
Setelah Anderson membagikan semua hadiah,dia mengumumkan kepada semua orang yang berada di arena, "Dengan ini Tournamen pemuda kekaisaran Ades telah berakhir".
Walaupun Anderson menyebutkan hanya Tournamen pemuda,orang orang pada tahu kalau ini merupakan Tournamen antara pemuda bangsawan,karena hanya sedikit pemuda dari rakyat biasa yang mengikuti Tournamen tersebut,walaupun pemuda dari rakyat biasa mengikuti Tournamen mereka langsung tersingkir dibabak pertama.
Ditempat Lev.
Lev tidak mengatakan apa-apa saat Tom menyerah seperti itu,dia sudah menduga akan terjadi seperti itu sebelumnya.
Lev juga tidak akan memaksa Tom untuk bertarung hanya karena ingin Tom memenangkan tempat pertama dan membuktikan keluarganya lebih baik daripada keluarga lain,Lagian Tom juga masih manusia yang memiliki keinginan,dan dia tidak akan memaksakan apapun terhadap keinginannya apalagi Tom merupakan sepupunya.
Lev tidak langsung pergi seperti penonton diluar,dia hanya menunggu Tom datang kesini dan keluar bersama nanti.
Lev juga melihat Tom masih berbicara dengan ceria tanpa beban dengan Karin yang membuatnya sedikit berkedut.
20 menit kemudian Tom mendatanginya.
Melihat Tom masuk,Lev berbicara dengan nada menggoda, "Tampaknya wanita itu lebih menarik daripada peningkatan kekuatanmu".
Tom malu mendengar ucapan Lev,tapi dia berkata dengan tegas tidak seperti dirinya, "Tidak apa,aku hanya akan bekerja keras untuk meningkatkan kekuatanku karena tidak mendapatkan Pill tersebut".
"Ohh,mungkin kamu akan tertindang dengan sepupu lainnya,dan mungkin adikmu akan melampaui dirimu"Ucap Lev masih menggoda Tom.
Tom lengah dia tidak mengetahui sepupu lainnya dan adiknya juga akan mendapatkan pill tersebut,tapi kenapa dia harus mendapatkan Pill itu melalui persyaratan?,Tom ingin menangis tapi tidak mengeluarkan air mata.
Melihat Tom seperti itu Lev berhenti menggodanya.
Lev tersenyum dan berkata, "Jangan memikirkan hal aneh,kakek tidak memberikan persyaratan untuk kamu mendapatkan Pill tersebut,aku sendiri secara pribadi yang membuat persyaratan untukmu".
Bibir Tom berkedut dan bertanya, "Mengapa?".
"Karena aku ingin kamu melakukan yang terbaik tentu saja,tapi aku tidak menduga ada variabel seperti itu,setidaknya aku ingin kamu bertarung walau kamu menemukan lawan yang lebih kuat darimu".
"Ohh kamu tidak perlu khawatir,aku hanya menggodamu karena tidak mendapatkan Pill,kamu tetap bisa mendapatkannya saat kita kembali nanti"Lanjut Lev tersenyum main-main.
Tom ingin memeluk Lev tapi sebelum dia bisa memeluknya.
Boom!
Tom terpental menghancurkan dinding tembok.
Lev berkata sambil membersihkan tinjunya, "Lakukan itu sekali lagi, tinju ini langsung mengarah ke wajahmu".
Tom berdiri dengan canggung,sambil menggaruk kepalanya dia berkata, "Tidak bisakah kamu lebih lembut,aku merasa tulangku bergetar".
"Aku hanya memakai 5% kekuatanku,kamu seharusnya bersyukur karena aku tidak membuat salah satu tulangmu patah,apakah kamu ingin mencobanya",Lev tersenyum sambil menggosok tinjunya.
Tom menggelengkan kepalanya dengan cepat.
'tidak bisakah kamu tidak memukulku karena hanya aku ingin memelukmu,itu merupakan pelukan saudara oke?'Kutuk Tom.
__ADS_1
"Ayo kembali,"Karena sudah tidak ada yang bisa dilakukan disini dan Tom sudah datang Lev memutuskan untuk kembali,untuk hadiah yang diterima tom?,dia tidak mungkin merebutnya dari Tom walaupun dia bisa menggunakannya untuk meningkatkan planet pertumbuhan miliknya.
