Memendam Rasa ( Andai Aku Bisa Memiliki Mu )

Memendam Rasa ( Andai Aku Bisa Memiliki Mu )
Mencari Kerja


__ADS_3

" hai bro " Kiki Melakukan tos pada teman temannya setelah mengantarkan Wika ke rumahnya langsung menuju tempat dimana biasanya teman temannya nongkrong, dimana lagi jika bukan di cafe.


" dari mana sih ? lama amat datangnya " Cakra langsung mengeluh tentang kedatangan Kiki yang sangat telat.


" pacaran dia " ucap temannya yang lain.


" sama Wika???? apa jangan jangan Sama cewek yang kemaren Lo anterin waktu itu ?"


" sama Wika lah cewek gue cuma Wika ya emangnya lu ! cewek kok dimana mana" mereka semua pun tertawa bersama.


" Kiki cewe yang kemaren siapa namanya??? boleh dong gue deketin ? gue mau nyari yang bisa gue ajak serius !"


Mata Kiki memicing ke arah Cakra seolah meyakinkan bahwa ucapan Cakra memang benar.


" namanya Ruby kalo niat Lo cuma buat mainin dong mending cari yang Laen deh " seolah Kiki tidak rela Ruby gadis baik yang baru iya kenal di dekati oleh Cakra playboy cap kodok

__ADS_1


" lagian Tante gue kenal sama keluarga Ruby dan kayaknya Tante gue juga Deket banget sama Ruby jadi Lo jangan macem macem, Lo tau sendiri kan Tante gue orangnya kayak gimana !"


" iya gue ngerti " hening sesaat setelah Kiki menjelaskan semua nya.


" sayang kamu disini " semua temen Kiki memutar mata mereka lebih tepatnya jengah, baru beberapa menit yang lalu Cakra ngomong mau cari yang serius sekarang cabe cabean Cakra datang mendekat dan bergelayutan manja di tangan Cakra.


" Hay sayang " ucap Cakra dengan tangan yang langsung menge lus lembut tangan yang sedang bergelayutan padanya.


" dih malah pacaran disini!! sana Lo urus pacar Lo dulu disini area bebas pasangan Lo lupa " ucap salah satu teman nongkrong Kiki.


Ruby lakukan hanya men scroll handphone melihat status teman temannya yang sedang menikmati malam Minggu.


Rasa penasaran pun hadir kala tanpa sengaja scroll handphone nya berhenti di status laki laki yang mengusik hatinya. tanpa sadar Ruby membuka status di aplikasi tersebut. dan itu cukup membuat hatinya menghangat seolah rindu yang iya rasakan terobati.


Ingin rasanya Ruby mengomentari status yang di pasang Kiki di handphone tapi keraguan mendera Ruby. bagaimana jika Kiki tidak nyaman dengan tindakannya. akhirnya Ruby memilih untuk sholat dan mengaji untuk meredam rasa yang mulai tumbuh.

__ADS_1


Ya Ruby akhir akhir ini mulai rajin mengaji untuk mengalihkan pikirannya tentang kiki. seolah iya akan mencintai dalam doa berharap memang dia dan Kiki memang berjodoh dan akan di pertemukan melalui jalannya.


Pagi menjelang seperti biasa di rumah Ruby ayah bundanya bersiap berangkat untuk bekerja dan Ruby pun akan memulai mencari pekerjaan dengan ijazah yang iya punya.


" by ayah bunda pergi dulu ya, kamu jadi nyari kerja bareng sama siapa?


" iya yah Bun Ruby mau mulai nyari kerja bareng sama ana nanti berangkat jam delapan an Bun, bunda tenang aja Ruby bawa motornya pelan pelan kok "


Ruby tau bundanya masih takut jika Ruby membawa motor seolah ada trauma yang di rasakan bunda Arum setelah Ruby beberapa kali celaka meski tidak sampai parah tapi tetap membuat bunda Arum mengkhawatirkan anak gadisnya satu satunya.


" ya sudah ayah bunda tinggal ya kalo ada apa apa kabarin "


" iya Bun, bunda semangat ya kerjanya hati hati Ruby sayang ayah bunda"


Ruby berusaha membuat bunda Arum tenang.

__ADS_1


__ADS_2