Memendam Rasa ( Andai Aku Bisa Memiliki Mu )

Memendam Rasa ( Andai Aku Bisa Memiliki Mu )
Ruby Di Jodohkan


__ADS_3

Setelah tante Yuni pergi berangkat Ruby dan Kiki melanjutkan sarapannya. suasana mendadak menjadi canggung terlebih Ruby yang sedang di tatap oleh Kiki.


" by terimakasih.m" Kiki membuat suasana sedikit mencair sebelum kecanggungan semakin nyata.


" terima kasih!!! untuk apa" Kiki hanya tersenyum melihat bagaimana Ruby menjadi semanis ini, jelas jelas Ruby yang merawatnya dan menemani nya disaat dia terpukul karena Wika.


" untuk semalam.." blusss wajah Ruby berubah menjadi merah, entah apa yang di pikirkan Ruby sama dengan yang di pikirkan Kiki pelukannya atau tentang Ruby yang merawatnya disaat sakit.


" sudah jangan di bahas, ka Kiki sudah sehat? apa mau Ruby antar ke dokter ?"


" ngga usah Kaka udah sehat tapi kalo di antar ke KUA mau " sambil mengedipkan matanya tapi reaksi Ruby jauh dari bayangannya.


" yu Ruby anter mau ngurusin pernikahan sama ka Wika ya " wajah Kiki yang tadinya sumringah ingin menggoda Ruby malah berubah merah padam saat mendengar nama itu di sebut.


" jangan sekali kali kamu menyebut nama itu lagi !" ucap Kiki setengah membentak Ruby, sedangkan Ruby yang terbiasa mendengar suara lembut karena orang tuanya yang pun sama tak pernah sampai membentak Ruby.


Ruby hanya bisa menunduk di kursinya dan Tanpa di perintah setetes air mata lolos melewati pipi.


Kiki yang melihat bagaimana Ruby menunduk dan meneteskan air mata tersadar akan nada ucapannya yang salah, Ruby langsung berdiri dari kursi menuju kamar tamu dan setelah masuk ke kamar Ruby Langsung menggapai daun pintu untuk menutupnya namun belum sempat Ruby menutupnya Kiki sudah menahan daun pintu untuk mencoba masuk


" mau apa ? "


" maaf Kaka ngga bermaksud membentak mu kita bicara di luar ok " setelah Kiki selesai bicara Kiki tanpa segan menarik tangan Ruby agar mau mengikutinya.


Sedangkan Ruby hanya pasrah karen genggaman tangan Kiki yang begitu erat. mereka pun duduk di ruang keluarga tante Yuni, meski Ruby duduk di bangku yang sama dengan Kiki tapi mereka masih berjarak.


By aku sama Wika udah putus kamu ngga perlu tau alasannya karena aku sendiri malu menceritakannya " Ruby hanya mendengar tanpa berniat menanyakan alasan kenapa, karena Ruby menghargai privasi kiki.


" ok " jawab singkat ruby.

__ADS_1


Kiki sampai melongo mendengar jawaban Ruby yang sangat singkat, kiki hanya menghela napasnya. karena dirasa pembicaraan mereka telah selesai Ruby pun beranjak dari duduknya.


Namun sayang saat hendak melangkah Kiki menarik tangan Ruby karena saking kencangnya dan Ruby yang tidak siap dengan tindakan Kiki pun terjerembab jatuh tepati di atas tubuh Kiki yang juga terdorong oleh tubuh Ruby sehingga setiap orang yang berpelukan di atas sofa.


degggg.


Jantungnya keduanya pun mendadak bertalu-talu, Kiki yang seolah selalu menjaga jarak saat berpacaran dengan Wika tapi saat bersama Ruby seolah ada dorongan entah itu dari mana yang pasti ada sesuatu yang lain yang dia rasakan.


Sama halnya dengan Ruby jantung Ruby mendadak memompa darah dengan cepat karena ini posisi paling intim dengan lawan jenis meski tanpa kesengajaan tapi tetap saja membuat iya malu.


" hey kalian sedang apa " tante Yuni yang tiba tiba balik lagi karena ada barang yang tertinggal pun kaget saat melihat posisi Ruby dan Kiki yang sangat intim.


Keduanya pun saling melepaskan diri dan mendudukkan tubuhnya, Ruby menundukkan wajahnya karena malu sedangkan Kiki hanya tersenyum pada tantenya.


" tante ganggu aja ngapain balik lagi!"


