
"Lev kamu sedang mencari apa,aku melihatmu melihat sekeliling dengan kecewa terus"Tanya Meru melihat Lev seperti itu.
Li Yan tidak peduli dengan obrolan mereka dan hanya mendengar dari samping.
"Aku mencari barang murah,aku ingin melakukan sesuatu kepada barang tersebut,paling tidak harganya 1000Gs"Ucap Lev jujur.
"Sampai kamu menemukan ujungnya kamu tidak akan menemukan hal tersebut,karena barang paling murah ditempat ini berharga 10.000gs,kecuali makan tentu saja"Ucap Li Yan memandang Lev aneh.
"Pantas"Lev mengangguk,dia dari tadi sudah bertanya kepedang sekeliling dan memang harga paling murah 10.000Gs.
"Kenapa kamu tidak melakukan judi batu saja?, walaupun harganya bervariasi kalau kamu mendapatkan harta darinya kamu juga akan untung,kamu juga sebelumnya mendapatkan harta bagus bukan?"Saran Li Yan.
Lev mengryitkan alisnya dan berpikir,sekarang dia tidak membawa safir,dia takut rugi saat melakukan judi batu tanpa safir disampingnya.
"Baiklah ayo kita melakukan judi batu lagi,siapa tau ada orang yang ingin bertaruh menggunakanku seperti sebelumnya"Lev terkekeh,kalau dia tidak mendapatkan apa-apa tidak apa,dia juga sudah mendapatkan banyak uang sebelumnya.
"Bagus,aku ingin melihat sebarapa bagus julukanmu saat kamu melakukan judi"Li Yan tersenyum mengangguk.
Lev langsung melihat kearah Meru saat mendengar ucapan Li Yan dengan tatapan berbahaya.
Meru tidak menyadari tatapan Lev dan hanya melompat-lompat sebagai tanda kalau dia juga setuju.
Setelah sampai ditempat judi batu orang-orang yang melihatnya langsung berbisik diantara mereka sendiri.
"Lihat dia datang lagi,apakah dia akan memotong batu lagi?".
"Tampaknya seperti itu,mungkin dia akan mencoba keberuntungannya lagi kali ini".
"Eh bukankah itu slime yang memberikan julukan kepada manusia itu?,kenapa dia bersama manusia itu sekarang?"
"Dan kamu lihat manusia lainnya disebelahnya,bukankah itu si penghisap?,kombo aneh macam apa ini?".
"Entahlah,mari kita lihat dia,aku ingin melihat apakah dia mendapatkan harta lagi kali ini,kalau dia mendapatkan harta lainnya lagi kali ini,aku akan memanggilnya dengan sebutan kakak".
",Cih,hanya kakak?,aku akan memanggilnya kakekku".
"Ajak aku juga,kalau dia memang mendapatkan harta lagi,aku akan memanggilnya ayah".
Lev memelototi orang yang ingin memanggilnya ayah dan kakek,tidak bisakah mereka berbicara dengan suara kecil?,kenapa mereka harus berteriak untuk hal yang memalukan?.
Orang yang dipelototi oleh Lev langsung mengecilkan kepalanya saat melihat Lev memelototinya.
__ADS_1
Lev berjalan ketempat batu tersebut dijual,dia mengambil 2 batu secara acak dan membayar kepada penjaga yang menjaganya sebesar 80.000Gs.
Lev langsung pergi ketempat pemotongan setelah selesai memilih batu,dia juga sudah melihat banyak orang untuk menontonnya memotong batu tersebut.
Tapi tidak seperti sebelumnya yang membuat dirinya tampak kecewa,ornag-orang ini tidak melakukan taruhan untuknya,padahal dia berharap kalau mereka melakukan taruhan untuknya supaya dia bisa mendapatkan banyak uang lagi,mungkin dia bisa langsung membeli pulau terbang nanti.
Saat batu terpotong cahaya yang menandakan ada harta didalamnya muncul dari batu tersebut.
Orang orang mengutuk keberuntungan Lev karena bisa terus mengeluarkan harta dari batu pilihan acaknya.
Lev juga tercengang dengan keberuntungannya saat melihat cahaya tersebut.
Apakah dia mendapatkan keberuntungan safir?,yah dia tidak peduli,setidaknya itu bagus untuk dirinya,dan juga tampaknya safir masih mempunyai keburuntungannya sendiri.
Setelah cahaya menghilang,sebuah Harta ajaib berbentuk panah muncul dari cahaya tersebut,Lev tidak tahu apa kegunaannya,dia hanya mengambilnya untuk sekarang,dia akan memikirkan untuk memberikan kepada safir atau menjualnya nanti.
Lev menyuruh petugas itu melanjutkan pemotongan batu keduanya,tapi tampaknya keberuntungan sudah tidak berada dipihaknya lagi,karena batu tersebut tidak menghasilkan apa-apa dan hanya batu kosong.
Orang-orang menghela nafas lega setelah melihat batu kedua kosong,kalau Lev mendapatkan harta lagi dari batu kedua,mereka akan mengutuk keberuntungan Lev yang sangat tinggi,mereka juga mungkin akan merubah julukannya menjadi °Anak kandung Dewi keberuntungan°.
