Memendam Rasa ( Andai Aku Bisa Memiliki Mu )

Memendam Rasa ( Andai Aku Bisa Memiliki Mu )
Lamaran No Nikah Yes...


__ADS_3

Setelah mendapat telepon dari Ruby keluar dari kamarnya menghampiri kedua orang tua nya yang masih duduk di ruang keluarga sembari menikmati acara favorit mereka.


" Bu.. yah kita harus ke rumah Ruby sekarang" ucap Kiki setelah mendudukkan dirinya di samping Bu Cantika, sontak saja ayah ibu Kiki melihat ke arah anaknya tapi yang mereka lihat hanya raut khawatir Kiki.


" ada apa sayang?? ini udah malem loh !!" Bu Cantika mencoba menenangkan Kiki yang memang terlihat khawatir.


" Bu.. ayah ibunya Wika datang ke rumah Ruby, mereka berusaha menekan Ruby dan keluarga nya untuk meninggalkan Kiki " Bu Cantika langsung berdiri sambil menarik tangan Kiki.


" ayo Ki kita kesana " Bu Cantika dan Kiki berjalan lebih dulu di ikuti ayah Kiki yang mengikuti anak istrinya dari belakang.


Sembari mengikuti anak istrinya ayah Kiki pun menghubungi seseorang agar menuju ke rumah Ruby juga karena jika ini tidak di selesaikan malam ini maka Wika dan keluarga nya akan menjadi penghalang bahkan perusak kebahagiaan anaknya nanti.


Kiki dan kedua orang tua nya pun mulai meninggalkan kediaman nya menuju rumah Ruby tentu saja dengan mobil avonza milik ayah Kiki. hanya butuh waktu empat puluh lima menit Kiki dan keluarga nya pun sudah sampai di rumah ruby.


Kiki berjalan dengan tergesa-gesa di ikuti ayah ibunya.


" assalamualaikum... " ucap Kiki saat memasuki rumah Ruby.


" waalaikum sallam.. jawab mereka kompak hanya Wika dan kedua orang tua nya yang tidak menjawab salam Kiki.


" ka.." Ruby berjalan menghampiri Kiki dan mencium tangan Kiki dan kedua orang tua nya dengan takzim. bu Cantika bahkan mencium kening Ruby karena saat melihat Ruby entah bagaimana Bu Cantika yakin anaknya pasti akan bahagia bila bersanding dengan Ruby, terlebih mereka saling mencintai.


" selamat malam pak Bu.. " ucap ayah ibu Kiki menyalami orang tua Ruby


" waalaikum sallam, mari silahkan duduk.."ucap bunda Arum mempersilahkan calon besannya untuk duduk, tak lupa ayah ibu Kiki juga menyalami kedua orang tua Wika yang menjadi biang rusuh malam ini.


" perkenalkan saya Cantika ibunya Kiki dan ini ayahnya Kiki mas Tio " ucap Bu Cantika memperkenalkan diri.


" maaf mengganggu istirahat bapak ibu !" ucapnya lagi.


" engga sama sekali Bu, kenalkan saya Arum bundanya ruby dan ini mas Jakaria ayahnya ruby " mereka saling memperkenalkan keluarga masing-masing tanpa menghiraukan kehadiran Wika dan keluarga nya.


" maaf sebelumnya kami kesini karena Kiki mendapat telepon dari Ruby jika ada yang mengganggu kenyamanan bapak ibu " ucap pak Tio sambil melihat ke arah Wika dan orang tua nya.


" begini pak Tio, tadi pagi wanita ini datang kerumah mengaku bahwa dirinya hamil anak dari nak Kiki bahkan menyuruh Ruby meninggalkan nak Kiki " pak Jaka melihat sekilas wajah Wika lalu menatap wajah anak gadisnya Ruby.


" dan kini dia datang lagi dengan kedua orang tua nya untuk menyuruh Ruby meninggalkan nak Kiki lagi bahkan mereka pun menghina karakter anak saya, ayah mana yang akan diam saja jika karakter anaknya di pertanyakan !!" ucap pak Jaka penuh emosi.


Kiki yang mendengar bahwa keluarga Wika berani menghina karakter Ruby tentu saja tidak terima, Kiki pun menghubungi Cakra.


πŸ“žπŸ“žπŸ“ž kringggg


πŸ“žπŸ“žπŸ“ž kringggg


Hanya butuh dua kali sambungan Cakra sudah mengangkat telepon dari Kiki

__ADS_1


πŸ“žhalo bro.. assalamualaikum " ucap Cakra dari seberang telepon.


πŸ“ž" waalaikum salam,Lo dimana?? bro Lo bisa ke sini ngga ?? kalo Lo bisa sekalian bawa video yang pernah Lo ambil di taman kota "


πŸ“ž" ok.. gue on the way ke sana, tapi ngomong ngomong apa ada masalah?? "


πŸ“ž" nanti deh gue cerita kalo Lo udah ada di sini, gue titip ya assalamualaikum.


" maaf om Tante biar masalah ini clear kita tunggu kedatangan temen kiki " setelah mengucapkan itu Kiki menatap jijik pada Wika yang seolah menghalalkan segala cara untuk bisa kembali padanya.


Tak lama orang yang di tunggu tunggu Kiki dan keluarga nya pun datang, siapa lagi kalo bukan Cakra.


" assalamualaikum om Tante.." cakra menyalami seluruh yang ada di sana.


