Memendam Rasa ( Andai Aku Bisa Memiliki Mu )

Memendam Rasa ( Andai Aku Bisa Memiliki Mu )
Ikhlas Ikhlas Ikhlas...


__ADS_3

Ruby melanjutkan aktivitas nya membereskan rumah dan membiarkan Wisnu yang masih memperhatikan nya hingga pada akhirnya Ruby berbalik menatap Wisnu yang masih berada di tempat yang sama.


" kak budhe gimana kabarnya kenapa ngga di ajak ke sini?" tanya Ruby yang sebenarnya ingin tau tujuan datangnya Wisnu ke sini.


" ibu baik, kakak kesini dapat panggilan kerja" ucap Wisnu yang bisa membaca arah ucapan Ruby.


" by berapa lama kamu kenal dengan suami kamu itu? kalo kakak lihat lihat usia suami kamu jauh di atas kakak " tanya Wisnu yang begitu penasaran dengan pernikahan dan pilihan Ruby.


" kak jangan tanya berapa lama by mengenal kak Kiki atau kenapa by memilih kak Kiki yang usianya jauh di atas by karena jika memang sudah takdir dan jodoh by sejauh dan selama apapun by mengenalnya tidak terlalu berpengaruh " jelas by


" yang pasti kak Kiki berani melamar By tanpa harus menunggu dan mengenal by lebih lama" ucap Ruby lagi.


Wisnu yang seolah tertampar dengan segala yang Bu ucapkan hanya bisa diam menyesali ketidak jujuran nya pada adik sepupunya tentang perasaannya selama ini.


' apa by tau jika aku memiliki rasa padanya ? tapi jika tidak kenapa ucapan Bu seolah menyindir ketidak jujuran ku tentang perasaan ku padanya ' ucap Wisnu dalam hati


Sedangkan Ruby setelah mengucapkan semuanya memilih meninggalkan kakaknya untuk masuk ke kamarnya dan tak lupa mengunci pintu kamarnya agar Lebih menjaga.


Kiki yang baru saja tiba di kantor di kejutkan dengan panggilan dari atasannya di tambah ada pak Candra di dalam nya.


" selamat pagi pak, apa bapak memanggil saya ?" tanya Kiki pada atasannya.


" iya duduklah " jawab atasan Kiki yang mempersilahkan Kiki untuk duduk, Kiki pun mengikuti perintah atasannya yang menyuruhnya duduk meski ada rasa kurang nyaman terlebih di sana ada pak Candra.


" Ki karena kinerja kerja mu yang bagus belakangan ini saya putuskan untuk mempromosikan kamu menjadi supervisor di kantor cabang di bawah naungan pak Candra" jelas atasan Raka


Yang tentu saja membuat Kiki menatap atasannya dan juga pak Candra.


" maksud bapak saya di pindah tugaskan ke cabang lain di bawah pimpinan pak Candra dan satu kantor dengan Wika ? tanya Kiki memastikan.


" iya benar " jawab pak Candra.


" maaf sebelumnya jika ucapan saya cenderung tidak sopan " Kiki sengaja menjeda ucapannya menatap sekilas ke arah atasannya dan jug pak Candra.


" apa tujuan dari pemindahan saya ke sana? apa untuk menutupi hubungan terlarang anda dengan Wika dan melempar kehamilan wika pada saya " ucap Kiki.


Bukan tanpa alasan Kiki menyimpulkan seperti itu, terlebih Wika masih mempertahankan kehamilan nya sedangkan pak Candra sendiri enggan mengakui anak yang di kandung Wika sebagai anaknya.


uhuukkkk uhuukkkk pak Candra tersedak saat mendengar kesimpulan Kiki yang memang benar adanya.

__ADS_1


" dan saya rasa dugaan saya benar adanya " Kiki kembali menatap atasannya dengan tatapan kecewa.


Tanpa mengucapkan apapun Kiki pergi meninggalkan ruangan atasannya kembali ke tempat dimana dirinya biasa bekerja.


' saya benar benar tidak menyangka jika pak Yusuf sungguh tidak profesional dalam bekerja bahkan dia mau saja mengikuti permintaan teman nya yang sudah jelas jelas salah ' gumam Kiki saat sudah duduk dimeja kerjanya.


Kiki yang masih Merasa kecewa akhirnya memutuskan untuk melakukan video call dengan istrinya berharap dengan melihat wajah Ruby bisa membuat hati nya tenang.


