Memendam Rasa ( Andai Aku Bisa Memiliki Mu )

Memendam Rasa ( Andai Aku Bisa Memiliki Mu )
Pelukan Kiki


__ADS_3

Terkadang pengkhianatan yang di lakukan oleh orang terdekat jauh lebih menyakitkan dari pada pengkhianatan yang di lakukan orang lain seperti itu juga yang di rasakan Kiki.


iya yang begitu percaya pada Wika mencoba membela Wika di saat teman teman bahkan Tante Yuni pun mengingatkannya tentang Wika.


tok tok tok


ketukan yang semula pelan kini berubah menjadi kencang


dug dug dug...


dan ketukan kencang itu berhasil membuat seseorang yang berada di dalam rumah menuju ke pintu untuk membukanya dari dalam.


" ka Kiki..." Ruby yang kaget melihat wajah Kiki yang tampak tidak baik baik saja ditambah waktu yang hampir tengah malam membuat Ruby menyimpulkan ada yang terjadi pada Kiki.


" ka, Kaka kenapa ? ucap Ruby sembari menuntun Kiki yang seolah hilang tenaga begitu lemas.

__ADS_1


Kiki tidak menjawab apapun tapi tak lama setelah Ruby menutup pintu dan menguncinya kembali, Kiki tiba tiba saja memeluk Ruby dan berkata tepat di telinga Ruby.


" izinkan aku memeluk mu sebentar " tak lama setelah Kiki mengucapkan itu pelukan pun terlepas.


Ruby membawa Kiki ke sofa di rumah keluarga lalu berjalan ke arah dapur untung mengambilkan segelas air untuk Kiki berharap setelah minum Kiki bisa menjadi lebih tenang.


Namun saat Ruby sudah sampai di tempat dimana Kiki berada Ruby malah melihat Kiki yang telah tertidur sembari memeluk lututnya.


Tangan Ruby tanpa sadar terulur ke kening Kiki berharap Kiki baik baik saja tapi harapan tinggal harapan kini badan Kiki terasa sangat panas. Ruby berusaha membangun Kiki agar iya tidur di kamar tamu biarlah dirinya yang tidur di sofa.


Ruby melakukannya berulang ulang sampai saat iya kin sudah sangat mengantuk tanpa sadar Ruby tidur beralaskan tangan Kiki ( jangan pikir macem macem ya ruby nya di kursi sedang kan Kiki ti tempat tidur dan hanya kepala Ruby yang bersandar di tangan kokoh Kiki).


Pagi pun menjelang menampakan warna oranye keemasan mengusik Ruby dari tidurnya, Ruby yang baru tersadar pun kaget saat dirinya kini telah ada di atas tempat tidur sedangkan Kiki yang entah ada di mana.


Ruby berlalu menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya agar lebih segar badannya. setelah membersihkan diri Ruby melangkahkan kakinya menuju dapur disana sudah ada Tante Yuni dan Kiki.

__ADS_1


" selamat pagi " Ruby langsung memposisikan diri di samping Tante Yuni menikmati sarapan yang sudah terhidang.


" maaf Tan Ruby kesiangan " ucap Ruby sambil matanya melirik ke arah dimana Kiki berada.


" ngga papa sayang santai lagi kamu kan udah ngga sekolah."


" ayo sayang kamu sarapan dulu.." akhirnya mereka sarapan dengan tenang tanpa terasa sarapan mereka telah habi.


" Ki kamu beneran udah sehat, jangan di paksakan kerja kalo masih sakit, lebih baik istirahat."


" iya Tan nanti Kiki hubungi orang kantor hari ini Kiki izin ngga masuk."


" ok deh Tante berangkat kerja dulu ya by kmu mau kan temenin ponakan Tante yang lagi patah hati ini assalamualaikum.."


" waalaikum sallam " jawaban kompak dari Ruby dan Kiki malah membuat Tante Yuni tersenyum penuh arti.. entah apa yang di rencana Tante Yuni.

__ADS_1


✍️✍️✍️ ada yang bisa menebak arti dari senyuman Tante Yuni itu... terima kasih buat yang udah baca cerita receh R-kha ini.. jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya... love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2