Mendapatkan System Didunia Berbeda

Mendapatkan System Didunia Berbeda
50


__ADS_3

Gedung A.I.


Lev sedang berada digedung A.I sendirian sekarang,dia akan membeli toko langsung dari A.I.


Lev juga sudah bertanya kepada temannya,dan mereka menjawab dengan sama untuk membeli toko digedung A.I.


"Lev sudah berapa kali kita bertemu bukan?"Tanya bross berkedut.


"Halo tuan bross,tujuan saya kali ini untuk membeli toko diarea luar,apakah bisa?"Tanya Lev.


"Tentu,apakah kamu ingin membeli toko kecil,sedang atau besar?"Tanya bross tersenyum.


"Berapa harga dari kecil hingga terbesar?"Tanya Lev lagi.


"Untuk toko kecil berharga 200.000Gs,Toko sedang 500.000Gs,Toko Besar 800.000Gs,kamu juga bisa membeli alat yang dibutuhkan ditoko disini"Bross menjelaskan sambil tersenyum.


"Apakah aku bisa mendapatkan monitor pembelian?"Tanya Lev,dia merasa monitor di toko cemilan sebelumnya tampak efesien.


"Tentu,selain itu kamu juga mendapatkan etalasenya secara gratis,untuk furniture lainnya kamu harus membayarnya secara terpisah"Jawab bross.


Lev membeli toko besar dengan monitor, sofa,meja,2 ruang kerja,beberapa kamar tidur untuk bawahannya beserta kasurnya,karena etalase gratis dia tidak membahasnya.


"Oh dan plakat nama sekalian,Tuliskan di Plakat °Toko Keberuntungan° dan taruh di depan pintu"Ucap Lev.


"Kalau ada yang kurang aku akan membelinya sendiri,aku rasa segitu saja sudah cukup untuk saat ini"Lanjutnya.


"Oke hanya itu saja bukan?,totalnya 1.000.000Gs"Bross mengangguk.


Lev memberikan koinnya kepada bross,seperti biasa setelah dia memberikan koinnya kepada bross,bross mulai menghitung dan dokumen tentang tokonya muncul dari udara tipis,dia sudah terbiasa dengan yang pertama jadi dia tidak kaget lagi seperti sebelumnya.


"Ada kordinatnya didalam dokumen tersebut,kamu bisa mencari tokomu didalam dokumen tersebut"Ucap bross memberitahu lokasi tokonya.


Karena tokonya tidak bisa memesan tempat dimana dia ingin muncul seperti mansionnya,dia hanya bisa menerima tokonya berada dilokasi acak.


"Terimakasih tuan bross"Ucap Lev berterimakasih.


"Tidak perlu untuk itu,ini juga merupakan tugasku"Bross melambaikan tangannya sambil tersenyum.

__ADS_1


Lev pamit kepada bross dan keluar dari gedung A.I dia juga langsung pergi kearea luar untuk mengecek tokonya tersebut,selain mengecek dia juga ingin melihat situasi disekitar tokonya,kalau tidak ada tempat berjudi disitu dia akan membuka tempat judi,kalau tidak ada restoran dia akan membuka restoran,kalau tidak ada penjual senjata,dia akan menjual senjata.


Dia ingin melihatnya dulu sebelum memutuskan ciri khas tokonya nanti,setelah berjalan beberapa menit mengikuti kordinat dari systemnya,dia menemukan toko 3 lantai dengan,plakat seperti pesanannya didepan pintu.


Lev juga melihat banyak orang disekitar tokonya melihat dengan penasaran.


"Lihat bukankah itu si anak keberuntungan?,apakah dia yang mempunyai toko ini,aku rasa aku harus melaporkannya kepada tuanku nanti".


"Dia ingin menjual apa dengan membuka toko?,apakah dia ingin membuka aula perjudian?".


Lev tidak peduli apa yang dikatakan mereka,Lev memasuki tokonya.


Lev melirik lantai 1 tokonya yang dipenuhi etalase dari kiri dan kanannya,Lev berjalan kebundaran di bagian dalam tokonya,Lev kemudian menemukan pandangannya menggelap sebelum mendapatkan cahaya lagi.


Di lantai 2 Lev melihat 10 kamar tidur disisi kiri dan kanannya,Lev mengangguk puas melihat kamar-kamar tersebut,walaupun hanya 10 kamar luas didalamnya bisa menampung 10 orang.


Setelah puas mengecek kamarnya,Lev menuju kelantai tiga menggunakan cara sama,dia melihat hanya ada 2 ruangan dilantai 3,Lev memasuki salah satunya dan melihat kursi kantor,dan meja kantor didalam,dia juga melihat 2 rak buku disisi kiri kanan ruangan tersebut.


Lev tidak mengecek ruangan satunya,dia yakin ruangan satunya akan sama seperti ini,Lev duduk dibangku kantornya,dia bersender dan bergumam,'ternyata seperti ini rasanya duduk seperti boss didunia sebelumnya'.


