Mencari Cahaya Cinta

Mencari Cahaya Cinta
episode 10


__ADS_3

Bagaimana bisa kenal tu cowok dingin.susah juga ngejelasinnya.


"kita berdua cuma kenal gitu aja nggk terlalu deket juga"


Bik sumi pun datang membawa minuman dan beberapa camilan.


"ini ya non"


"makasih ya bik, diminum ya, silahkan".


Sambil menikmati sajian, mereka pun berbincang- bincang ringan, sambil sesekali terdengar riuh tawa dari keempat orang itu.


"kak, tadi di taman kakak kok bisa sampai ketiduran? " ucap Raisa tiba- tiba.


"Kakak juga nggk tau, tiba-tiba aja gitu. kakak memang lagi ada pikiran yang agak mengganggu sih".


" tapi sekarang perasaan kakak gimana?"tanya vina


"lebih baik, apa lagi setelah ketemu kalian. fositif vibes banget".


" mmm kakak bisa aja deh"ucap Nada sambil berpandangan pada Raisa dan Vina.


"Kalian kakak antar pulang ya, sekalian kakak hari ini juga masuk shift siang jadi bisa sekalian ya".


" tapi kak.. "ucap serentak ketiga gadis itu


" tidak ada penolakan ya, kalian tunggu ya kakak siap- siap dulu ya"


Alana pun mengganti bajunya dan bersiap-siap untuk berangkat kerja. Sementara dibawah ketiga gadis itu berbicara dengan nada yang pelan.


"baik juga ya orang ya, mudah nyambung gitu, kan sa, vin".


" cantik pula"

__ADS_1


Selang beberapa menit mereka menunggu, Alana pun turun dan dengan stelan yang sudah rapi.


"maaf ya lama nunggu nya"


Dan ketiga gadis itu tersenyum pada Alana. Dan mereka menaiki mobil untuk berangkat pulang.


"Baiklah,semua aman sudah siap, kita berangkat sekarang"Alana pun mengemudi mobil nya disampingnya Raisa, sedangkan vina dan Nada berada di belakang kemudi.


Drtttt.....


dering hp Raisa membuyarkan semua orang didalam mobil. Nampak seseorang menelepon Raisa, Kak Rey nama orang yang tertera di panggilan itu.


"Halo kak, assalamualaikum"


"sebentar lagi aku pulang kak, ini masih di jalan"


"I ya kak, walaikumsalam".


Raisa menutup panggilan telpon nya. Sebenarnya Alana sangat penasaran apa percakapan diantara kakak beradik itu, namun diurungkannya lagi karena takut terkesan sok ingin tau. Selang beberapa waktu akhirnya mereka tiba di komplek perumahan,Raisa, vina Dan Nada mereka meminta untuk berhenti dipersimpangan saja.


"I ya kak disini saja, lagian rumah kita juga deket kok kak" ucap Raisa.


"baiklah , kalo gitu kakak pergi dulu ya semua nya, terima kasih juga ya"


" kami yang justru terima kasih kak, kakak repot- repot nganterin"


"oke , assalamualaikum"


"hati- hati kak, walaikumsalam" ucap mereka serempak.


Alana melajukan mobil nya, Ia masih bisa melihat ketiga gadis itu masih berdiri disana sambil melambaikan tangan di kaca spion, Alana tersenyum melihat kepolosan dan kelucuan mereka. Entah mengapa mereka sudah akrab saja, padahal juga baru bertemu. Bertemu mereka juga seperti membawa dampak yang positif bagi Alana.


Kembali ke ruang perawatan, kondisi pasien yang ditangani Alana sedikit demi sedikit menunjukkan progres yang baik.

__ADS_1


"sudah bagaimana pak perasaan nya sekarang" ucap Alana sambil memeriksa beberapa hal penting pasien.


"sudah semakin baik, dok"


"syukur ya pak, semoga bapak cepat pulih dan sehat, asal teratur diminum obatnya , jangan terlalu banyak pikiran ya pak"


"iya dok"


"saya permisi dulu ya pak"


Alana membuka pintu dan keluar ruangan si bapak tadi.


Hari yang selalu seperti biasa bagi Alana, saat nya pulang karena jam kerja juga telah usai, Dan tak ada hal- hal darurat jadi Ia bisa pulang agak cepat malam ini.


"Alana" suara teriakan key sudah memenuhi ruangan koridor rumah sakit, untung saja tak ada pasien darurat dan lalu lalang orang,kalo tidak udah pasti saja pusat perhatian.


"Na,mau pulang ya. Aku numpang ya, please"


"males,nggk deh"


" masa tega sih na ninggalin temen yang secakep key gini"


" terserah deh" ucap Alana sambil berlaga acuh padahal sayang.


"Alana, key"


dikejauhan nampak Dokter Rina yang setengah berlari menghampiri mereka.


"aku sekalian ya"


"apaan? ucap Alana Dan key berbarengan.


" numpang balik, bolehkan, ya ya"dengan mata berbinar dan suara yang di imut-imutkan.

__ADS_1


"terserah" ucap Alana dan key bersamaan sambil merangkul bahu Rina.


Didalam mobil sudah pasti key yang selalu bikin suasana rame ditambah Rina, pasti heboh.


__ADS_2