
Meninggalkan semua kecemasan key yang sudah mengetahui tentang chriss yang telah memiliki selingkuhan Dan tentang ketidaktahuan Alana tentang hal itu.Perdramaan yang sangat sulit untuk dicari titik temunya.
Alana duduk dengan lesu didepan ruang operasi,ini adalah operasi keduanya pada hari ini. Beberapa rekannya sudah meninggalkan ruang operasi dan pergi untuk rehat sejenak. Namun Alana masih terduduk lemas didepan pintu operasi. Operasi kali ini hanya berkemungkinan 40 persen saja. Ayo Alana, pasti semua bisa terlewati, dimana Alana yang selalu semangat dan tak kenal takut itu. Alana pun menyemangati diri nya sendiri lalu berdiri Dan berjalan melewati koridor rumah sakit yang tampak agak lengang. Alana pun mengambil barang-barangnya dan pulang. Hari ini ia tidak membawa mobil, jadi ia pun berniat untuk naik ojek online saja atau telpon chriss saja ya.
"halo, kamu lagi dimana"
"aku masih dikantor Na, lagi banyak kerjaan"
" O iya"
"iya Na, setengah jam lagi aku ada meeting, kenapa emang Na"
"mmm nggk ada, tadi sih niatnya pengen minta jemput kamu tapi kalo kami sibuk ya gapapa deh".
" maaf ya, lain kali aku janji jemput kamu ya kalo ada waktu".
"ya udah ya, love you"
Drttttt sambungan telpon yang diseberang pun mati padahal yang disini masih ingin mengucapkan sebuah kata. bener-bener emang ini si chriss.
Alana pun hanya gigit jari mendengar ucap chriss, sesibuk itu kah dia batin Alana.
Saat Alana tengah berperang dengan pikirannya sendiri, tiba-tiba datang seseorang menghampirinya, siapa lagi kalo bukan dokter Radit.
"Dokter Alana, jam segini kok belum pulang"
"emmm iya, tadi saya ada operasi jadi agak telat pulang nya, saya juga sudah mau pulang cuma lgai nungguin pesanan ojek online"
" udah dipesen? "
__ADS_1
"ini saya baru mau pesennya"
"Kalo gitu kita bareng aja, lagian kan udah malam juga, nggk baik juga kalo cewek sendirian naik ojek online. "
aku juga mikir gitu, terima aja deh lagian gapapa kan. niat nya kan cuma ngasih tumpangan doang.
"ntar ngerepotin ? "
"gapapa dokter Alana, justru saya seneng ada temen cerita nggk sendiri didalam mobil"
Dokter Radit nampak sumringah, sebab Alana mau menerima tawarannya. Walau cuma nebeng mobilnya doang. wkwkwk
"arah rumah kamu dimana"
" jalan taman kota, ntar kalo udah deket saya kasih tau, dok? ".
" iya dok, ehh soal nya saya udah terbiasa panggil dokter itu, dokter Radit, jadi agak canggung kalo harus panggil nama. "
"gapapa, lagian kayaknya kita kan seumuran "
Alana hanya terdiam Dan sesekali tersenyum menanggapi obrolan dokter muda itu. Tidak ada obrolan yang terlalu panjang juga. Nampak dokter Radit sesekali memegangi dahinya, tanda gugup ketika didekat Alana.
Perjalanan yang sangat memakan waktu yang lama bagi kedua orang didalam mobil.
"udah sampai dok, ini rumah saya "
Dokter Radit pun menepikan mobilnya. Alana pun membuka pintu mobil dan turun.
" Dokter Radit mampir dulu"
__ADS_1
" terima kasih, tapi hari udah malam banget. Saya pulang saja".
" O iya. ehh justru saya yang berterima kasih, dokter sudah mau mengantar saya".
"kalau begitu saya masuk dulu ya, sekali lagi terima kasih ya dokter Radit atas tumpangannya".
Mobil dokter Radit pun sudah meninggalkan area rumah Alana. Ntah perasaan apa sekarang yang dirasakan dokter muda itu, berbunga- bunga pasti.
Kembali pada Alana ia memasuki rumah dan melihat mama nya sedang duduk di sofa.
"assalamualaikum ma".ucap Alana sambil mencium punggung tangan mama nya.
" walaikumsalam, tadi itu siapa Na? "
"temen kerja Alana ma, sekalian nganterin karena malam ma".
" ma, Alana keatas ya, capek banget".
"iya, Na, kamu udah makan?"
"belum ma, nanti aja, Alana bersih-bersih dulu ya".
" iya Na, jangan lupa juga sholat ya".
"oke ma"
Alana pun berjalan menuju kamarnya. Tiba- tiba bunyi dering hp menghentikan langkah Alana.
Nama yang tertera chriss. Chriss lagi.
__ADS_1