Lev tidak langsung kembali kemansionnya dan memutuskan untuk berjalan-jalan terlebih dahulu,dia juga menghubungi teman-temannya apakah mereka ingin berjalan bersama,tapi tampaknya mereka sedang sibuk dan beberapa dari mereka sedang berada didunia mereka sendiri sekarang.


Lev hanya berjalan sendiri dengan melihat-lihat kiri kekanan sambil mendengar orang-orang mempromosikan dagangannya.


Setelah 1jam puas berjalan-jalan,Lev tidak membeli apapun dan memutuskan untuk kembali kemansionnya,dia juga akan memberitahu lokasi tokonya kepada Warren.


Lev juga sudah memindai area tokonya,dan tidak menemukan orang yang berjualan Pill disana,jadi dia akan menjual Pill nanti ditokonya.


Mansionnya.


Lev memberitahu Warren lokasi tokonya,dia juga memberitahu Warren apa yang akan dijual ditokonya,walaupun tidak harus Pill,dia tidak mempunyai modal sekarang,dia berniat menjual Pill karena tidak ada yang menjual Pill disekitar dan lainnya adalah karena ditoko system banyak Pill murah,sedangkan senjata biarpun ada yang murah tapi hanya sedikit di toko systemnya,dia tau systemnya mementingkan kualitas bukan kuantitas.


Lev menghabiskan 200.000poin untuk membeli beraneka ragam Pill,dia membeli sekitar 10pill untuk 200.000 poin yang dia anggap mahal.


Lev memasukan Pill Pill tersebut kedalam botol kaca,setelah itu Lev melabelinya dengan harga,Lev juga memberitahu cara menggunakan monitor ditokonya kepada Warren.


"Jadi itu saja,kamu bisa kembali kesini,atau tinggal ditoko,disana ada kamar juga jadi kamu tidak perlu khawatir tidak bisa tidur disana"Ucap Lev.

__ADS_1


"Baik tuan"Warren mengangguk,dia juga sudah mengambil Pill dari Lev dia hanya tinggal menyusunnya nanti di etalase tokonya.


Warren pamit untuk pergi ketoko yang di anggukan oleh Lev.


Lev kemudian ingin mencoba menggunakan planet didalam tubuhnya untuk memasuki makhluk hidup,dia bertanya-tanya haruskah dia mencoba dengan safir atau Jessica?.


Tapi setelah memikirkannya dia akan menggunakan binatang kecil yang ada diluar untuk menjadi percobaannya.dia hanya takut akan terjadi kecelakaan.


"Jessica tolong ambilkan aku satu kelinci diluar"Lev menyuruh Jessica yang sedang duduk disamping safir,dia juga mengangguk Jessica sudah mengabaikan formalitas saat dia datang.


"Baik tuan"Jessica dengan cepat keluar dan dalam 1menit Jessica kembali bersama satu kelinci.


Lev mengambil kelinci tersebut dan memikirkan untuk memasukin kelinci tersebut keplanetnya.


Whosh!,


Kelinci tersebut menghilang,Lev melihat kelinci itu masuk dunia pribadinya,Lev melihat kelinci itu tampak bingung saat dirinya tiba tiba berada ditempat tidak dikenal.


Lev mengangguk puas melihat kelinci itu masih hidup didalam dunia pribadinya,dia juga tidak merasakan energinya tersedot saat memasukan kelinci tersebut kedalam,apa karena kelinci itu makhluk biasa?.


Lev kemudian melihat kearah Jessica,tapi dia menggelengkan kepalanya kemudian,dia tampaknya harus membeli budak atau hewan peliharaan untuk dijadikan percobaan.


Lev tidak mengeluarkan kelinci tersebut dari dunia pribadinya,dia membiarkan kelinci tersebut untuk hidup sendirian didunianya,dia ingin melihat apakah kelinci itu akan stress nantinya.


"Sayang aku akan pergi ketoko budak untuk membeli,apakah kamu ingin ikut?,apakah kamu ingin disini?"Tanya Lev.


Safir langsung tersentak saat mendengar kata toko budak,tapi dia dengan cepat kembali tenang saat memikirkannya,dia sudah melupakan masa lalunya dan hidup bahagia sekarang,untuk apa mengingat hidupnya dulu kalau dia bahagia sekarang?


"Aku lebih baik tidak ikut"Safir menggelengkan kepalanya,walaupun dia sudah melupakannya,dia tidak ingin kembali lagi kesana walaupun sekarang tujuannya berbeda.


"Oke tidak apa,aku akan pergi sendiri,ohh apakah ada yang kamu inginkan saat aku kembali?"Tanya Lev.


"Belikan lebih banyak binatang kecil saja,saya menyukai kelucuan mereka"Safir menganggukan kepalanya.


"Baiklah aku akan membelikannya nanti,mungkin aku akan membeli sampai memenuhi mansion"Lev terkekeh.


Safir hanya menggelengkan kepalanya tidak berdaya,sedangkan Jessica?,mata Jessica sudah dipenuhi bintang saat Lev bilang ingin memenuhi mansionnya dengan binatang binatang lucu tersebut.

__ADS_1


__ADS_2