📞" halo sayang .. assalamualaikum"


📞" waalaikum sallam istri ku " sapa Kiki pada istrinya


📞" kangen kamu by, pengen peluk " ucap Kiki dengan wajah kusutnya.


📞" ada apa kak? apa ada masalah ? " tanya Ruby yang melihat wajah Kiki tidak seperti saat tadi pagi berangkat


📞" nanti lah kakak cerita di rumah, sekarang kakak mau kerja dulu " Kiki pun mengakhiri sambungan telepon nya dengan Ruby karena tak ingin membuat Ruby khawatir.


Ruby pun meletakan kembali handphone nya di atas tempat tidur dimana dirinya sedang merebahkan tubuhnya.


' kakak kenapa ya ? apa ada masalah di tempat kerja nya ? atau masih ada hubungannya dengan mba Wika ya ? ' gumam Ruby sembari memejamkan matanya, sampai ketukan di pintu kamar membangunkannya.


" by kakak berangkat interview dulu ya " ucap Wisnu ambil mengusap rambut Ruby seperti kebiasaan nya dulu.


" kak " Ruby memundurkan tubuhnya saat Wisnu selesai mengusap kepala nya.


" maaf sudah kebiasaan jadi kakak ngga sengaja, jangan salah paham ya " ucap Wisnu meyakinkan Ruby.


" iya kak, by harap kakak tidak melakukan itu terlebih di depan kak Kiki " ucap Ruby mengingatkan Wisnu tentang status nya yang sudah menikah.


" Kakak usahakan " ucap Wisnu sambil meninggalkan Ruby.


' maaf kak By melakukan ini untuk kebaikan semuanya ' ucap by sambil melihat Wisnu yang menjauh.


Ruby pun berjalan menuju dapurnya untuk memasak makan siang karena tadi pagi kak Kiki akan pulang saat makan siang.


Tak terasa waktu makan siang pun sudah tiba dimana Kiki bersiap untuk pulang ke rumah sesuai janjinya pada Ruby yang akan makan siang di rumah. tapi tak sengaja matanya menangkap sosok yang tadi pagi baru saja tiba di rumah Ruby.


" Wisnu?" ucap Kiki saat melihat kakak sepupu Ruby yang ada di kantor nya.

__ADS_1


" Ki " Wisnu yang melihat suami Ruby memanggil dan menghampiri nya.


" sedang apa kamu di sini nu ?" tanya Kiki


" saya dapat panggilan kerja di kantor sini " ucap Wisnu


" sudah mau pulang? " tanya Kiki yang hanya dibalas anggukan oleh Wisnu.


" saya juga mau pulang makan siang bareng?" tawar Kiki


" tidak usah terimakasih, saya masih ada keperluan lain" ucap Wisnu yang merasa kurang nyaman saat melihat kedekatan Kiki dan Ruby.


" baik lah kalo begitu saya pulang dulu " ucap Kiki sambil melajukan motornya meninggalkan Wisnu yang masih menatapnya.


' ikhlas .. ikhlas.. ikhlas ' gumamnya menguatkan hatinya yang masih belum bisa merelakan Ruby.


Kiki yang menyadari ketidaknyamanan Wisnu padanya berusaha memaklumi karena dirinya pun paham saat rasa cinta yang kita miliki harus di hapus dengan paksa.


' semoga kamu bisa mendapatkan kebahagiaan yang lain tapi yang pasti bukan bersama Ruby ' doa Kiki untuk Wisnu


" assalamualaikum" ucap Kiki saat memasuki rumah Ruby yang tidak di kunci, namun Kiki tidak menemukan dimana Ruby berada hingga dirinya mendengar gemericik air di kamar mandi dalam kamarnya.


Kiki pun merebahkan tubuh lelah ya di atas tempat tidur sambil menunggu Ruby keluar dari kamar mandi. tak lama Ruby keluar hanya menggunakan handuk.


Niat hati ingin menyambut Kiki dalam keadaan segar tapi malah mendapati Kiki sudah berada di dalam kamarnya sedangkan dirinya baru saja selesai membersihkannya diri.


Ruby sengaja tidak membangunkan Kiki dan mulai memakai pakaian nya tapi Ruby tidak menyadari jika Kiki tidak tidur hanya memejamkan matanya hingga semua yang Ruby lakukan terlihat oleh Kiki.


grepp..


Ruby diam mematung bagaimana tidak dirinya yang baru saja memakai kaca mata dan segitiga berenda kini di peluk kiki dari belakang bahkan tangan Kiki membelai lembut perut putih mulusnya


" kak..


✍️✍️✍️hai hai hai... pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi


love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2