
Di penginapan.
Lev yang sedang tidur diganggu oleh biru kecil dengan mematuk matuk wajahnya.Lev bertanya kepada biru kecil setelah membuka matanya, "ada apa?,apakah orang itu sudah di tangkap?
Caw!
Biru kecil mengangguk anggukan kepalanya.
"Oke kerja bagus,ini untukmu sikecil"Lev melemparkan daging kearah biru kecil atas kerja kerasnya.
Caw!
Biru kecil bersemangat dan langsung melahap daging itu sekali tegukan.Lev langsung terbang dari jendelanya mengabaikan biru kecil yang masih meminta lebih.
Lev dengan cepat terbang kerumah Ian sebelumnya didistrik int.Lev langsung menyebarkan energi spritualnya untuk mencari kemana pembunuh itu pergi.
"Menemukanmu"Lev menyeringai sambil terbang kearah dia menemukan pembunuh itu.
Setelah sampai diatas pembunuh.Lev menemukan pembunuh melewati jalur rahasia didistrik inti untuk keluar dari kota.
Lev tidak berniat membantu Ian sekarang.Lev akan mengamati terlebih dahulu sebelum membantu Ian,dia juga berencana membuat Ian putus asa terlebih dahulu sebelum menolongnya.
".."
"Aneh,kenapa aku merasa seperti diawasi?"Pembunuh satu melihat sekelilingnya tapi tidak menemukan apa-apa,dia juga melihat keatas apakah ada orang yang mengawasinya sambil terbang?,tapi dia juga tidak menemukan apa-apa saat melihat keatas.
Pembunuh dua juga melihat sekelilingnya saat mendengar ucapan pembunuh satu,tapi sama seperti pembunuh satu dia juga tidak bisa menemukan ada seseorang yang mengawasi mereka.
Pembunuh dua hanya mendengus.Berkata,"Tidak ada apa-apa disekitar sini,bahkan nyamuk tidak ada jadi jangan terlalu paranoid".
Pembunuh satu merasa malu saat mendengar ucapan pembunuh dua,tapi dia tidak mengatakan apa-apa dan hanya meningkatkan kewaspadaannya,pembunuh satu juga terus melirik sekitarnya beberapa kali setiap beberapa detik.
Pembunuh dua hanya menggelengkan kepalanya melihat pembunuh satu yang paranoid seperti itu,dia hanya bisa menghina temannya dalam hatinya karena temannya terlalu paranoid.
__ADS_1
Setelah mereka sampai diluar kota.pembunuh satu masih merasakan ada sesuatu yang mengawasinya,dia percaya pada firasatnya,tapi dia tidak bisa menemukan apapun disekitarnya yang membuat dirinya frustasi.
..
"Salah satu pembunuh tampak menarik,dia mempunyai firasat yang bagus untuk seorang pembunuh"Gumam Lev terkekeh pelan terbang diatas mereka dan menggunakan energinya untuk menutupi tubuhnya agar dirinya tidak ketahuan oleh pembunuh dibawah.
"Sayangnya kamu anjing orang lain,kalau kamu tidak mempunyai tuan aku akan memikirkan untuk membuatmu bergabung dengan keluargaku"Lev menggelengkan kepalanya merasa kasihan kepada kedua pembunuh dibawahnya,Lev berniat membunuh mereka setelah mereka selesai membuang Ian.
".."
Lev tidak tahu sudah berapa lama dia mengikuti kedua pembunuh tersebut,pembunuh tersebut tampaknya akan membuang Ian ditempat yang sangat jauh dari ibukota.
Tapi dia hanya dengan tenang dan mengikuti mereka,kalau dia tidak ingin membuat Ian putus asa terlebih dahulu dia sudah menyelamatkan Ian dari awal saat dia bertemu dengan pembunuh itu.
Lev tidak ingin membuat Ian menjadi budaknya,dia hanya ingin membuat Ian patuh kepadanya dengan cara menolongnya,dia akan membuat Ian berterimakasih kepadanya saat dirinya menolong Ian dalam situasi putus asa.
Yah memang lebih beresiko karena Ian bisa mengkhianatinya di kemudian hari,tapi dia tidak tahu apakah kehendak dunia akan muncul saat tahu Ian adalah seorang budak saat Ian terkenal nanti.
Lev tahu dari systemnya untuk membuat dirinya menjadi penguasa dunia ini adalah dengan menemukan kehendak dunia,kehendak dunia akan muncul saat ada seseorang yang bisa membuat seluruh makhluk yang ada didunia ini takut pada orang itu atau patuh kepada orang itu.
Saat Ian sudah mencapai kondisi tersebut dan membuat kehendak dunia muncul didepan Ian,disitulah dia akan beraksi dan melahap kehendak dunia untuk menjadikan dunia ini menjadi dunia pribadinya juga.