" bro.. " Cakra ber tos ria dengan Kiki


" bro Lo bawa video yang Lo ambil waktu di taman kota ga ? tanya Kiki langsung pada Cakra.


Cakra mengeluarkan handphone nya yang iya pakai saat mem video Wika bersama bosnya saat di taman kota, bahkan Cakra langsung memutar video di depan semua orang. orang tua Kiki dan Ruby melebarkan matanya saat melihat kelakuan wanita yang ada di hadapan mereka.


Sedangkan Wika hanya bisa menunduk malu dengan kelakuan nya dulu,


" Ki aku menyesal melakukan semua itu " Wika akhirnya buka suara


" Ki aku mohon demi kebersamaan kita dulu tolong nikahi aku kasihan anak yang ada dalam kandungan ku, dia butuh seorang ayah" bahkan tanpa rasa malu Wika memegang tangan Kiki, tapi Kiki langsung menghempaskan tangan Wika.


" orang lain yang menanam kenapa aku yang harus menuai !!" saat Kiki meluapkan emosinya terdengar seseorang yang mengucapkan salam dari luar.


" assalamualaikum " ucap seseorang yang di undang pak Tio sebelum datang ke rumah Ruby.


" waalaikum sallam.." jawab serentak semua yang ada di sana.


" mari pak ustadz silahkan masuk.. " pak Tio langsung menghampiri ustadz mirza kenalannya.


" begini pak ustadz " pak Tio pun menceritakan apa yang sedang di hadapi anak nya termasuk permintaan Wika yang ingin di nikahi oleh Kiki.


" baik saya mengerti, nak Kiki sekarang apa yang ingin nak Kiki lakukan? " ucap pak ustadz.


" saya tidak mungkin menikahi Wika pak ustadz, saya hanya ingin menikahi Ruby dan Ruby pun sudah bersedia saya ajak nikah " ucap Kiki mantap


" TIDAK KAMU TIDAK BOLEH MENIKAHI DIA... BAGAIMANA DENGAN AKU DAN ANAKKU.." Wika sontak berdiri marah mendengar Kiki yang tidak ingin menikahi nya.


" nak Wika dengarkan bapak.." ucap ustadz mirza


" dalam agama kita tidak di perbolehkan menikahi wanita yang sedang hamil terlebih ini bukan anak dari nak Kiki "

__ADS_1


" benar begitu nak Kiki " pak ustadz melihat ke arah Kiki.


" benar pak, demi Allah saya tidak pernah melakukan hal yang sangat di larang agama " ucap Kiki yakin.


Wika hanya bisa menangisi keadaan sekarang, orang yang harusnya bertanggung jawab malah tidak mau bertanggung jawab bahkan seolah melepaskan tanggung jawabnya pada anak yang ada dalam kandungannya.


" begini pak ustadz " pak tio membuka suaranya setelah hening beberapa saat.


" saya bermaksud menikahkan Kiki dan Ruby malam ini juga agar wanita itu tidak berani lagi menghina karakter anak anak kami" ucap pak Tio yakin


" jika saja saya tidak mengingat wanita ini sedang hamil, mungkin saya sudah melaporkan nya atas tuduhan pencemaran nama baik bahkan kedua orang tua nya pun saya ingin sekali melaporkan mereka "


" tapi saya masih memikirkan wanita itu jika orang tua nya saya jebloskan ke penjara "


Ruby dan kedua orang tua nya pun setuju dengan pemikiran pak Tio tentang menikahkan anak anak mereka demi mereka semua terlebih dari gangguan Wika.


" by.. kamu keberatan tidak sayang jika kalian menikah malam ini? ucap Bu Cantika


Kiki menatap Ruby berharap Ruby tidak menolak keinginan orang tua nya.


" by bersedia Tante "


prangkk


Wika melempar gelas tepat di hadapan Ruby, lalu melangkah meninggalkan rumah Ruby bersama kedua orang tua nya.


Semua hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan Wika yang selama ini di kenal baik dan santun tapi di belakangnya menyimpan begitu banyak kebusukan dan tabiat yang buruk.


" baik jika memang kalian semua sepakat untuk menikahkan Kiki dengan Ruby malam ini mari kita persiapkan semua nya, tapi ingat malam ini kalian hanya nikah siri besok baru kalian daftar kan langsung ke KUA" Kiki dan Ruby pun hanya mengangguk menyetujui usulan pa ustadz.


Hanya butuh waktu tiga puluh menit Ruby bersiap di bantu bunda Arum yang menyiapkan anak gadis satu satunya agar terlihat cantik meski dengan pakaian dan riasan seadanya.


Kiki juga menyiapkan mas kawin yang di berikan Bu Cantika yaitu cincin yang di pakai Bu Cantika karena dirasa cincin ini pasti pas di jari manis Ruby.


Ruby yang sudah siap pun di papah oleh bunda Arum menuju ruang tamu dimana ruangan itu sudah di sulap menjadi tempat Kiki dan Ruby melaksanakan ijab qobul dadakan dengan Candra sebagai saksi dan satu orang tetangga yang sengaja di panggil pak Jaka.


Kiki yang melihat penampilan Ruby yang begitu cantik meski dengan pakaian dan riasan seadanya pun hanya bisa menganga melihatnya.


" by... kamu cantik sayang.."


✍️✍️✍️sabar Ki... belom juga ijab qobul udah mulai ngegombal 🀭😜😜


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2