
"Lev,kapan kamu akan mengunjungi duniaku?,kamu bilang sebelumnya kamu ingin pergi keduniaku bukan?"Tanya Meru disebelah Lev sambil melompat berjalan.
Lev kebetulan bertemu Meru saat sedang berjalan-jalan sendirian dan mengajaknya berjalan-jalan bersama,lebih baik jalan berdua daripada sendirian bukan?,lagian dengan adanya Meru dia bisa mengobrol dengannya.
"Nanti,apa yang menarik dengan duniamu?,"Tanya Lev,sebelum pergi kesana dia harus mencari informasi bukan.
"Diduniaku juga banyak ras berbeda,tapi tidak selengkap disini,juga diduniaku setiap ras terus berperang untuk hagemoni"Jawab Meru menjelaskan.
"Apakah ada dewa/Dewi diduniamu?"Tanya Lev lagi
"Sebelum aku kesini mereka memang dewa/Dewi,tapi setelah aku kesini aku tahu mereka hanya mempunyai kekuatan tinggi dan otoritas didunia itu saja"Meru mengangguk.
Maksudnya otoritas didunia itu adalah mereka yang sudah mendapatkan persetujuan kehendak dunia untuk melakukan apapun didunia tersebut asalkan tidak menghancurkan dunia,misalnya didunia Lev,kehendak dunia langsung membagikan layar status kepada penduduk dunianya,sedangkan didunia Meru mungkin yang disebut dewa dan Dewi bisa mengatur siapa saja yang ingin dibagikan layar status tersebut kepada orang terpilihnya.
"Apa tingkat kekuatan dewa/Dewi diduniamu?"Tanya Lev.
"Kamu tidak berniat menghancurkan duniaku saat berkunjung bukan?"Tanya Meru menyipit.
"Tentu saja tidak,tapi aku akan membawa bawahan dengan kekuatan yang setara dengan dewa/Dewi tersebut bila orang itu ingin menggangguku,tidak mungkin aku hanya diam saja kalau mereka menggangguku bukan?"Lev menggelengkan kepalanya tidak berdaya.
Lev memang tidak berniat menghancurkan dunia Meru,tapi dia berniat untuk membuat Meru pusing saat dirinya sampai kesana,anggap saja sebagai balas dendam karena memberikan julukan aneh kepadanya,lagian sebelum kesana dirinya dan meru pasti akan membuat perjanjian menggunakan systemnya untuk tidak saling menyerang satu sama lain dan tidak menghancurkan dunia tersebut,jadi dia tidak bisa memukuli Meru secara langsung.
"Begitu,kalau begitu tidak apa,tingkat soul dewa dan Dewi tersebut berada di tingkat Soul"Angguk Meru dan juga memberitahu tingkat kekuatannya.
"Oke aku akan mempersiapkannya nanti,aku juga akan mengabarimu kalau aku ingin pergi kesana"Lev mengangguk.
__ADS_1
Lev akan membeli bawahan baru nanti palingan dari paviliun bulan atau dari toko systemnya nanti,tapi dia lebih memilih untuk membeli di paviliun bulan karena dia mempunyai banyak Gs sekarang,dia tidak ingin menyia-nyiakan poinnya hanya untuk membeli bawahan baru.
"Tentu,aku akan menunggumu datang,aku juga akan memperlihatkanmu kerajaan yang aku bangun disana"Meru mengangguk.
"Oh jadi kamu seorang raja disana,apakah kamu menikmati hidup sebagai raja?"Tanya Lev menggoda.
"Tidak,aku terpaksa membangun kerajaan karena hal khusus"Meru menggelengkan kepalanya menyangkal godaan Lev, mana bisa aku menikmati hidup kalau aku tertekan disana oke?.
Lev tidak mengatakan apa-apa lagi tentang itu,Lev juga tidak bertanya atau berusaha mendeteksi tingkat kekuatan Meru karena itu merupakan hal tabu,kecuali Meru memperlihatkannya atau memberitahunya tingkat kekuatannya.
Lev juga tidak bertanya kenapa Meru tidak membeli bawahan tingkat soul disini untuk menguasai dunianya,dia yakin jawabannya pasti karena Meru miskin sekarang.
Lev sendiri,walaupun dia bisa menguasai dunianya,dia tidak berniat untuk menguasainya dengan cara langsung,dia sudah mempunyai rencana untuk menguasai dunianya dan menyatukan dunianya dengan dunia pribadinya.
"Menjual Cerberus yang sudah bermutasi 3x".
Lev tertarik dengan sebuah cerberus,apalagi sangat jarang orang menjual sebuah cerberus karena kelangkaannya.
Lev menghampiri penjual itu.bertanya, "Bolehkah aku melihat cerberusnya terlebih dahulu?.
"Tentu anda bisa melihatnya tuan keberuntungan"Ras singa itu mengangguk saat mengenali Lev.
Orang itu mengeluarkan kandang dari cincin kehidupannya.
Lev melihat cerberus itu dengan kepala tengah sebuah domba,kepala kiri sebuah singa,dan buntutnya sebuah kalajengking,cerberus itu tampak keren menurut Lev karena tampak sangar.
__ADS_1
Cerberus sendiri tidak harus mempunyai bentuk kepala seperti itu,terkadang ada juga dengan buntut ular,kepala serigala,kepala elang dll.
Cerberus sendiri merupakan hewan yang susah dikontrak,apabila dia mengontraknya menggunakan cara dari dunianya,bahkan bayi cerberus bisa melepaskan ikatan kontraknya tanpa menimbulkan efek samping,tapi berbeda dengan kontrak disini yang bisa langsung membuat cerberus patuh sampai mati.
"Berapa harganya?,"Tanya Lev.tentu saja Lev akan membeli cerberus tersebut.
"200.000Gs tuan,untuk kekuatannya sendiri cerberus ini berada di tingkat mitos,tapi karena kelangkaannya harga cerberus sangat mahal"Ucap singa itu menjelaskannya.
"Aku tahu,200.000Gs kan?,aku akan membelinya"Lev memberikan 200.000Gs kepada singa itu,setelah itu Lev meneteskan kartu hitam dengan darahnya untuk melakukan kontrak dengan cerberus.
Setelah melakukan kontrak dengan cerberus,Lev melepaskan cerberus itu dari kandangnya,dia juga menyuruh cerberus itu mengecilkan tubuhnya seukuran seekor anjing.
Lev mengelus cerberus tersebut dan berpikir untuk memberikan nama kepadanya,dia memikirkan nama yang sangar tapi keren untuk cerberus tersebut.
Tapi setelah memikirkannya selama beberapa menit dia tidak bisa menemukan nama untuk cerberus ini,Lev menyerah dan memberikan nama acak.
"Kamu akan dipanggil Blackie oke?"Ucap Lev tersenyum.
Blackie merasa tersinggung dengan nama barunya tapi dia tidak mengerti mengapa dia merasa tersinggung dengan sebuah nama.
Kalau Blackie tau dia menamainya Blackie karena ingat nama anjing tetangga didunia lamanya mungkin Blackie akan menangis.
Blackie menganggukan kepalanya kepada Lev kalau dia mengerti,dia juga tidak bisa menolaknya bukan?,.
"Bagus,sekarang Blackie ikuti aku berjalan-jalan"Lev tersenyum mengangguk,Lev juga merasa dia kekurangan tali dan ikat leher untuk membawa Blackie.
__ADS_1
Blackie mengangguk dan mengikuti Lev dibelakangnya.
Pandangan aneh terjadi dikota karena ada seorang manusia berjalan dengan slime dan cerberus dibelakangnya berjalan-jalan dikota dengan riang.