".."
Setelah 20 menit pembunuh itu memasuki hutan,Lev mengetahui hutan itu adalah salah satu hutan terlarang yang ada dibenua ini,orang-orang dari benua ini sering berburu dan mencari harta Karun didalam hutan terlarang,tapi selain sumberdayanya yang berlimpah,Hutan terlarang sangat menakutkan karena setiap harinya akan memakan korban banyak manusia yang menjelajah kesini.
Banyak sarang binatang buas dihutan ini,selain itu ini hanya area luarnya saja,bahkan orang-orang dari benua ini tidak tahu apa yang ada dibagian dalam hutan ini,karena kalau ada manusia yang memasuki bagian dalam,manusia tersebut tidak pernah kembali sampai sekarang.
Orang-orang berspekulasi kalau ada makhluk mitos yang tinggal di bagian dalam hutan ini,tapi tidak ada yang pernah bisa mengkonfirmasi kebenarannya.
"Ohh,tampaknya mereka ingin membuang bocah itu kedalam sarang binatang buas"Gumam Lev menggelengkan kepalanya.
"Ngomong-ngomong,kenapa biru kecil belum juga datang,apakah dia tersesat?"Lev bingung melihat kearah kota yang jauh.
__ADS_1
Lev tidak khawatir biru kecil menghilang atau diculik,lagian kekuatan biru kecil sendiri sudah mencapai tingkat mitos,dimana ras manusia didunia ini bisa menangkapnya?,tidak ada.
Lev hanya mengangkat bahu dan akan mencarinya nanti setelah urusannya disini selesai.
Groaah!!!
Saat dirinya masuk lebih dalam kehutan, Lev mendengar banyak suara bintang buas dari berbagai jenis binatang.
Lev hanya mengeryit karena suara binatang binatang itu sangat berisik dan mengganggunya,tidak bisakah mereka tidur dan tidak berisik seperti itu?,ini sudah malam hei.
Setelah beberapa tikungan.Lev melihat pembunuh itu melihat sebuah goa didepan.didepan goa itu sendiri ada banyak binatang buas seperti tikus.tapi tikus itu lebih kecil daripada yang pernah dilihatnya,mungkin itu seperti hamster atau hamster itu sendiri.
"Lepaskan penutupnya,kita akan menaruh tubuhnya disini dan membuat suara untuk para tikus menghampiri tubuh pemuda ini sendiri,kita tidak bisa meninggalkan satu buktipun,dengan melemparnya mungkin tubuhnya akan ada efek memar saat benturan nantinya.."Pembunuh dua berbicara kepada pembunuh satu mengingatkan.
Pembunuh satu mengangguk dan melepaskan karung dari pemuda itu,"Oh tidak dia sudah bangun".Pembunuh satu tidak menyangka saat dia membuka karungnya dia melihat pemuda itu menatapnya langsung kematanya tanpa ada kepanikan sedikitpun dalam tatapannya.
"Kejutan"Ian terkekeh saat melihat pembunuh satu terkejut melihatnya sudah bangun.Pembunuh dua juga kaget saat melihat Ian sudah bangun,apalagi dia tidak melihat sedikitpun kepanikan dalam tatapannya.
Mereka langsung melompat mundur dari Ian,mereka tidak berniat menyerangnya,walaupun dia bangun,jadi apa?,Ian masih orang biasa Dimata mereka,kalau mereka boleh mengambil tindakan secara langsung,mereka pasti akan langsung membunuhnya saat melihat Ian bangun atau mungkin dirumahnya dan tidak perlu repot-repot melalui masalah selama ini.
Tapi mereka kaget saat mendengar Ian berteriak kelangit.
"Lev tolong bantu aku,aku pasti akan menuruti keinginanmu nantinya,aku juga rela menjadi budakmu kalau kamu menginginkannya"Ian tiba-tiba mendongak keatas sambil berteriak dengan kencang.
Lev tercengang dengan Ian memanggil namanya secara langsung."apa apaan?"
Cit CIT CIT!.
Tikus tikus yang tadinya tertidur didepan goa langsung terbangun saat mendengar teriakan Ian,mereka juga sepertinya mencium bau manusia lezat yang membuat mereka langsung ngiler.
Lev tidak langsung membantunya,dia sudah tidak mengerti lagi dengan apa yang terjadi disini,bagaimana Ian bisa mengenalnya?,bagaimana Ian tahu kalau dia ada disini?,banyak pertanyaan didalam pikiran Lev.
'system ada apa ini?'
__ADS_1
[Host harus mencari tahunya sendiri].
Mendengar jawaban systemnya Lev berkedut tidak berdaya,tidak bisakah kamu memberikan aku pencerahan walau hanya sedikit?.