
Lev dengan tenang melihat hasil pertarungan Tom,dia menyukai gaya Tom,karena setiap ahli harus seperti itu,mengambil kesempatan saat musuh tidak siap dan menggunakan teknik yang belum diketahui oleh musuh untuk menyerangnya.
Lev kembali kesofa karena masih ada waktu 30 menit sebelum pertandingan dimulai kembali.
Duduk ditempat duduknya Lev bertanya kepada Eli , "Eli apakah kamu ingin kuat juga seperti orang orang disana?".
Eli bingung dengan perkataan Lev,tapi dia menjawabnya dengan cepat dan sedih,"Tentu saja tuan,siapapun akan mau untuk menjadi kuat seperti mereka,tapi karena umurku sudah melewati batas untuk membangunkan energi asal,aku hanya bisa menjadi manusia seumur hidupku".
"Kalau aku bisa membangunkan energi asalmu,apakah kamu bisa tetap setia denganku?"Lev tersenyum bertanya lagi.
"Tentu tuan aku bahkan rela untuk melakukan kontrak,atau tuan bisa melakukan apapun kepadaku,kalau tuan bisa memberikanku kekuatan"Eli mengangguk menjawab,dia tidak terlalu berharap,dia yakin dia sudah tidak bisa membangunkan energi asalnya,jadi dia hanya menjawab seperti itu.
"Oh ngomong-ngomong maaf kalau aku bertanya,tapi kemana suamimu?,apakah dia meninggal?"Lev bertanya penasaran,dia tidak mempunyai pikiran ada yang mau meninggalkan wanita secantik Eli,apalagi saat Eli berbentuk milf didepannya sekarang,jadi dia hanya menebak kalau suaminya meninggal.
Dia juga tidak peduli dengan ucapan Eli yang akan melakukan apa saja.
Eli tidak menjawab tapi melihat kearah Enderson yang sedang duduk sambil mengunyah makanan.
"Ayahku memang sudah meninggal kakak,ibu memberitahuku seperti itu"Enderson menjawab pertanyaan Lev.
Tapi Lev tahu bukan itu yang sebenarnya saat melihat tatapan Eli sebelumnya,dia tahu Eli tidak ingin memberitahunya didepan Enderson.
Karena Eli tidak bisa menjawab,Lev mengubah topik dan bertanya lagi, "apakah kamu asli orang dari ibukota?".
"Tidak,dulunya aku tinggal dikota perbatasan benua disana,tapi setelah iblis menginvasi lagi terakhir kali,aku kabur dari sana dan pergi kekota kota lain sampai diriku menetap keibukota 5 bulan yang lalu"
Lev mengangguk,dia juga sudah menduganya kalau Eli memang bukan dari ibukota,kalau tidak Eli sudah lama ditangkap oleh bangsawan penuh nafsu itu,yah dia juga bangsawan,tapi dia tidak berpikir menggunakan kepala bawahnya oke?.
30 menit kemudian pertandingan dimulai lagi,sama seperti sebelumnya,dia tidak berniat menontonnya dan lebih memilih menggulir toko systemnya dari atas kebawah.
'hmm portal dimensi ini,apakah bisa membawaku kedunia lain seperti dunia milik Nerd dan Mikel system?'Lev melihat sebuah portal dimensi ditoko systemnya,jadi dia bertanya.
__ADS_1
[Tidak tentu,yang host liat itu hanya portal dimensi acak tingkat rendah,kalau dunia teman host berada di dunia tingkat menengah/tinggi tidak mungkin untuk menemukannya,apalagi itu acak saat host membuka portalnya]
[Host bisa membeli portal dimensi perjalanan satu arah,dari portal itu host bisa langsung pergi kedunia host inginkan asalkan host mempunyai kordinat dunia tersebut].
Lev melihat harga portal tersebut,tapi harganya hampir 20kali lipat dengan harga portal dimensi acak,portal dimensi acak berharga 100.000 20 kali lipatnya berarti 2jt poin,sangat banyak untuk dirinya yang mempunyai 40.000poin.
"Pertandingan selanjutnya Tom Watson Vs Tama Wave dari keluarga viscount Wave".
Lev melihat lawannya,tapi saat melihat lawan Tom bibirnya berkedut,karena tingkat kekuatan lawannya hanya berada di tingkat C.
