
Wanita yang sedang memeluk anaknya sambil menangis sebelumnya tercengang dengan pergantian peristiwa yang tiba-tiba,tapi dia mendapatkan kembali akalnya dan bersujud berterimakasih kepada Lev.
"Terimakasih tuan,terimakasih"
Lev melihat wanita cantik bersujud seperti itu langsung memalingkan wajahnya,pengawalnya yang tersisa juga memalingkan wajahnya saat melihat Lev memalingkan wajah.
"Uhuk,bangun dulu,kamu siapkan saja pesanan saya sebelumnya,Saya hanya tidak sengaja ikut campur karena preman itu menganggu saya juga"Ucap Lev mengintip apakah lewat sudut matanya apakah wanita itu sudah bangun dari sujudnya apa belum.
"Saya tetap berterimakasih"Wanita itu menundukkan sedikit kepalanya,kemudian dia membaringkan bocah itu disalah satu meja yang tidak rusak,setelah memastikan,wanita itu kembali kedapurnya untuk membuat pesanan Lev,dia masih khawatir sama anaknya,tapi dia lebih takut kalau Lev tersinggung saat pesanannya terlalu lama datangnya.
Wanita itu juga bertanya-tanya kenapa banyak bangsawan suka datang kekios kecilnya,padahal tidak ada yang menarik disini.
Lev melihat kearah Jason dan bertanya, "apakah kamu mempunyai Pill penyembuh untuk bocah itu?"
"Saya tidak membawanya tuan,saya hanya membawa Pill luka ringan dan Pill energi"Jawab Jason menggelengkan kepalanya.
"Kenapa kamu tidak membawanya?,bukankah itu penting,apa ayah tidak memberikannya?"Tanya Lev bingung.
"Kami assassin tuan,jadi kalau kami terkena cedera parah kemungkinan kami hidup sangat nol,daripada menyia-nyiakan obat lebih baik digunakan oleh pasukan penjaga dan ksatria"Jawab Jason menjelaskan.
Lev mengangguk mengerti,jadi dia tidak membahasnya lagi,dia juga merasa kasihan kepada bocah itu yang sebelumnya berbicara riang kepadanya.
"Apakah tuan muda ingin saya mengambilnya?"Tanya Jason melihat tatapan tuan mudanya kearah bocah tersebut.
"Tidak nanti saja,tidak akan berubah juga kondisinya jika kamu mengambil sekarang atau nanti"Ucap Lev menggelengkan kepalanya.
Jason hanya mengangguk,kemudian dia memberi kode kebawahannya dan pasukan penjaga untuk kembali ketempat sebelumnya.
Melihat mereka tiba-tiba menghilang membuat bibir Lev berkedut,dia baru ingin menawarkan mereka makan,tapi melihat mereka menghilang sepertinya tidak perlu.
10 menit kemudian wanita itu membawa sate miliknya ke atas meja.
"Maaf tuan muda karena menunggu sedikit lama,karena saya harus memanaskan ulang apinya"wanita itu meminta maaf,ada ketakutan dan rasa terimakasih dari tatapan wanita tersebut saat dia berbicara.
Lev hanya mengangguk dan mengabaikannya,dia terlalu malas,karena manusia didunia ini memang seperti itu,takut pada yang mempunyai otoritas,walaupun wanita itu berterimakasih dia juga yakin kalau wanita itu takut kepadanya.
Melihat sate miliknya dia langsung mencoba menggigitnya,saat daging masuk kemulutnya,dia menganggukan kepalanya dengan apresiasi,walaupun rasanya tidak berbeda dengan daging sapi,tapi ada rasa sedikit unik saat dia menelannya.
Setelah menghabiskan semua sate miliknya dia berdiri dan berniat membayar. "Berapa harganya?".
Wanita itu menggelengkan kepalanya dan menjawab, "tidak perlu tuan muda,sate itu gratis untuk tuan muda,saya tidak berani mengambil uang dari tuan muda".
Lev menghela nafas lelah,dia kemudian hanya menaruh satu koin emas di meja tempat miliknya mengabaikan wanita itu yang terus menolak.
Soal bocah itu,dia nanti akan memberitahu ayahnya tentang bakat bocah tersebut,mungkin ayahnya tertarik untuk merekrut.