Lev berkedut melihat orang-orang sekitarnya bahagia karena tidak mendapatkan apapun darinya,tapi dia tidak peduli,dia juga bersyukur karena tidak mendapatkan apapun dari batu kedua,setidaknya dia tau kalau keberuntungannya terbatas dan jangan memaksakan keberuntungan.
[1.000.000 poin host]
'banyak?'
[Tentu saja banyak, itu merupakan harta ajaib,kalau host menjual harta artefak mungkin 10kali lipat lebih dari itu]
'Jual kalau begitu'Ucap Lev.
[Host mendapatkan 1.000.000 karena menjual harta ajaib]
Lev mengangguk puas mendengar notifikasi dari systemnya,dengan poin sebanyak itu dia bisa membeli hal lain,dia juga tahu harta ajaib ditoko systemnya berharga 5.000.000,dia mengira menjual harta ajaib akan hanya memberikan 500.000 sebelumnya.
Lev tidak merasakan rugi,juga harta ajaib disystemnya tampak lebih op daripada yang dia dapatkan dari batu-batu tersebut,dia merasa harganya wajar.
Lev menggelengkan kepalanya karena masih miskin sekarang,dia tidak menginginkan harta ajaib,tapi dia menginginkan harta artefak,jadi dia tidak peduli dengan harta ajaib belaka.
..
"Ayo kembali"Ucap Lev,karena dia sudah mendapatkan poin,dia berniat untuk pulang kedunianya sekarang,dia takut banyak orang mencarinya dan Warren membuat keributan.
__ADS_1
Tapi saat Lev ingin pergi bersama kelompok.
"Tunggu".
Lev hampir terjatuh dari jalannya,dia bertanya-tanya sudah berapa kali dia mendengar kata-kata itu hari ini,dia ingin menangis tapi tidak ada air mata di wajahnya.
Lev dan kelompok berbalik dan melihat seorang Wanita succubus dari ras iblis dan juga pengguna seperti dirinya dan kelompoknya,dia bertanya-tanya apa yang diinginkan succubus ini,apakah dia ingin menghangatkan tempat tidurnya?,Bercanda.
"Ada yang bisa saya bantu nona?"Tanya Lev,Li Yan disebelahnya berbinar setelah melihat wanita succubus ini,tapi dia tidak peduli dengan hal tersebut,mungkin Li Yan mempunyai fetish aneh tentang succubus.
"UMM bolehkah aku meminta tolong,aku pengguna baru,aku ingin berjudi untuk mendapatkan uang karena aku pengguna baru,bisakah kamu memilihkan batu itu untukku?,aku akan membayarmu setengah dari harta yang didapatkan".
Lev mengerti kenapa wanita itu menghentikannya sekarang,dia bertanya kemudian sambil tersenyum,"dan jika batu itu tidak mengeluarkan apa-apa?."
"Tidak masalah aku akan menganggapnya sebagai kerugianku,aku menggunakanmu untuk memaksimalkan persentase mendapatkan sesuatu dari batu tersebut"Succubus itu menggelengkan kepalanya.
Lev berkedut,apakah dia mengira dirinya adalah keberuntungan berjalan?,halo nona saya sama seperti dirimu yang tidak tahu apakah aku beruntung atau tidak oke?.
Tapi Lev mengangguk,karena tidak rugi dia menyetujui wanita succubus itu,Lev memilih batu secara acak dan memberikannya kepada succubus untuk dipotong.
Weenggg!
Saat succubus memotong batunya sebuah cahaya keluar dari batu tersebut yang membuat orang-orang disekitarnya ingin muntah darah,mereka memandang succubus itu dengan iri karena berani mengambil kesempatan untuk meminta tolong kepada Lev.
Lev juga melihat itu dengan tenang,tapi didalam hatinya dia sangat terkejut,dia juga merasakan banyak tatapan serigala lapar mengarah kepada dirinya,Lev merinding saat merasakan tatapan mereka.
Lev juga merasakan kedua temannya menatapnya seperti ingin memakannya,dia ingin melarikan diri sekarang.
Harta ajaib seperti sebelumnya muncul dari batu wanita succubus itu,wanita succubus itu bilang kalau nanti akan memberikan uang kepadanya setelah dia selesai menjual harta ajaib itu,wanita succubus itu juga berterimakasih kepada Lev karena membantunya.
Setelah menambahkan teman dengan succubus yang nanti akan membayarnya setelah menjual harta itu,Lev tidak peduli lagi dan menyuruh system untuk menteleportasikannya.
Whosh!,.
Orang orang disitu tercengang karena melihat Lev langsung melarikan diri seperti itu.
Li Yan dan Meru juga berkedut melihat Lev melarikan diri menggunakan cara tersebut,tapi mereka tidak khawatir,mereka akan meminta Lev memilihkannya batu saat Lev kembali lagi kesini.
Lev muncul kembali kekamarnya dengan wajah ketakutan sambil mengelus dadanya,"Menakutkan,mereka sangat menakutkan".
Lev kemudian melihat sekeliling dan masih menemukan Warren bergelantungan di atap kamarnya,dia kemudian melihat keluar jendela dan menemukan hari sudah malam tentu saja,apalagi sekarang tengah malam.
__ADS_1