Mendapatkan System Didunia Berbeda

Mendapatkan System Didunia Berbeda
77


__ADS_3

Lev berjalan dari distrik BA ke distrik GF yang jaraknya memakan waktu setengah jam untuk sampai kesana.


Lev berjalan sambil mengeluarkan cemilan dari cincin penyimpanannya dan memakannya sambil berjalan.


Sambil berjalan Lev juga akan sesekali melihat atau mendengar apa yang orang-orang dia lalui jual,kalau ada yang menarik tentu dia akan membelinya.


"Lev,mau kemana kamu?"


Isabella menghampiri Lev sambil berlari saat dia berteriak kepadanya.


Lev menoleh dan melihat bola memantul-mantul yang membuat darah ditubuhnya tampak memanas.


Lev mengalihkan pandangannya.sambil mengalihkan pandangannya Lev menjawab pertanyaan Isabella,"Toko budak,ada apa?".


"Haaah,Haah,kenapa kamu mengelihkan pandanganmu?,apakah kamu jatuh cinta kepadaku?"Isabella terkekeh saat melihat Lev mengalihkan pandangannya dari tubuhnya.


Lev merasa tidak berdaya setiap berhadapan dengan Isabella,dia merasa Isabella setiap bertemu dengannya berusaha untuk menggodanya,dan setiap kali Lev akan merasa malu,Isabella akan selalu membalikan kata-kata Lev saat dia selesai makan di restoran dulu°Apakah kamu jatuh cinta padaku?°.


Eh sekarang bukankah sama?,sebelumnya Isabella juga mengikutinya ketoko budak saat dia ingin pergi ketoko budak.


Lev memandang Isabella dengan tatapan aneh.'Kebetulan macam apa ini?'kutuk Lev dalam pikirannya.


"Kenapa kamu memandangku seperti itu,apakah kamu benar-benar jatuh cinta kepadaku?"Isabella menyipit kearah Lev saat melihat Lev memandangnya seperti itu..


"Berhenti memikirkan dirimu sendiri Isabella"Lev mengangkat bahunya kesal dan tidak peduli lagi dengan Isabella saat Isabella menanyakan itu sebanyak 2kali.


"Kamu ingin pergi kemana?,boleh aku ikut?"Tanya Isabella mengalihkan topik saat melihat Lev tampak sedikit kesal.


"Aku ingin pergi ketoko budak"Jawab Lev tenang.


"Dan kamu tidak boleh ikut,aku ingin berjalan-jalan sendiri saat ini"Lanjut Lev sambil menggelengkan kepalanya.


Isabella tidak peduli dengan penolakan Lev,dia hanya berjalan kearah Lev dan merangkul tangannya.Isabella terkikik berkata,"Oh ayolah tuan pemilik,jangan marah seperti itu hanya karena candaan"

__ADS_1


Lev hanya melepaskan tangannya dengan tenang sambil menghela nafas tidak berdaya.Lev melambaikan tangannya berkata,"Baiklah kamu bisa ikut,tapi jangan melakukan seperti tadi lagi,aku sudah mempunyai istri kamu tahu?"


"Aku tahu,aku juga berteman istrimu,apa kamu tidak tahu?"Isabella balik bertanya sambil tersenyum misterius kearah Lev.


Lev tercengang mendengar jawaban Isabella,dia tidak menyangka kalau safir akan berteman dengan succubus ini.


Haaah!


Menghela nafas Lev hanya berjalan mengabaikan Isabella,dia hanya terlalu malas untuk memikirkan terlalu banyak hal untuk saat ini.


"Tunggu aku,jangan meninggalkanku"Isabella berteriak membuat orang-orang disekitarnya memandangnya dengan aneh,Lev hampir terjatuh mendengar teriakan Isabella,dia seperti suami yang meninggalkan istrinya ditengah jalan,dia juga melihat tatapan aneh dari orang-orang disekitarnya yang membuatnya malu.


Lev hanya memperlambat jalannya agar Isabella tidak membuat ulah lagi,dia sudah terbiasa dengan kejenakaan Isabella selama beberapa waktu ini,tapi dia masih merasa malu walaupun dia sudah terbiasa.


Lev berjalan bersebelahan dengan Isabella dengan situasi canggung disekitarnya,Lev hanya diam dan tidak bicara kepada Isabella dan mengabaikan ocehan Isabella kepada dirinya dari tadi.