" by kamu harus hati hati, kalo Kiki modus in kamu jangan mau kecuali dia sudah halal in kamu.."


" iya Tan eh " Ruby yang tersadar dengan jawabannya sontak menutup mulutnya dengan pipi yang merona karena malu seolah jawabannya meng iya kan di halal in Kiki.


" wah kode tuh Ki ayo Ki gercep sebelum di halal in orang tante denger Ruby mau di jodohin loh" ucapan tante Yuni membuat mata Ruby terbelalak, bagaimana Tante bisa berbicara seperti itu.


" aduh Tante kesiangan kamu sih " tante Yuni yang baru sadar kesiangan pun langsung berlalu meninggalkan Ruby dan Kiki.


" ka aku mau pulang aja, Kaka juga udah sehat kan jadi bisa aku tinggal "


Ruby yang malu karena ucapan tante Yuni pun berlalu ke kamar tamu bersiap pulang ke rumahnya sendiri karena di rasa ka Kiki sudah baik baik saja. Kiki yang melihat Ruby berlalu hanya membiarkan karena memang tidak ada alasan baginya menahan ruby.Tak lama Ruby keluar dengan tas di punggung seperti saat iya datang semalam.


" ka aku pulang ya assalamualaikum " Ruby berlalu setelah mencium tangan Kiki dengan takzim Karen bagaimana pun usia Kiki jauh lebih tua dari Ruby sepuluh tahun.

__ADS_1


Kiki hanya melihat kepergian Ruby, iya jadi teringat ucapan tantenya yang mengatakan bahwa Ruby akan di jodohkan. sejenak iya memejamkan matanya memikirkan apa yang dia rasakan dan apa hatinya inginkan.


Kiki yang baru saja mengetahui perselingkuhan Wika pun berpikir lamanya suatu hubungan tidak menjamin kesetiaan pasangan padahal jika soal perhatian dan kesetiaan Kiki mengutamakan semua itu untuk Wika.


Tapi untuk membuka hatinya yang saat ini terluka pun seperti akan sangat tidak adil bagi Ruby seolah Ruby hanya di jadikan pelarian saja.Kiki yang lelah dengan pemikirannya akhirnya memutuskan untuk tidur.


Ruby yang baru saja sampai di rumahnya pun langsung menuju kamar dan merebahkan tubuhnya. orang tua Ruby telah berangkat kerja semua. Ruby pun penasaran apakah benar dirinya di jodohkan sedangkan orang tuanya saja tak pernah membicarakan padanya.


Lain Ruby dan Kiki lain pula dengan Wika, Wika yang semalam kepergok sedang melakukan hal yang tidak senonoh oleh Kiki terlebih kejadian itu di mobil di parkiran taman kota pula. membuat iya marah pada bosnya yang tidak bisa menahan hasratnya.


Ya Wika memang menjalin hubungan hanya sebatas partner hasrat saja karena Kiki yang terlalu kolot pemikirannya menjadikan wika luluh oleh bujuk rayu bosnya yang kebetulan jauh dari istrinya. ditambah bos nya bisa memanjakannya dengan barang barang mewahnya.


Wika baru saja sampai di kantor langsung menuju ruang bos nya sekaligus sugar Daddy nya, sayangnya saat Wika masuk ke ruangan Bos nya istri bosnya juga ada di dalam sedang duduk di pangkuan suaminya.


" hey kamu ! ngga sopan banget masuk ruang bos ngga ketuk pintu dulu ! bentak istri bosnya yang bernama ayu.


" maaf Bu saya ngga tau kalo ada ibu " sontak saja jawaban Wika memunculkan tanda tanya besar.


" jadi maksud kamu kamu ngga pernah ngetuk pintu dulu kalo mau masuk ke ruangan bos "


" cihhhh ngga punya sopan santun " ucapan Bu ayu membuat hati Wika meradang ditambah iya yang masih kesel sama bosnya karena semalam membuat iya tidak tinggal diam .


" iya saya memang biasa masuk ke ruangan bapak dan bapak ngga pernah mempermasalahkan saya mengetuk pintu atau tidak"


✍️✍️✍️✍️ nah kan si Wika ini kenapa ya karena Kiki yang mau pacaran sehat dan ingin menjaganya eh dia malah nyari dari pria beristri 😡😡😡 kan aku jadi setuju kalo Kiki sama Ruby... tapi apa Kiki nya mau ya sama Ruby secara kan dia baru patah hati.


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya


love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2