
📞" Kakak yang kenapa... kemaren berusaha yakini by buat jadi pacar Kaka sampe Kaka mau ketemu ayah bunda mau minta izin jadiin Ruby pacar Kaka,sekarang Kaka mau mundur..." terdengar isakan Ruby setelah mengucapkan itu semua.
📞" hei kok nangis ok kakak minta maaf ya, udah dong jangan nangis, kan kakaknya ngga bisa peluk kamu..." tapi bukanya menjawab Ruby malah menutup sambungan teleponnya, dan itu sukses membuat Kiki merasa bersalah.
📱" by... maaf Kaka ngga maksud bikin kmu nangis sayang, Kaka serius kok mau jadiin by pacar Kaka atau kalo perlu Kaka langsung nikahin by juga bisa... "
tapi sayang meski Ruby membacanya tapi tidak ada niatan di hati Ruby untuk membalas pesan dari Kiki.
Sinar mentari pagi mengusik tidur lelapnya Kiki yang semalam terus saja memikirkan Ruby yang mungkin sedang marah padanya, sampai sampai suara Bu Cantik mengusik tidurnya.
" Ki bangun udah siang .. " Bu Cantika membangunkan anak semata wayangnya.
" Ki di depan ada Ruby.." brukk auhh... Kiki terjatuh dari tempat tidur nya saat berusaha bangun kakinya membelit satu sama lain dan itu sukses membuat Bu Cantika tertawa terpingkal-pingkal.
" hahaha hahaha.. Ki Ki hati hati dong sayang, segitunya kamu baru denger dia kesini aja udah heboh gini, apa lagi kalo anaknya datang beneran ke sini " Bu Cantika hanya geleng-geleng dengan kelakuan anaknya.
" ayo mandi udah siang " Bu Cantika beranjak dari duduknya menuju ke luar kamar Kiki tapi bari juga sampai pintu Bu Cantika berbalik dan berucap.
" ibu mau tau Ruby tuh anaknya kayak gimana sampe kamu bisa kayak gini " setelah mengucapkan itu semua Bu Cantika berlalu menuju ruang makan dimana sang suami sudah duduk di sana menunggu istri nya.
" tadi kenapa di kamar Kiki kok sampe ketawanya kenceng banget .."
__ADS_1
" itu anak ku lagi kasmaran sama anak bai kencur masa udah setua itu pacaran sama anak baru lulus SMA mau kapan coba nikahnya...!!"
Ayahnya Kiki hanya bisa menggeleng melihat istrinya yang selalu saja mengeluh tentang pacar pacar Kiki.
Ruby yang memang terbiasa bangun pagi meski weekend sekali pun, Ruby hanya menghabiskan waktu weekend nya bersama ayah bundanya.
Ruby memang wanita rumahan yang ngga suka nongkrong atau sekedar hangout bareng temen-temen nya, di lebih memilih dirumah. Tak lama terdengar seseorang yang mengucapkan salam
" assalamualaikum..." ucap Arkan sembari mengetuk pintu rumah Ruby.
" waalaikum sallam " meski samar terdengar sautan dari dalam di tambah suara langkah seseorang yang mendekat.
" Arkan kok kesini pagi pagi, ngga ngasih kabar kalo mau kesini..." Ruby memberondong Arkan dengan pertanyaan karena memang Ruby tidak nyaman Arkan melakukan sesuatu tanpa pemberitahuan.
" By.. aku cuma mau ngasih kejutan, kalo aku hubungi kamu dulu bukan kejutan dong namanya... " Arkan hanya mencari alasan agar Ruby tidak menyuruhnya pulang.
" By aku ngga di suruh duduk gitu atau di kasih minum gitu.." Ruby hanya bisa mengental sambil berlalu kedalam setelah menyuruh Arkan untuk duduk.
" siapa sayang.. " bunda Arum bertanya karena baru kali ini ada yang bertamu pagi pagi sekali.
" Arkan Bu temen sekolah Ruby ngga tau mau ngapain kurang kerjaan pagi pagi kesini..!!"
__ADS_1
" ngga boleh gitu sayang mungkin dia mau ngajakin kamu pergi ini kan weekend.." bunda Arum sangat hapal kebiasaan anaknya yang ngga suka nongkrong di luar.
Meski malas dengan kehadiran Arkan tapi tetap saja Ruby menghormatinya sebagai tamu di rumahnya yang harus di hormati.
" di minum ar " Ruby menghidangkan minuman dan camilan untuk Arkan.
" makasih by, by jalan yu ini kan weekend. kamu mau kemana aku siap anter " Arkan bisa merasakan jika Ruby kurang nyaman dirinya datang ke rumahnya.
" maaf Ar aku ngga bisa, oh iya Ar untuk kesempatan kita kemaren kayaknya aku ngga bisa sungguh Ar, aku ngga bisa buka hati hati ku sudah ada yang mengisinya.. maaf " sungguh Ruby sangat tidak enak hati menolak Arkan tapi hatinya tidak bisa di paksa... Ruby sangat tidak nyaman berdekatan dengan Arkan tidak tau apa sebabnya.
" apa ini gara gara orang yang kamu bilang Kaka?? orang yang kemarin bawa kamu ke pantai iya.. !! "
" apa sih yang kamu lihat dari dia? aku lebih segalanya dari dia asal kamu tau by, bahkan aku jauh lebih muda dari dia.."
Arkan sungguh emosi dirinya yang sudah menunggu kesempatan yang di berikan Ruby tapi baru sehari kesempatan itu di berikan sudah hilang lagi terlebih karena lelaki yang menurut Arkan sudah dewasa.
" maksud kamu saya tua gitu...? "
✍️✍️✍️ nah Lo... kan kedengaran... kekencangan sih bilang tua nya..🤭🤭😅
pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
__ADS_1
jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi
love you moreeeee 😍😍🌹..