Memendam Rasa ( Andai Aku Bisa Memiliki Mu )

Memendam Rasa ( Andai Aku Bisa Memiliki Mu )
Membuka Hati


__ADS_3

Pagi menjelang seperti pagi pagi sebelumnya ayah bunda mereka bersiap berangkat kerja, dan Ruby menyiram tanam bundanya. setelah selesai melakukan tugas paginya Ruby pun menuju ruang makan dimana ayah bundanya baru mau mulai sarapan.


" sayang ayo sarapan dulu " ujar sang ayah kala melihat anak gadisnya berjalan kearah mereka. Ruby hanya menganggukkan wajahnya dan mendudukkan diri di samping ayahnya bersebrangan dengan bunda Arum.


" yah Bun hari ni Ruby akan coba melamar kerja k tempat kerjanya ka Kiki, sama ana juga..trus nanti temen Ruby mau maen ke rumah sama ana juga kok " setelah ucapan terakhir nya Ruby pun melanjutkan makannya


" iya boleh yang penting hati hati bawa motor nya tempat kerjanya kan lumayan jauh dari sini. kalo soal temen boleh kok maen ke rumah "


" by temennya cewe cowok ?" ucap bunda mendadak kepo


" cowok Bun teman sekolah Ruby sama ana juga kok Bun kesini nya ngga dia sendiri, lagian mana Ruby izinkan kalo dia cuma sendiri !"


" oh.." jawaban kompak dari ayah dan bunda ditambah kedipan mata bunda untuk ayah..


" terus kamu mau juga kan kenalan sama calon nya bunda, ayah juga kenal kok sama anaknya. dia baik terus yang terpenting dia bisa jadi imam yang baik buat kamu " ayah yang tau kode dari bunda pun mulai menggoda Ruby.


" ngga lah nanti aja by pasti bisa nyari jodoh by sendiri..."


" ya sudah ayah bunda berangkat dulu ya assalamualaikum " Ruby hanya menjawab salam sambil mencium tangan ayah bundanya dengan takzim.


Matahari yang mulai meninggi membuat Ruby bersiap berangkat ke rumah ana seperti sebelumnya, setelah sampai di rumah ana Ruby melihat motor lain yang tidak dia kenal terlebih motor itu adalah motor sport keluar terbaru.


Ruby yang tak ingin ambil pusing pun langsung menuju rumah ana setelah sampai di ruang tamu dimana pintu depan memang sudah terbuka dari tadi ada ana bersama seorang laki-laki yang Ruby kenal.


" assalamualaikum.."

__ADS_1


" waalaikum sallam " jawab ana dan laki laki yang Ruby tebak adalah Arkan.


" by duduk kamu inget ngga dia siapa... "


" iya aku tau dia Arkan anak IPS 2 kok dia ada di sini..." Ruby berbisik pada ana sambil tangan nya menjabat tangan arkan.


" aku mau ikut kalian ngelamar kerja boleh kan" arkan yang terdengar bisikan Ruby ada ana pun menjawab.


" oh emang kamu ngga kuliah " Ruby tau meski pun tidak dekat dengan Arkan tapi Arkan adalan anak orang kaya yang sangat tidak mungkin kalo dia tidak melanjutkan sekolah nya.


" kuliah kok tapi kalo emang di terima kerja ya kuliah sambil kerja biar sekalian bisa pedekate sama kamu "


" dih kok gitu kamu tuh harus fokus kuliah biar bisa jadi orang sukses terus bisa banggain orang tua kamu " ini yang di suka Arkan dari Ruby.


Tanpa sadar pipi Ruby Merona Karena gombalan receh dari Arkan.


" pagi pagi ngga usah gombal, by jangan mu di gombalin sama buaya, ayo berangkat nanti keburu siang. by kunci motor kamu mana aku yang bawa, kamu di bonceng Arkan "


" kok gitu... "


" by kasih aku kesempatan biar bisa Deket Sama kamu, aku beneran suka sama kamu aku nahan rasa ini lebih dari setahun.tapi kamu ngga peka juga jadi aku ingin kamu ngasih aku kesempatan ok... "


kiki mengucapkan itu semua sembari menggenggam tangan Ruby meski hanya sebentar karena Ruby langsung menarik tangan yang di genggam Arkan.


" ok.. tapi kalo memang seiring berjalannya waktu rasa itu tidak hadir juga kamu ngga boleh maksa ya ..." penuh semangat Arkan menganggukkan wajahnya iya berharap Ruby mau membuka hatinya.

__ADS_1


Mereka menuju ke kantor Kiki dimana ana membawa motor Ruby sedangkan Ruby di bonceng Arkan, tanpa terasa mereka telah sampai di kantor kiki. Ruby pun mencoba menghubungi kiki memberitakan bahwa dia sudah di depan kantornya


📞📞📞 kringggg


📞📞📞 kringggg


📞📞📞 kringggg


tak lama panggilan pun di angkat oleh Kiki..


📞" halo Assalamualaikum by... ada apa..??"


📞" waalaikum sallam ka aku di depan kantor mau masukin lamaran... " Kiki menepuk keningnya kenapa iya bisa lupa kalo Ruby mau melamar kerja di sini..Kiki pun berjalan keluar kantor menghampiri Ruby namun dia juga melihat anak laki laki yang begitu akrab dengan Ruby. tapi kenapa wajah anak laki laki itu begitu mirip dengan bos selingkuhan Wika


" ka..." Ruby melambaikan tangannya kala melihat Kiki sedang berjalan ke arahnya.


" ka kenalin ini Arkan.." Arkan yang dapat melihat raut kecewa Kiki saat Ruby mengenalkan dirinya membuat iya yakin Kiki juga mempunyai perasaan terhadap Ruby.


" kenalin Arkan calon pacarnya Ruby..."


✍️✍️✍️ heh Arkan kamu ngaku ngaku baru juga di kasih kesempatan udah mengklaim Ruby.


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya


love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2