
Cakra yang sudah tau semuanya langsung memisahkan Kiki dan Nando,
" sabar Ki.. inget ini hari bahagia Lo.. jangan Lo rusak karena ucapan Nando.." ucap Cakra sambil memisahkan Kiki dan Nando.
" ka.. " Ruby mengusap lengan Kiki berharap dengan melakukan itu Kiki bisa lebih tenang.
" gue janji sama Lo, ngga akan gue biarin Ruby mengeluh tentang gue atau pun hubungan kami.." ucap Kiki yakin sambil merangkul pinggang Ruby.
" Alhamdulillah akhirnya kalian sudah resmi menikah selamat ya sayang.. " ucap bunda Arum pada Kiki dan Ruby.
" makasih Bun.." jawab Kiki dan Ruby serempak..
kini mereka menuju restoran yang sudah Kiki booking untuk acara hari ini sebagai ucapan syukur nya atas pernikahan mereka.
mereka mulai memakan hidangan yang sudah Kiki pesan sebelumnya.
" sayang setelah ini kalian akan tinggal dimana??" tanya bunda Arum pada Ruby dan Kiki.
__ADS_1
" kalo by gimana Kaka aja Bun.." Ruby yang memang sudah di jelaskan hak dan kewajiban nya sebagai seorang istri dari bunda Arum semalam menyerahkan semua keputusan nya pada Kiki.
" mungkin beberapa hari ini di rumah bunda lalu di rumah ibu nanti Minggu depan baru kami pindah ke rumah kami sendiri .." namun ucapan Kiki membuat yang lain ikut menatapnya.
" Kiki sudah mengambil rumah meski tidak besar tapi cukup untuk kami berdua" mereka semua menatap tak percaya meski Kiki menikahi Ruby secara mendadak tapi Kiki sudah menyiapkan rumah untuk mereka tinggali.
Berita pernikahan Kiki dan Ruby pun sampai juga ke telinga Arkan darimana lagi infonya kalo bukan dari Wika yang memang sengaja memberi tahu, berharap Arkan menggagalkan pernikahan Kiki dan Ruby tapi arkan tidak melakukan apapun.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat dimana kini Kiki dan Ruby baru saja tiba di rumah Ruby setelah selesai acara makan makan tadi.
" sudah sana kalian istirahat sebentar lagi magrib.." ucap pak Jaka
" Kaka mau mandi .. " tanya Ruby.
" Kaka mau ini " Kiki langsung memeluk Ruby meluapkan rasa rindu dan bahagia sudah bisa menikahi Ruby wanita yang kini iya cintai.
Ruby hanya membiarkan Kiki melakukan apapun padanya. bahkan kini kedua benda kenyal Kiki dan Ruby sudah menyatu bahkan di dalamnya Indra perasa mereka saling membelit mengekspor apa yang mereka lewati dan sentuh.
__ADS_1
Kiki melepaskan setelah Ruby memukul mukul dadanya.
" makanya jangan lupa napas .. " ucap Kiki sambil mengecup bi bir Ruby dan mengelap sisa Saliva yang membekas di bi bir Ruby.
" by mandi dulu kalo Kaka ngga mau mandi duluan karena sebentar lagi magrib.. " ucap Ruby mengalihkan pikirannya yang mulai meminta lebih.
grepp Kiki memeluk Ruby dari belakan seolah belum puas menyalurkan rasa yang ada di dadanya.
" ka.. sabar ya... insyaallah Allah Ruby siap jika memang Kaka menginginkan Ruby.. tapi jangan sekarang ya.. " mendengar ucapan Ruby Kiki membalik tubuh Ruby agar menghadap nya.
" yakin.. kamu sudah siap .?? " ucap Kiki meyakinkan dan Ruby meski malu tetap mengangguk mengiyakan ucapannya tadi.
" baiklah Kaka biarin kamu mandi ya.. nanti kita sholat berjamaah pertama ok.." Kiki pun melepaskan pelukannya setelah sebelumnya menci um Ruby untuk yang kedua kalinya.
Ruby hanya mengikuti keinginan kiki dan berusaha mengimbangi dan tidak membuat kecewa Kiki terhadapnya. Kiki melepas ciumannya dan membiarkan Ruby untuk membersihkan diri terlebih dahulu.
✍️✍️✍️haii pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
__ADS_1
jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
love you moreeeee 😍😍🌹