Setelah Tom dan Tama bertukar etiket dan wasit menyuruh memulai,mereka melakukan perkelahian,tapi dari pada di anggap perkelahian,Tom seperti menggertak Tama.
Tom hanya berdiri diam ditempatnya dan membiarkan Tama menyerangnya,dia juga sesekali menendang dan meninju Tama hingga membuat wajah Tama sedikit bengkak.
Bibir Lev berkedut melihat Tom hanya mengincar wajah Tama,apakah Tom membenci wajah Tama hingga segitunya?,Lev bertanya-tanya.
"Seriuslah saat bertarung"Tama kesal karena melihat tom yang tidak serius,dia tahu kalau dirinya lebih lemah dari tom tapi dia tidak menginginkan belas kasihan atau di ejek oleh tom.
Tidak seperti sebelumnya saat dia berlari untuk menghampiri Maru,dia mengangkat tombaknya menunjuk ujung tombaknya kearah Tama.
Tom mundur dua langkah dan melemparkan tombak tersebut sambil berteriak, "Lemparan Penghancur".
Lev malu saat Tom berteriak seperti itu,tidak bisakah dia tidak meneriakan sesuatu yang memalukan?.
Whosh!!
Tombak meluncur kearah Tama dalam garis lurus dengan cepat,Tama yang tidak mempunyai teknik gerakan tau dirinya tidak bisa menghindari tombak tersebut.
Tama membuat kuda kuda untuk menahan tombak itu menggunakan belatinya,saat dia bersiap menahannya.
Tom menyeringai melihat Tama ingin menahannya secara langsung,dia tidak tahu apakah Tama mempunyai teknik gerakan untuk menghindarinya,tapi karena dia melihat Tama tidak berniat menghindarinya dia senang.
__ADS_1
"Meledak"
Di ujung tombak itu ada setitik energi milik Tom yang dipersiapkannya untuk menggunakan teknik ledakannya,saat sudah mencapai 1m dari Tama dia langsung menggunakan tekniknya.
Boom!!
Ledakan terjadi,tapi ledakan tersebut tidak menimbulkan api dan asap dan hanya menyebabkan efek gaya tolak yang membuatnya terpental sejauh beberapa meter,walaupun hanya menimbulkan efek gaya tolak,tapi dari efek tersebut membuat seluruh tubuhnya berguncang.
Tama tidak menyangka melihat Tom menggunakan trik seperti sebelumnya,dia sudah menonton pertarungan Tom sebelumnya di bangku istirahat,jadi dia sudah mengetahui tom mempunyai teknik tersebut.
Tapi dia tidak menyangka kalau Tom bisa menggunakannya dengan cara melempar tombaknya.
Untungnya Tama hanya terpental beberapa meter dan belum keluar dari arena,tapi sebelum dia menstabilkan tubuhnya yang terguncang.
Tom sudah didepan Tama dan menyeringai mengangkat tinjunya kearah wajah Tama,"Selamat tinggal".
"Tidak jangan wajahku lagi sial.."Tama yang belum menyelesaikan ucapannya merasakan pandangannya kabur,dia juga merasa seperti dirinya sedang terbang melebihi angin..
Bam!!.
Tama menabrak tembok dan terkapar disana, seluruh tubuhnya berkedut tidak terkendali.orang juga bisa melihat Gigi Tama yang rontok dan wajahnya yang memar seperti kepala babi.
Wasit menghampiri Tama dan melihat kondisinya,melihat kondisi Tama yang seperti kepala babi,wasit itu menatap Tom dengan pandangan aneh,apakah dia mempunyai dendam?.
"TOM WATSON MEMENANGKAN PERTANDINGAN INI"Tapi wasit tidak peduli dengan kondisi Tama,dan hanya memanggil dokter yang bertugas untuk merawat Tama.
Tom mengangkat tangannya dengan bangga atas kemenangannya,Peserta dari tempat istirahat berkedut melihat Tom.
Apa yang kamu banggakan saat dirimu tingkat B sedangkan lawanmu tingkat C,jelas kamu menang oke,?,jadi jangan tidak tahu malu seperti itu.
Lev juga merasa aneh melihat Tom,dia merasa aneh karena Tom hanya mengincar wajah Tama bukan yang lainnya,apakah sepupunya benar-benar mempunyai dendam kepada orang itu?.
__ADS_1
Lev kembali kesofanya setelah pertarungan Tom selesai,masih ada waktu 20 menit sebelum pertandingan 8 besar dimulai.