Mendapatkan System Didunia Berbeda

Mendapatkan System Didunia Berbeda
54


__ADS_3

Tok! Tok! Tok!


Lev mengetuk kamar ibunya saat dirinya sampai didepan pintunya.


"Masuk".


Lev masuk dan melihat ibunya sedang bersandar di kasurnya sambil mengelus sebuah foto.


Ibunya melihat pintu,saat melihat Lev dia tersenyum dan melambaikan tangannya untuk dirinya mendekat.


Lev mendekati ibunya dan duduk disampingnya,Lev tidak berbicara dan membiarkan ibunya untuk berbicara terlebih dahulu.


"Apakah kamu makan banyak beberapa hari ini?"Tanya ibunya.


"Tentu,aku tidak melupakan makanku walaupun aku bisa tidak makan untuk beberapa Minggu"Lev mengangguk dan menjawab dengan jujur,Lev seperti anak patuh didepan ibunya.


"Bagus,apa yang kamu lakukan selama beberapa hari?,aku juga mendengar kamu membuat keributan di ibukota?"Tanya ibunya,walaupun dia sudah tau,dia ingin mendengarnya langsung dari anaknya.


Lev menceritakan apa yang terjadi di ibukota kepada ibunya,dia juga menceritakan tentang dirinya pertama keluar dari ibukota dan menemukan preman tersebut,dia juga memberitahu ibunya kalau Eli sekarang menjadi koki pribadinya,dan Enderson merupakan bakat yang harus dilatih.


Ibunya mendengarkan ceritanya dengan tenang sambil tersenyum.


"Bagus kamu masih mempunyai hati nurani untuk membantu,tapi kalau kamu merasa situasinya tidak menguntungkan untukmu seperti orang itu lebih kuat darimu,kamu juga bisa mengabaikan hal tersebut"Ibunya berkata.


"Tentu,aku juga pasti akan melakukan har tersebut,karena kesalamatan diri sendiri merupakan nomer 1"Lev mengangguk setuju dengan ibunya.


"Lev ibu ingin bertanya dan kamu harus menjawab jujur kepada ibu oke?"Ibunya tiba-tiba serius saat dia berkata.


Lev tidak siap dengan perubahan tiba-tiba ibunya kaget,tapi Lev tetap menganggukan kepalanya,dia akan menjawab semampunya.


"Ibu tahu kamu mempunyai rahasia,dan ibu tidak akan mengoreknya,tapi ibu hanya ingin tahu apakah kamu melakukan sesuatu yang berbahaya?"Tanya ibunya serius.


Lev berkedut,dia mengerti kenapa ibunya bertanya seperti itu.Lev menjawab ibunya dengan jujur"Tidak,tidak ada yang membahayakan malah menguntungkan untukku".


"Apakah kamu tidak berbohong?"Walaupun ibunya merasakan anaknya tidak berbohong dia tetap ingin memastikannya secara langsung dari mulutnya.


"Tentu aku tidak akan berbohong,ibu juga bisa pergi melihat kalau ibu ingin tahu,ibu ingin tahu aku mendapatkan Pill yang bisa meningkatkan kekuatan dalam sekejap bukan?"Lev menggelengkan kepalanya dan bertanya.


"Tentu ibu ingin tahu"Ibunya mengangguk.


"Aku akan memanggil nenek dulu,aku juga akan mengajaknya kesana"Ucap Lev keluar dari kamar ibunya untuk memanggil neneknya.


Lev kembali lagi setelah memanggil neneknya,dia berniat memberitahu keluarganya dalam waktu seminggu,tapi karena ibunya sudah bertanya dia hanya bisa merubah jadwalnya.

__ADS_1


"Nenek apakah kamu sudah memesan untuk tidak ada yang menggunakan energi spritual kekamar ini?,juga apakah kamu sudah memberitahu untuk tidak ada yang datang kesini?"Tanya Lev memastikan.


"Sudah,aku sudah memberikan intruksiku,apabila ada yang tidak mematuhinya aku akan mematahkan tulangnya nanti"Neneknya mengangguk.


Biru kecil sudah Lev lepaskan,dia menyuruh biru kecil untuk melakukan apapun yang dia inginkan disekitar kota asal tidak menghancurkannya.


Lev mengangguk dan berkata."pegang pundakku Bu,nek".


Ibunya dan neneknya bingung,tapi mereka hanya mengikuti kata-kata Lev dan memegang pundaknya,sebenarnya Lev tidak tahu apakah dia bisa bertelportasi dengan orang lain tanpa bersentuhan atau tidak.


'system teleportasikan kami bertiga'Perintah Lev kepada systemnya


[1.500poin dikurangi, melakukan teleportasi]


Whosh!.


Pandangan mereka menggelap dan dalam beberapa detik berikutnya mereka sudah berada ditempat lain.


Ibunya dan neneknya merasakan pusing karena baru pertama kali mereka melakukan teleportasi seperti itu,tapi tidak ada yang muntah diantara mereka.


Setelah mereka tenang Lev mulai berjalan dan berkata dengan misterius, "tempat itu ada didepan".


Lev berjalan bersama mereka,setelah memasuki celah spasial mereka tiba dikota dipenuhi dengan kebisingan.


"Tempat apa ini Lev?"Tanya ibunya kaget saat melihat banyak makhluk tidak pernah dilihatnya berlalu lalang.


Neneknya juga melihat Lev dengan tatapan penasaran.