Lagian dia juga merasa kalau buah tersebut hanya sedikit berguna.
Saat mereka keluar, mereka kebetulan bertemu dengan rombongan wanita bernama Karin itu,Lev sudah tau nama wanita itu dari Tom sebelumnya saat dirinya berjalan keluar dari dalam.
Lev juga melihat Karin memimpin rombongannya sama seperti dirinya,bedanya pengawalan Karin tampaknya jauh lebih sedikit?.
Karin juga melihat Lev,dia menyipit kearah Lev,dia sebelumnya sudah mendengar hal hal yang terjadi sebelum Tournamen dimulai,keluarganya juga mempunyai Intelnya sendiri,jadi dia mengetahui dengan cepat hal tersebut,dia juga mengetahui kekuatan Lev dari Intel tersebut.
Lev melambai dan berkata saat melihat Karin menyipit kearahnya.
"Halo nona dari keluarga Sebas,aku Lev Watson"Dia tidak menggunakan etiket dasar bangsawan dan hanya melambaikan tangannya.
Tom mempunyai firasat buruk saat melihat Lev berbicara kepada Karin,dia takut masalah seperti sebelumnya terulang.
"Karin Sebas,kamu bisa memanggilku Karin"Karin mengangguk,walaupun dia merasa Lev tidak sopan,dia tetap memperkenalkan dirinya,dia juga tahu kenapa Lev seperti itu,mungkin karena kekuatannya,didunia ini kekuatan adalah segalanya oke?.
Lev mengangguk mendengar perkenalan Karin,kemudian ingin berkata lagi sebelum Tom menyelanya.
"Lev hentikan obrolannya kita harus kembali sekarang,dan jangan buat keributan dengan Karin"Ucap Tom dengan tatapan memohon.
Lev tercengang dengan tatapan Tom,aku hanya ingin membantu kamu oke?,kenapa harus menatapku seperti itu?,apakah aku terlihat seperti itu?.
Kalau Tom tahu apa yang dipikirkan Lev dia akan menjawab °iya°dengan tegas,sebelumnya mungkin dia tidak merasa seperti itu,tapi saat kekacauan sebelumnya dia merasakan sifat perubahan Lev yang tidak kenal takut,dia tidak tahu mengapa sepupunya berbeda dengan sebelumnya,dia hanya mengira Lev hanya akan berubah sedikit setelah dia sakit.
Karin juga bingung,apakah Lev benar benar ingin membuat keributan dengan mereka karena sepupunya kalah?,dia menyipit kearah Lev,dia tidak peduli apakah Lev lebih kuat darinya,tapi kalau Lev ingin membuat keributan dengannya,dia akan bertarung tanpa mundur.
Lev ingin muntah darah saat melihat situasinya sekarang.
Lev mendesah dan melihat kelangit sambil berbicara seperti perlahan, "Lihat Tom karena kamu, wanita yang kamu cintai tampaknya waspada terhadapku,padahal aku hanya ingin membantumu".
Tom tercengang begitu juga dengan karin.
"Sigh ayo kembali,Jason hentikan memancarkan auramu,kamu tidak melihat Eli dan Ender kesusahan?"Ucap Lev melirik jason,dan membantu Eli dan ender yang tampak kesusahan.
Jason langsung menarik auranya saat mendengar ucapan Lev,dia sebelumnya juga sudah bersiap saat melihat pengawal Nona muda Duke Sebas waspada terhadap mereka.
Lev tidak peduli dengan tom yang masih tercengang,dia langsung berjalan bersama rombongan lainnya dan meninggalkan tom sendiri dengan rombongan Karin.
"Apakah tidak apa meninggalkan tuan muda Tom sendiri"Tanya Jason kepada Lev.
"Tidak apa,sebentar lagi dia juga akan menyusul"Jawab Lev mengangkat bahu tidak peduli.
Memang setelah Lev mengatakan itu,Tom berlari kearah rombongan dan bergabung dalam perjalanan pulang.
20 menit kemudian.
Lev kembali kemansionnya di ibukota,dia langsung pergi menemui kakeknya diruang tamu bersama Tom.
__ADS_1
Sebelum pergi menemui kakeknya,dia menyuruh Jason mengantarkan Eli dan ender untuk mendapatkan kamar disebelahnya.
