Mencari Cahaya Cinta

Mencari Cahaya Cinta
episode 2


__ADS_3

Sang mentari yang mulai menghilang perlahan diantara senja yang kemerah-merahan. Ketika sang malam mulai menyapa, adzan maghrib yang berkumandang diseluruh pelosok negri. Sebagai panggilan untuk orang mukmin.


Allahuakbar....


Allahuakbar...


Langkah cepat Alana memasuki masjid untuk menunaikan shalat maghrib. Diambilnya mukenah yang disediakan pihak masjid untuk shalat.


Alana memang bukanlah orang yang paham sekali tentang agama, tapi ia tahu akan kewajibannya.Walaupun kadang masih terasa malas dan sering menunda- nundanya.


Ia pun memanjat kan doa-doa dengan khusyuk.


Selesai shalat Ia pun melipat kembali mukenah nya dan meletakkannya ditempat semula.


Alana pun berjalan menuju tempat parkir mobilnya. Ia berjalan sambil memainkan gadgetnya yang tanpa sadar Ia menabrak seseorang.


"Gimana sih , kalo jalan itu jangan sambil main hp"


"ehh iya maaf,saya nggk sengaja"


Alana pun melihat sekilas wajah seseorang itu. Seperti seseorang yang tidak asing.


Mukanya nggk asing banget , tapi siapa?


"Lain kali hati-hati, jangan fokus kedunia kamu sendiri'. ucap lelaki itu sambil berjalan meninggalkan Alana.


Didalam mobilnya Alana masih berpikir lelaki itu seperti tak asing baginya.

__ADS_1


Saat Alana sibuk dengan pikirannya sendiri, tiba-tiba Ia melihat sosok yang sangat dikenalnya.


Chriss, itu Chriss bukan sih. Tapi dia jalan kearah cafe sama cewek.Oke Alana tenang, mungkin kamu salah lihat. Tapi itu cowok mirip itu banget sama Chriss.


Titt titt..... suara klakson mobil dibelakang Alana membuyarkan opininya. Ia pun segera melajukan mobilnya menuju rumah.


"Ma".


"Assalamualaikum, anak mama udah pulang, kok tumben lama".ucap mama Alana


" ehhh.. walaikumsalam ma, iya tadi pulang memang agak sore an ma. Terus tadi maghrib, sekalian di masjid jalan mau kerumah ma".


"Ya udah sana bersih-bersih dulu, terus makan malam bareng, papa juga udah pulang".


Hidup yang sangat beruntung bagi Alana keluarga yang harmonis, berkecukupan atau ma lah bisa di bilang lebih . Semua orang pasti menginginkannya.


"Gimana Na, kerja hari ini".ucap sang Papa sambil menyendokkan nasi kemulutnya.


Pak Reno setiawan seorang ayah yang hangat, yang selalu menyempatkan waktu untuk keluarga nya. Seorang pebisnis pemilik Ren Corporation yang kekayaannya jangan ditanya lagi.


" Baik pa, ya seperti biasa".


"O iya Na hubungan kamu sama Chris gimana?. "


tanya mama.


"Masih seperti itu saja ma. "

__ADS_1


"Na, nggk baik kalo menjalin hubungan nggk tau arah dan tujuan, kalo hal yang baik itu sebisa mungkin harus dipercepat jangan ditunda- tunda lagi".ucap sang Papa sambil menenguk air putih diujung kalimatnya.


" iya, Na. Lagian kemarin mama ketemu mamanya Chriss dan sempet membicarakan tentang kalian, proggres hubungan kalian".


Alana hanya diam mendengarkan perkataan orang tuanya. Ia pasti ingin secepatnya melanjutkan hubungan yang lebih serius, tetapi


seperti nya Chris selalu banyak alasan atau bahkan mengalihkan topik.


"Ma, pa aku kekamar dulu ya".


" Makannya nggk dihabisin, Na"


"Alana udah kenyang ma, Alana kekamar dulu ya ma, pa".


aku juga inginnya begitu, punya hubungan yang serius, tapi Chriss ntah lah.


Alana masuk kekamar nya, Ia pun langsung menjatuhkan dirinya diatas kasur. Seketika Ia mengingat Chriss. Ia pun mengambil hp nya dan menelepon Chriss.


" iya, halo sayang kamu dimana? "


"O iya hati-hati ya, jangan lupa makan yang teratur ya, mmm ya"


"bye...


Tutt Tutt.....


Yang diseberang sudah mematikan hp nya.

__ADS_1


Biasa nya Chriss akan meneleponnya lebih dulu tapi akhir- akhir ini seperti nya sibuk sekali. Alana pun memejamkan matanya, bernafas teratur yang tanpa Ia sadari Ia pun mulai terlelap dalam tidur nya. Selamat malam dunia pikirnya, mari kita sambung perdramaan nya besok lagi yaa.


__ADS_2