Lev mulai menjelaskan tentang tempat apa ini,dan dia juga memberitahu kedua keluarganya kalau dirinya merupakan orang terpilih dan seorang pengguna,Lev juga menunjukan tanda didahinya.


"Jadi kamu bisa membeli apa saja disini?"Neneknya kaget mendengar penjelasan Lev begitu juga dengan ibunya.


"Tentu,asalkan mempunyai uang kita bisa membeli apa saja,kalau tidak ada yang bisa kita beli kamu bisa memesannya"Lev mengangguk.


Lev juga menjelaskan kepada neneknya dan ibunya untuk tidak menyinggung pengguna seperti dirinya,dia juga memberitahu mereka kalau disini menggunakan kekuatan untuk menyerang dilarang, penggunaan Indra spritual untuk menguping juga dilarang.


Lev terus menjelaskan selama beberapa saat,setelah selesai menjelaskan semua yang dia ketahui kepada ibu dan neneknya.


"Ohh iya,aku juga mempunyai wanita disini"Lev memberitahu keduanya dengan jujur


"Ohh jadi kamu menyembunyikan perempuanmu disini rupanya"Ibunya tersenyum main-main kepada dirinya.


Lev berkeringat dingin melihat senyum main-main ibunya,kenapa tampak seperti dia yang sedang merencanakan sesuatu?

__ADS_1


"Jangan membuatnya takut Luna,lagian juga dia tidak bisa memberitahu kita tempat ini sebelumnya"Neneknya mendesah.


"Ohh aku juga mempunyai teman dari ras manusia, iblis,malaikat,succubus,slime disini"Lev memberitahu mereka.


"Ohh,setelah kamu memberitahu tempat ini,kami sudah tidak membenci iblis lagi"Neneknya menggelengkan kepalanya tidak berdaya,neneknya tidak berdaya karena disini banyak orang kuat dan dari berbagai jenis ras,dia menganggap iblis didunianya hanya lelucon sekarang.


Ibunya mengangguk setuju,memang setelah melihat sesuatu yang lebih besar,yang lebih kecil akan dilupakan.


"Nak mungkin kata-kata tamu yang menolongmu sebelumnya merupakan kebenaran kalau kamu akan menolongnya dimasa depan"Ucap neneknya mengingatkan tentang tamu misterius tersebut.


"Lupakan untuk itu,lagian aku juga tidak tahu dimana dia berada,dan kalau aku menemuinya aku tinggal membawanya masuk kesini untuk menolongnya apabila musuhnya sangat kuat"Jawab Lev mengangkat bahunya.


"Lev"


Lev menengok saat mendengar seseorang memanggilnya,dia melihat Mikel sedang berjalan sendirian menghampirinya.


"Mikel,apa kamu sendiri?,dimana Nerd?"Tanya Lev penasaran,dia biasanya melihat mereka berdua selalu bersama saat keluar, tapi tampaknya Nerd tidak ikut.


"Nerd masih menyerap kristal cahaya bulan yang kamu berikan,mungkin butuh beberapa waktu untuk dia kembali kesini"Jawab Mikel mengangkat bahu.


"Oh,siapa orang orang ini Lev?"Tanya Mikel melihat kedua wanita tersebut,yang satu tampak mirip Lev,dia sudah menebak identitas mereka berdua,tapi dia hanya ingin memastikannya.


"Ini ibuku,dan ini nenekku"Jawab Lev.


"Ibu,Nenek,ini temanku bernama Mikel,dia banyak membantuku disini"lanjut Lev memperkenalkan mereka.


"Terimakasih karena telah membantu anakku disini"Ucap ibunya sedikit membungkuk.


"Tidak perlu nyonya,karena kamu merupakan ibu dan nenek Lev dan sebagai temannya kamu bisa memanggilku Mikel secara langsung"Mikel melambaikan tangannya.


"Lev aku pergi dulu,aku akan pergi berjalan-jalan dikota,kamu bisa menghubungiku kalau kamu membutuhkan sesuatu"Ucap Mikel pamit,dia tahu Lev pasti mempunyai urusan dengan membawa keluarganya kesini jadi dia tidak ingin menganggu waktu mereka.


"Tentu"Lev tersenyum mengangguk.


Mikel juga pamit kepada ibunya dan neneknya.


Setelah melihat mikel pergi Lev menyuruh ibunya dan neneknya mengikutinya kearea dalam untuk pergi kemansionnya,dia akan mengenalkan safir kepada mereka dimansionnya nanti.


Lev juga menceritakan tentang dia bertemu dengan safir dan membelinya sebagai budak dulu,dia juga memperingati keduanya untuk tidak membahas budak didepan safir.


Bukannya dia tidak ingin menyembunyikannya,tapi semua orang yang pernah melihat safir sebelumnya tahu kalau safir merupakan budak sebelumnya,jadi dia tidak bisa menyembunyikannya apapun yang terjadi,daripada keluarganya mendengar dari orang lain,lebih baik dia memberitahunya secara langsung.


"Tenang saja ibu tidak peduli darimana menantu ibu berasal,asalkan kamu bahagia ibu tidak peduli dengan status mereka"Ibunya menjawab dengan tegas begitu juga dengan neneknya.

__ADS_1


Lev juga menceritakan kenapa dia tidak membawa safir kedunianya,bukannya dia tidak mau,tapi setelah bertanya kesystemnya dunianya akan menolak safir nanti,kecuali dia menaklukan dunia tersebut dan menyatukannya kedalam dunia pribadinya dia tidak bisa membawa kekuatan di atas tingkat mitos kedunia asalnya.


__ADS_2