Setelah 20menitan berjalan,Lev sampai di paviliun bulan tempat dia biasa membeli budak,dia juga menyapa para penjaga dan menanyakan situasi disini.


"Situasinya sangat ramai sekarang tuan,tuan mungkin harus langsung berbicara kepada manajer jika ingin membeli, kalau tuan tidak ingin mengantre itu juga"Ucap penjaga singa menjelaskan.


Lev tidak berniat untuk bertemu dengan Jackson secara langsung,dia hanya ikut mengantre bersama pengguna-pengguna ini,dia juga yakin jackson sekarang sedang mengurus tamu spesial.


Lev masuk dan melihat rak-rak itu,tapi saat melihat isinya dia berkedut didalam.


"Apa apaan,kenapa cepat sekali habis?"Gumam Lev tidak percaya.


Lev melihat rak didepannya tidak ada satu kartupun yang biasanya sangat banyak.


Lev berjalan kerak lainnya dan melihat rak itu juga kosong seperti rak pertama.


Ada 20 rak disini,Lev berjalan satu persatu dan menemukan 10 rak kosong,tapi sebelum dia bisa melanjutkan berjalannya,dia dihentikan oleh seseorang.


"Tuan tunggu,tidak perlu melihat lagi,semua rak disini sudah kosong di borong oleh pengguna-pengguna yang pertama datang kesini".

__ADS_1


Lev berkedut.Lev berbalik dan melihat orang yang memanggilnya,dia melihat seorang pemuda dari ras naga dengan tanda budak dilehernya.


Lev mengryitkan alisnya dan berkata,"Apakah tidak ada sisa sama sekali?".


"Masih ada,tapi hanya tersisa budak-budak spesial yang sangat mahal,kalau tuan ingin membelinya tuan harus langsung bertemu dengan manajer"Pemuda itu mengangguk.


"Termasuk kamu?,apakah kamu spesial?"Tanya Lev tersenyum penuh arti.


"Saya tidak tahu apakah saya spesial atau bukan,yang menentukan saya spesial adalah manajer dan pengguna yang memiliki tempat ini,dan orang-orang yang ingin membeli saya"Pemuda itu menggelengkan kepalanya dan menjawab dengan jujur pertanyaan Lev.


"Ohh"Lev mengangguk kemudian dia bertanya,"Apakah Jackson sedang sibuk sekarang?,apakah aku harus mengantre untuk bertemu dengannya?".


Pemuda itu tidak kaget kalau Lev mengenal manajernya,banyak pengguna yang mengenal manajer dan pengguna pemilik tempat ini lagian juga.


"Hanya ada satu orang yang sedang bertemu dengan manajer"Pemuda itu mengangguk,kemudian dia sepertinya mengingat sesuatu dan melanjutkan,"Ohh,boss pemilik tempat ini juga sedang berada disini sekarang".


"Oke,beritahukan saja saat orang yang bertemu sudah pergi,dan bilang kepada manajermu kalau Lev ingin menemuinya"Lev mengangguk.


Lev kemudian berjalan bersama Isabella ketempat resepsionis berada dan menunggu disana.


Pemuda naga itu?,dia hanya pergi melaporkan apa yang diucapkan Lev tadi saat orang yang bertemu manajernya sudah pergi..


Isabella melirik kearah Lev dan bertanya saat sudah mendapatkan tempat duduknya.


"Apa kamu ingin melakukan misi seperti pengguna-pengguna veteran disini?".


Lev mengangguk tidak berbalik.sambil berkata,"Aku juga perlu mendapatkan poin misi,ada hadiah yang membuatku tertarik dari pertukaran"


"Ohh"Isabella mengangguk tampak berpikir.Lev sepertinya tau apa yang dipikirannya"Kenapa kamu tidak membeli juga?".


"Aku tidak kaya sepertimu bung"Isabella menggelengkan kepalanya sambil mendengus mendengar ucapan Lev.Kemudian Isabella melanjutkan dengan tatapan memohon imut"Bisakah aku meminjam uang darimu?,"


"Tidak,aku tidak"Lev menggelengkan kepalanya langsung menolak,bukannya dia pelit,tapi dia masih membutuhkan uang itu untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


"Pelit"Isabella cemberut sambil mencibir.


Lev berpura-pura tidak mendengar ucapan Isabella,dan hanya dengan tenang mengabaikan Isabella sambil menunggu Jackson selesai dengan tamunya.


__ADS_2