__ADS_1
Kalau ayahnya tidak mau,dia juga tidak khawatir dengan kondisi bocah tersebut,karena dengan satu koin emas yang dia berikan wanita itu bisa membeli potion untuk menyembuhkan bocah tersebut.
Ngomong ngomong soal mata uang didunia ini,pembagiannya seperti berikut.
100 koin tembaga >1koin perak
100 koin perak > 1 koin emas
1000 koin emas > 1 batu energi.
Batu energi selain menjadi mata uang,bisa juga digunakan untuk menyerap energi yang ada di batu tersebu untuk meningkatkan energi asal yang dimiliki penyerap.
..
Lev masih berjalan jalan dikota,dia berniat mencari penginapan karena hari sudah mulai siang,dia akan pergi kehutan sekarang setelah membuat pengawalnya pingsan nanti.
Dia pergi ke distrik dalam untuk mencari penginapan,sebelumnya dia hanya berjalan jalan di distrik luar tempat orang biasa tinggal,mansion miliknya berada didistrik inti,dimana para bangsawan tingkat tinggi tinggal.
Dia berjalan jalan di distrik luar karena malas bertemu dengan anak-anak bangsawan lain,apalagi dari ingatannya dia selalu bentrok saat bertemu dengan anak Duke sebelah.
Tapi mengingat kejadian tadi,dia tidak lagi peduli mencari masalah,karena tampaknya masalah yang menghampiri dirinya.
Menemukan penginapan dengan nama penginapan beruang,dia langsung masuk,dia tidak peduli apakah tempatnya mewah atau tidak,dia hanya ingin buru buru membuat pengawalnya pingsan agar dia bisa pergi kehutan.
Resepsionis yang melihat kedatangan Lev,dan melihat dari cara dia berpakaian, langsung berbicara dengan sopan sambil tersenyum, "Ada yang bisa dibantu tuan?,apakah tuan ingin makan?,atau ingin menginap?".
Karena dua orang lainnya sedang negosiasi dengan rumah viscount Doom,jadi dia hanya memesan 10 kamar saja.
Resepsionis bingung karena Lev memesan 10 kamar, sedangkan dia hanya melihat 5 orang dibelakang Lev,tapi dia tetap menjelaskannya dan tidak bertanya.
"Masih ada dua kamar kelas VIP kosong,dengan pemandian air panas,5 kelas A,dan 10 kelas B,dan sisanya kelas C"Jawab resepsion masih dengan senyumnya sambil menjelaskan.
Bibir Lev berkedut mendengar banyak pembagian kelas untuk kamar.
"Tuan muda,kami tidak memerlukan kamar untuk istirahat,kami hanya akan berjaga diluar melindungi tuan muda"Salah satu penjaga tiba tiba berbicara,penjaga itu juga yakin kalau Lev ingin beristirahat sebentar tidak sampai sehari,jadi dari pada menghabiskan uang lebih baik memesan satu kamar untuk tuan mudanya saja.
"Tidak,pasukan keluargaku harus diperlakukan dengan baik"Ucap Lev tegas.
'Omong kosong apa,bagaimana mungkin aku membuat kalian pingsan di jalan umum atau didepan kamarku'Lev mencibir dalam hatinya
"Cukup ini perintah"Melihat penjaga masih ingin berbicara dia langsung menghentikannya.
Mendengar kalau itu perintah penjaga langsung tutup mulut dan menunduk sedikit,para penjaga sedikit tersentuh dengan cara Lev memperlakukan mereka.
Lev mengabaikan tatapan tersentuh penjaganya dan memesan satu kamar VIP,dan 5 kelas A,penjaga sebelumnya melakukan protes lagi saat dirinya ingin memesan 10 kamar,dan dia bilang mereka bisa membagi kamar mereka satu kamar berdua.
__ADS_1
Lev tidak menolaknya kali ini,selama mereka berada dikamar dia bisa melakukan rencananya.
"Totalnya 50 koin emas tuan"setelah resepsionis menghitung totalnya dia memberitahukan Lev,dia juga memberikan 6 kunci di atas meja miliknya.
Lev tidak peduli dan langsung memberikan 50 koin emas miliknya kepada resepsionis.
