
Ruby hanya diam setelah kepergian Wika dari rumahnya, bahkan orang tua Ruby sempat merasa tidak tenang meninggalkan Ruby untuk pergi bekerja tapi mereka tetap berangkat setelah Ruby meyakinkan ayah bundanya jika dirinya baik baik saja.
Ruby masih menimbang apa dirinya harus membicarakan masalah ini dengan Kiki atau tidak, setelah menimbang akhirnya Ruby menghubungi Kiki agar dirinya bisa membicarakan masalah ini yang pasti tidak mungkin lewat handphone.
πππ kriingggg
πππ kriingggg
Sungguh Ruby lega karena Kiki langsung merespon panggilan nya.
π." halo ka... assalamualaikum.."
π" waalaikum sallam calon istri...ada apa.. kangen ya.. ??"
π" ka bisa kita ketemu ada hal penting yang harus Ruby sampai kan.."
π" ada apa... sampai sampai ngga sabar nunggu dua hari lagi.."
π" justru ini yang menentukan Kaka jadi meminang Ruby atau tidak..??" Kiki bingung seingatnya saat pulang dari rumah Ruby semuanya baik-baik saja.
π" ok ok... kita mau ketemu dimana..?" Kiki berubah serius terlihat dari nada suaranya.
π" makan siang nanti Kaka bisa datang ke rumah..?? jadi Kaka bisa sekalian makan di rumah Ruby, gimana??"
__ADS_1
π" ok ... Kaka usahakan istirahat makan siang Kaka ke rumah ok..
Kiki memutuskan sambungan telepon sambil memikirkan apa yang ingin Ruby bicarakan padanya, sedangkan Ruby seolah meyakinkan hati nya jika saja semua yang di sampaikan mantan pacar Kiki itu benar makan dirinya harus siap melepaskan Kiki sedalam apapun cintanya.
Tak terasa jam makan siang pun tiba, Kiki bergegas menuju parkiran motor dan membelah jalanan menuju rumah Ruby, dirinya sampai tidak bisa konsentrasi bekerja memikirkan apa yang sebenarnya ingin Ruby bicarakan .
tok tok tok...
Kiki mengetuk pintu rumah Ruby setelah sebelumnya memarkirkan motornya di depan rumah Ruby. Ruby yang mendengar ada yang mengetuk pintu langsung mengira jika itu adalah Kiki dan benar saja bahwa itu memang Kiki.
Ruby memeluk erat Kiki yang membuat Kiki semakin heran dengan sikap Ruby yang tidak biasanya seperti itu.
" by... ada apa... Ayo ke dalam... ngga enak sama tetangga kalo Ruby peluk peluk Kaka di luar seperti ini" Rubi langsung melepaskan pelukan nya dari Kiki jangan lupakan wajah Ruby yang merah merona karena dirinya memeluk Kiki tanpa rasa malu.
" By... ada apa?? Kiki yang tidak sabar langsung menanyakan ada apa sebenarnya.
" ka... " Ruby sebenarnya ragu untuk menanyakan semuanya tapi iya harus tetap memastikan bahwa apa yang di sampaikan Wika semuanya salah.
" ka.. tadi pagi mantan pacar Kaka datang ke rumah, dan dia mengaku hamil anak dari Kaka " tanpa terasa air mata Ruby meleleh membasahi pipinya sedangkan Kiki hanya pindah duduknya mendekati Ruby dan menarik Ruby agar dirinya bisa memeluk Ruby.
" dia meminta Ruby meninggalkan Kaka.."
" terus Ruby percaya kalo Kaka bisa sebejat itu..??" Ruby hanya menggeleng..
__ADS_1
" kalo Ruby tidak percaya sama ucapannya lalu kenapa Ruby nangis...,!!"
" by hanya takut..!!"
" takut ?? takut apa..??' Kiki semakin bingung
" takut kehilangan Kaka.. by cinta dan sayang sama Kaka..by ngga mau Kaka ninggalin by.. by mau jadi wanita satu satunya di hidup Kaka kecuali anak anak kita kelak.."
mendengar penuturan Ruby Kiki memeluk erat tubuh Ruby mencium keningnya berkali-kali bahkan Kiki memiringkan wajahnya agar bisa menggapai Bu bir Ruby yang belum pernah iya jelajahi..
Kiki menempelkan bi birnya dan bi bir Ruby melu mat nya tanpa ampun dan membelit Indra perasa Ruby meski Ruby tidak membalas tapi Kiki tau Ruby memang belum berpengalaman dalam hal seperti ini...
Setelah dirasa Ruby hampir kehabisan nafas Kiki baru melepaskan nya..
Cup... Kaka akan langsung menikahi mu...
βοΈβοΈβοΈhadehhhh denger ungkapan perasaan Ruby Kiki jadi lepas kontrol gituπ€ππ
pantengin terus ya ceritanya biar R-kha ππ lebih semangat lagi UP nya
jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha ππ lebih semangat lagi UP nya
love you moreeeee πππΉ
__ADS_1