Mencari Cahaya Cinta

Mencari Cahaya Cinta
episode 5


__ADS_3

Alana kini tengah duduk dikantin rumah sakit, dia tampak sedang asyik makan siang dengan rekan kerjanya Dokter Rina. Mereka sesekali tertawa sambil memasukkan makanan kemulutnya.Dikejauhan nampak key, seorang perawat juga teman baik Alana.


" Hai, Na, disini ternyata".ucap key sambil mendudukkan dirinya di bangku yang kosong


"Iya key, udah makan? "


key pun mengangguk mengisyaratkan bahwa ia sudah makan


"ehh iya key, ini Dokter Rina dia baru beberapa minggu sih kerja disini, dan key dia perawat disini sekaligus teman baikku".


Dokter Rina pun menjabat tangan key sambil tersenyum, begitu juga sebaliknya.


Tanpa mereka sadari,ada seseorang yang tengah mengawasi mereka dengan sinis.


"Kalian sadar nggk sih, kalo ada yang ngelihatin kita dari tadi"


Ucap Dokter Rina dengan nada sedikit berbisik


Alana pun melihat sekeliling, dan menangkap sosok yang dikatakan Dokter Rina. Seorang wanita muda cantik, Dokter muda yang tengah menatapnya sinis.Dokter intan.


"ya udah Rina, biarin saja"


Key pun melihat dan sudah tau jika yang dimaksud Dokter Rina itu adalah Dokter intan. Dokter muda itu memang sering kali meperlihatkan ketidaksukaannya kepada Alana. Yang kadang Alana juga tidak mengerti apa yang membuat Dokter Intan tersebut tidak menyukainya.


Ketika Alana dan teman- teman nya hendak selesai, tiba - tiba datang Dokter Radit dengan senyum diwajahnya dan menyapa Alana. Sedangkan orang sebelah mulai kesal dan meninggalkan mejanya, padahal makanannya masih habis separuh.


"Na, sudah selesai ya makan siangnya".

__ADS_1


" sudah dokter Radit,Alana aja yang ditanyain ni?".kini malah key yang menjawab dengan semangat sambil menyenggol siku Alana. Sedangkan Alana hanya mengangguk saja.Dokter Radit hanya tersenyum sambil basa- basi menanyakan kapada kedua teman Alana.


lalu sang Dokter Muda itu pun pergi meninggalkan ketiga wanita itu.


"Dokter Rina, tau kenapa dokter yang ngelihatin kita tadi sinis banget sama Alana? Nah, karna itu kayak cinta segitiga gitu lah,selain itu juga si dokter wanita tadi juga takut kalah famous kali ".


Jelas key pada Dokter Rina dengan panjang lebar sementara Dokter Rina diam dan menjadi pendengar yang baik.


Dokter Radit memang dari dulu seperti menampakkan ketertarikannya pada Alana, tapi Alana hanya menganggap Dokter Radit sebagai teman dan rekan kerja saja.


Alana pun bangkit dari tempat duduknya diikuti kedua temennya itu. Nampak sesekali key yang ceria itu bercerita panjang lebar. Dan kedua teman ya itu pun menjadi pendengar dari cerita-ceritanya. Dan mereka berpapasan dengan Dokter Intan. Tak ada percakapan antar mereka hanya udara dingin yang tiba- tiba muncul. Alana sebisa mungkin tersenyum sambil berlalu, sementara kedua teman nya itu seperti acuh. Dokter Intan jangan tanya lagi udah pasti jutek banget tuh dia.


Hari yang melelahkan, Alana sudah bersiap pulang kerumah. Alana pun berjalan menuju parkir mobilnya.Dan berpapasan dengan Dokter Intan.


emangnya salah aku apa sih, ngurusin hidup dia aja nggk pernah. males banget


Darrr..


key datang mengagetkan Alana yang tengah kebingungan itu


astaga key untuk aja jantungku nggk copot.


Alana pun mencubit tangan key agak keras, sampai key meringis kesakitan.


"Na, sakit tau".


" Rasain, siapa suruh ngagetin orang"

__ADS_1


"ya maaf lagian bengong aja, mikirin apa sih. O iya Na, besok lusa kan di rumah ada acara syukuran gitu, jadi datang ya? acaranya malam Na. Datang ya, ajak juga sekalian om sama tante ya. "


"pikir- pikir dulu deh"


Key pun langsung manyun mendengar jawaban Alana.


"becanda, kali key. Aku usahain deh demi temenku yang cerewet ini"


"gitu dong, itu baru temen ku"


"Balik dulu ya key, emangnya belum pulang ya? "


"tadi aku masuk shift siang, jadi ntar malam balik nya".


Alana pun masuk kedalam mobil. Dan mengemudi dengan pelan.Distelnya lagu favoritnya.


you say I'm crazy


and then you call me baby


I'm not still the only one


na na


Alana terlihat sangat menikmati musiknya.


Senandung kecil juga terdengar dari suaranya.

__ADS_1


__ADS_2