Setelah memasuki kamarnya,dia mengangguk,dia juga melihat kolam air panas yang di sebutkan oleh resepsionis sebelumnya,tapi dia tidak menggunakannya sekarang,dia mungkin akan menggunakannya nanti saat selesai berburu dengan Warren.
Lev sebenarnya tidak ingin membuat penjaganya pingsan,tapi dia tidak punya pilihan lain,karena penjaga yang di bawanya merupakan tingkat A,sedangkan Jason sendiri merupakan tingkat S,sedikit dibawah ayahnya.
Saat seseorang sudah mencapai tingkat A,orang tersebut bisa menggunakan Indra spritual untuk memata matai dari jarak jauh,jadi dia tidak ingin saat dia menghilang pengawalnya nanti akan panik saat melihat dirinya tidak ada didalam kamar.
Lev juga merasakan saat baru memasuki kamarnya,seperti ada banyak benang spritual yang mengawasinya setiap beberapa menit,dia tau kalau itu merupakan pengawalnya,walaupun dia merasa tidak nyaman saat di awasi,dia tidak bisa melakukan apapun,karena itu merupakan perintah ayahnya.
"Warren,buat mereka pingsan,dan letakan mereka diposisi nyaman saat pingsan"Lev memerintahkan Warren,setelah 10 menit dia langsung memulai rencananya.
"Baik tuan muda"Warren yang berada dipundak Lev selama ini mulai berubah kebentuk humanoidnya,dia langsung menghilang untuk melaksanakan perintah Lev.
Tidak butuh waktu lama untuk Warren kembali lagi,lagian siapa disini yang bisa melawan Warren?,tidak ada,jadi Warren bisa melakukannya dengan cepat.
"Saya sudah melaksanakannya tuan muda"Ucap Warren melaporkan.
"Sekarang bisakah kamu membawaku keluar dari kota tanpa terlihat?"Tanya Lev memastikan.
"Sangat mudah tuan muda,karena disini tidak ada kekuatan setara denganku"Ucap Warren sedikit bangga.
Bibir Lev berkedut melihat Warren yang bangga,tapi dia hanya menganggukan kepalanya. "Baiklah, bawa aku keluar ke hutan dekat ibukota".
Sebelum Lev sempat berbicara lagi,tiba-tiba sebuah energi berwarna merah menyelimutinya seperti balon.
Plop!
Setelah energi menyelimuti seluruh dirinya, Lev merasa dunianya berputar membuat dirinya merasa mual dan pusing,tapi dia tau kalau sekarang dirinya tidak berada dikamar penginapannya lagi.
Setelah 5menit lagi,kakinya akhirnya menapak tanah,Lev langsung berlutut dan memuntahkan makanan yang sebelumnya dia makan,dia merasa pusing dan kepalanya serasa berputar putar saat melakukan perjalanan dengan Warren.
5 menit,setelah 5 menit mengosongkan isi perutnya Lev mulai berdiri perlahan,dia memelototi Warren yang sedang mengawasinya dari samping dengan canggung dan bersalah.
"Tidak bisakah kamu lebih pelan?"Ucap Lev setelah menenangkan dirinya.
"Maaf tuan muda,saya menggunakan skill teleportasi bukan terbang tadi,saya pikir tuan muda terburu-buru untuk pergi kesini,jadi saya menggunakan skill tersebut"Ucap Warren merasa bersalah,dia juga menunjuk kehutan didepannya.
Lev akhirnya mengerti kenapa dia merasa seperti berputar putar sebelumnya,dia mengira sebelumnya kalau Warren hanya terbang dengan kecepatan tinggi,dia tidak menyangka kalau Warren menggunakan skill teleportasi.
Lev tidak pernah bertanya keahlian apa saja yang dimiliki Warren,dia tidak bertanya bukan karena lupa atau semacamnya,dia hanya membiarkannya seperti itu.
__ADS_1
Karena menurutnya kekuatan seseorang merupakan privasi,walaupun Warren bawahannya,dia tidak akan bertanya,dia hanya mementingkan satu,kesetiaan,selama dia setia dan kuat dia tidak peduli keahlian apa yang dimiliki oleh Warren.