini "
" ok.." dan tanpa menunggu lama kedua pemuda tersebut mengeluarkan kembali motor Kiki yang tadi sempat iya masukan ke rumah Kiki.
__ADS_1
Keduanya membelah jalanan yang mulai sunyi menuju penjual bandrek langganan Kiki meski jauh tapi semuanya terbalas kala rasa hangat segar dan manis bercampur menjadi satu.
" pa bandrek ya dua ya sama gorengannya campur aja " ucap Kiki lalu dirinya mendudukkan bokongnya di samping Cakra.
Tak lama pedagang pun menyajikan pesanan Kiki dan Cakra , mereka menikmati minuman yang hangat namun dapat merusak oraknya.
Setelah dirasa kenyang Kiki langsung membayar makanan dirinya dan Cakra. Cakra mulai melajukan motornya menuju taman kota dimana masih saja ada anak anak yang nongkrong di sana.
Cakra menepikan motornya di dekat kursi taman karena mereka tidak berniat memasuki taman kota pada malam hari.
Tiba tiba Cakra menyenggol tangan Kiki memberi isyarat agar Kiki mengikuti arah matanya, dan Kiki mengikuti arah tangan Cakra dimana Cakra melihat Wika yang sedang berada dalam pangkuan seorang laki laki.
Meski dalam posisi yang jauh dan cahaya yang remang Cakra tau betul itu Wika tapi yang tidak iya duga Wika sedang bersama bos besar di tempatnya bekerja.
Emosi Kiki tak tertahan di saat iya mati Matian menjaga wanitanya tanpa ingin menyentuhnya sebelum waktunya tapi apa yang iya lihat Kiki sampai malu melihatnya.
โ๏ธโ๏ธโ๏ธKira kira apa yang Kiki lihat ๐ค๐ค๐คpantengin terus y ceritanya love you moreeeee ๐๐๐น jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi up nya...
__ADS_1