
Keesokan harinya Lev bangun lebih pagi.
Dia mandi terlebih dulu sebelum sarapan,Lev akan memasuki area perdagangan nanti setelah ayah dan kakeknya bangun.
Lev berjalan ketaman dan mengeluarkan tempat duduk dari cincin penyimpanannya,Lev berniat berjemur dibawah matahari pagi,dia jarang terkena matahari selama beberapa hari ini yang membuat kulitnya sedikit pucat seperti bawahannya Warren.
'system aku lupa menanyakan ini,tapi Tidak ada satupun dari mereka yang merupakan pengguna bukan?'Tanya Lev kepada systemnya,dia harus memastikan secara langsung dari mulut systemnya.
[Host tidak perlu khawatir,tidak ada dari mereka yang merupakan pengguna system seperti host]
Lev menghela nafas lega setelah mendengar jawaban systemnya secara langsung.
Lev melanjutkan berjemurnya setelah bertanya dengan system,dia tidak mempedulikan hal lain lagi,selama mereka bukan pengguna mereka tidak bisa apa-apa dihadapannya.
"Lev?,tumben kamu bangun begitu pagi dan berjemur?"Ayahnya keluar dan bertanya kaget melihat Lev bangun lebih pagi dan berjemur.
Lev hanya mengangkat bahu dan mengabaikan ayahnya,ayahnya juga mengeluarkan bangku dan berjemur disebelahnya seperti dirinya.
"Ohh aku lupa kemarin malam aku mendapatkan kabar,aku mendengar kaisar Rhodes ingin membuang Ian ke hutan kematian,apakah kamu ingin aku menolongnya"Tanya ayahnya bertanya,karena Lev sudah menyuruhnya dan ayahnya mengawasinya,tentu saja Lev mempunyai hal untuk pemuda tersebut bukan?.
"Kapan dia akan di buang?,aku akan melakukannya sendiri nanti,dan bukankah kaisar Rhodes ingin memberikan kompensasi,kenapa dia menarik kata-katanya sekarang?,"Lev melirik kearah ayahnya dan bertanya.
"Kaisar Rhodes kemaren bertanya kepada Jacob apakah mereka sebelumnya saling mengenal atau tidak,rupanya Jacob mengenal semua orang,dan Jacob sebelumnya juga memusuhi Ian,Jacob ingin agar Ian dibuang karena dia tidak mau tinggal satu kota dengan Ian"Ayahnya menjelaskan apa yang dia dengar dari Intelnya.
"Karena kebetulan kaisar tidak ingin memberikan kompensasi,kaisar dengan cepat setuju,kaisar akan membuat skenario dan menjebak Ian menggunakan perempuan bangsawan yang jatuh"Lanjut ayahnya.
"Ohh aku juga mendengar hal yang menarik,dari intelku tampaknya Jacob memusuhi Ian karena Orang yang disukainya menyukai Ian"Ayahnya terkekeh.
"Ohh,wanita yang mana itu?"Tanya Lev penasaran.
"Yang dibawa kekaisaran kita nanti"Jawab ayahnya cepat.
"Menarik"Lev juga terkekeh karena situasinya tampak menarik menurutnya.
__ADS_1
"Aku akan kembali kearea perdagangan,ohh aku lupa,tolong juga berikan Pill tingkat rendah kepada Felix dan Charles,kamu bisa meminta uang sesukamu untuk pembayarannya"Lev berkata menyerahkan 4 Pill kepada ayahnya.
"Ohh oke,aku akan langsung pergi keluarga mereka nanti,"Ayahnya mengangguk dan mengambil Pill tersebut.
"Kalau aku tidak ada disini dan Ian sudah dibuang tolong awasi dia,jangan biarkan dia terbunuh"Ucap Lev mengingatkan ayahnya.
Lev tidak menunggu jawaban ayahnya dan langsung berteleportasi kearea perdagangan.
Setelah sampai diarea perdagangan,Lev pertama pergi kemansionnya.
"Ohh Lev kamu kembali?,"Tanya bibinya Amelia saat melihat dirinya.
"Bi.."
"Kakak oke?"Amelia menyipit saat melihat Lev ingin memanggilnya dengan bibi.
"Kakak Amelia,apa safir dan ibu ada didalam?"Tanya Lev,Lev melihat Amelia sedang bermain dengan binatang binatang kecil bersama dengan Jessica.
"Tentu saja ada,kami tidak berani keluar kalau tidak ada kamu bukan?,"Amelia mengangguk sambil tertawa kecil.
Lev takut para keluarga wanitanya akan menarik perhatian dan pengganggu akan datang mengganggu mereka yang akan mengakibatkan banyak kejadian yang tidak ingin dia pikirkan.