"Bagaimana hasilnya?,apakah kamu memenangkan kompetisinya?"Tanya kakeknya saat melihat mereka.
Lev melihat selain kakeknya,ada paman keduanya dan istrinya,dia juga melihat Loli dipangkuan kakeknya sedang memakan manisan.
Lev dan Tom menyapa paman keduanya yang bernama Andre dan istri pamannya yang bernama Agnes,karena Agnes sudah menikah dengan Andre maka Agnes sekarang memakai nama belakang keluarganya.
Sedangkan yang duduk dipangkuan kakeknya merupakan anak kedua mereka yang Bernama Celi Watson dan masih berumur 5 tahun.
"Dia mendapatkan juara kedua"Lev menjelaskan apa yang terjadi di kompetisi kepada kakeknya sebelum Tom menjawab.
"Tidak apa,tapi lain kali kamu tidak harus mengalah walaupun itu kepada orang yang kamu sukai oke?"Ucap kakeknya melihat Tom dengan serius.
Tom hanya mengangguk tidak menjawab,tapi dia tidak yakin apakah dia bisa melakukannya nanti.
Lev berjalan kearah kakeknya mengambil Celi dan menggendongnya sambil bertanya,"Adik kecilku yang lucu,apakah kamu tidak merindukan kakak Lev?".
Bibir kakeknya berkedut melihat cucu perempuannya yang sedang dimanjakan diambil oleh Lev.
"Tentu saja Celi merindukan kakak Lev dan juga kakak Tom"Celi menganggukan kepalanya dengan cara lucu begitu juga dengan nada bicaranya.
"Woah,karena Celi merindukan kakak,kakak akan memberikan hadiah kepada Celi nanti,apakah Celi menginginkan hadiah seperti apa?"Lev mencubit pipi Celi dengan gemas.
"Hmm".
Celi tampak sedang berpikir dengan cara lucu,Lev dan orang yang berada disini tidak tahan dengan kelucuan Celi yang sedang berpikir.
"Celi memutuskan ingin hadiah manisan terenak yang ada didunia"Celi mengangguk dengan serius,walaupun terlihat serius mereka menganggapnya lucu.
"Oke,kakak akan berjanji akan memberikan Celi manisan terenak yang ada didunia"Lev mengangguk sambil menyubit pipi Celi.
Paman keduanya berkedut melihat Lev terus terusan mencubit pipi anaknya,tapi dia tidak mengatakan apa-apa,dia juga tahu keluarganya sangat menyukai Celi,karena dia merupakan anak perempuan termuda dikeluarga ini.
"Paman Andre dan bibi Agnes,kenapa kalian kesini?"Lev bertanya kepada mereka dengan penasaran,bukankah mereka mengurus sebuah kota?.
Selain kota Watson, Keluarganya mempunyai beberapa kota dalam otoritasnya,dan paman keduanya salah satu yang mengurus salah satu kota tersebut.
"Apakah kami tidak diperbolehkan kesini?,"Tanya Agnes pura-pura sedih,dia tau kalau Lev hanya bertanya kepada mereka karena penasaran,dan dia sudah tau kalau keluarga ini berbeda dengan keluarga bangsawan lainnya saat menikah dengan Andre,karena disini tidak ada pertarungan internal,dan seluruh keluarganya hidup dengan kerukunan,dia sangat menyukai keluarga barunya daripada keluarga lamanya yang membuatnya Lelah harus hidup dalam waspada sepanjang waktu.
"Tentu tidak bibi Agnes,saya hanya penasaran,apakah sesuatu terjadi dikota itu?"Lev menggelengkan kepalanya dan bertanya lagi.
"Tidak,tidak ada yang terjadi disana,karena ayahmu kembali kekota Watson,harus ada yang mengurus disini,jadi aku datang kesini"Kali ini Andre yang menjawabnya.
"Ohh seperti itu"Lev mengangguk.
"Lalu dimana John?,apakah dia tidak ikut?".
"Anak itu John langsung pergi kekamarnya saat mendapatkan Pill dari kakekmu"Ucap Andre tidak berdaya.
__ADS_1
Lev hanya mengangguk,karena dia tahu dalam ingatannya John tipe orang yang maniak pelatihan.
Lev mengembalikan Celi setelah puas bermain dengannya,dia juga berpamitan dengan mereka untuk kembali kekamarnya.