"Tidak apa,dimansion juga banyak hal bisa dilakukan"Amelia hanya melambaikan tangannya.
Lev memasuki mansionnya dan melihat ruang tamu penuh dengan keluarganya disana,Lev juga melihat safir duduk disamping ibu dan neneknya sambil mengobrol sesuatu yang tampak ceria.
Mereka juga melihat Lev dan menyapanya,Celi lebih bersemangat dan langsung melompat untuk memeluk Lev,Lev hanya menangkapnya dengan tidak berdaya saat melihat adiknya yang sangat aktif ini.
"Jangan seperti itu lagi lain kali,kalau kamu jatuh dan terluka aku bisa di marahi ibumu nanti"Lev mencubit pipi Celi yang dipenuhi lemak dengan gemas.
"Tidak mungkin kakak akan membiarkan aku terluka,aku percaya kepada kakak"Ucap Celi dengan wajah polosnya.
"Tentu,kakak tidak akan membiarkan Celi terluka"Lev mengangguk meyakinkan saat melihat tatapan polos dan imutnya.
__ADS_1
Lev bercanda dengan Celi dan mengobrol dengan keluarganya tentang yang terjadi diluar,dia juga memberitahu mereka tentang upacara pahlawan,dan seperti apa pahlawan yang dipanggil itu.
"Bahkan pahlawan yang baru dipanggil sudah memiliki pemikiran buruk untuk menyingkirkan temannya sendiri"Bibi Marie menghina saat mendengar cerita Lev.
"Benar,untungnya keluarga kita tidak membantu ras manusia disana,kalau tidak apa yang akan terjadi selanjutnya?,mungkin mereka ingin kita membantu mereka untuk menguasai dunia"Ibunya berkata sambil mengangguk mendengar ucapan bibi Marie.
"Sudah,sudah yang penting keluarga kita aman dan bahagia,itu sudah cukup untuk saat ini"Neneknya menggelengkan kepalanya,sebagai ras manusia sendiri neneknya tahu kalau ras manusia selalu memiliki ambisi besar,walau kekuatan mereka kecil ambisi mereka sangat besar.
Lev tidak mengatakan apa-apa dan menyeret safir keatas,keluarganya juga tidak mengatakan apa-apa tentang Lev yang menyeret safir seperti itu didepan mereka.
Setelah bersenang-senang dengan safir selama 2 jam Lev merasakan segar,Lev mengelus kepala safir dan bertanya kepadanya.
"Apakah kamu benar-benar ingin mengubah rasmu?"Tanya Lev.
Safir mengangguk dan meringkuk didada Lev,Lev hanya terkekeh melihat safir bertingkah seperti itu,Lev membiarkan safir tertidur lebih dulu sebelum bangun dan mandi.
Setelah mandi dan berpakaian Lev menyelimuti safir dan pergi kebawah lagi,Lev hanya melihat Celi sendirian sedang bermain game di televisi miliknya.
Lev mengangkat Celi dan memangkunya sambil bertanya,"Dimana bibi dan nenek Celi?".
"Para Bibi dan nenek berada dihutan,mereka sedang bermain dengan binatang binatang yang ada diluar"Celi menjawab masih sambil fokus dengan gamenya.
Lev mengangguk,Lev menaruh Celi lagi disofa dan keluar,dia juga berniat untuk pergi kearea luar untuk menjual goblin biru yang dia tangkap sebelumnya.
Lev melihat keluarganya sedang melakukan hal mereka sendiri diluar,dia memberitahu mereka kalau dia akan pergi kearea luar untuk melakukan sesuatu,Lev mengajak mereka apabila ada yang mau mengikutinya, tapi tampaknya tidak ada yang ingin pergi,Lev tidak memaksa dan pergi sendirian.
Setelah sampai diarea luar,seperti biasa Lev menyiapkan meja pikniknya,dan memasang plakat dimejanya.
Lev hanya menunggu untuk pelanggan datang sendiri,dia malas berteriak seperti orang lainnya untuk melakukan promosi.
Lev mengeluarkan satu meja lagi untuk tempat cemilan dan minumannya,setelah itu Lev mengeluarkan sofa kali ini,tempat duduk lamanya sudah dia tukar dengan sofa,jadi kemana-kemana dia selalu membawa sofa untuk dirinya.
Orang disekitar berkedut melihat Lev mengeluarkan sofa,mereka bertanya-tanya dalam pikirannya apa yang ada di otak manusia ini.
__ADS_1
Lev tidak peduli dengan tatapan orang-orang disekitarnya,dia hanya menikmati dirinya sendiri.