
"Apakah kamu sudah diceritakan oleh keluargamu tentang tamu misterius yang menyelamatkanmu?"Ian tersenyum saat melihat Lev tercengang.
"Kamu benar itu aku"Ian mengangguk tidak menunggu jawaban Lev.
"Kamu pasti bertanya kenapa aku bisa seperti ini?,Mudah aku bisa memindahkan jiwamu tentu saja aku juga bisa memindahkan jiwaku sendiri bukan?".
Lev berkedut,tidak bisakah dia tidak membaca pikirannya?.
"Aku tidak bisa membaca pikiranmu,tapi aku mengetahuinya dari wajahmu"Ian terkekeh saat melihat Lev tampak kesal.
"Apa maksudnya menyelamatkanmu?,adalah sekarang ini?"Lev bertanya tentang pesan ayahnya waktu itu.
"Apakah kamu mau mendengar ceritaku?"Ian tidak menjawab dan malah bertanya balik kepada Lev.
Lev kesal,tapi dia tetap mengangguk karena penasaran dengan cerita orang ini.
"Aku berasal dari dunia abyss,dunia abyss seperti menara dan mempunyai 99 lantai,setiap lantai mempunyai penguasanya sendiri dan hirakiki,dari lantai1-10 mereka tidak mempunyai julukan karena mereka sangat lemah,setelah lantai 11-20 mereka akan disebut Baron,21-30 Viscount,31-40 Earl,41-50 Marquis,51-60 Duke,61-70 Archduke,71-80 Raja,81-90 Kaisar,91-99 Leluhur.
"Aku sebelumnya adalah penguasa Earl dari lantai 33,tapi aku tidak sengaja menyinggung seseorang penguasa tingkat Duke,jadi aku menggunakan teknik meramal milikku untuk menemukan tempat teraman diseluruh dunia untuk bersembunyi dari penguasa tingkat Duke tersebut,tapi teknik ramalanku hanya meramal kalau aku akan mati walaupun aku bersembunyi diseluruh dunia berbeda".
"Setelah itu aku putusasa,tapi setelah itu seseorang temanku datang kepadaku dan bilang untuk menggunakan ramalan untuk melihat siapa yang bisa melindungiku".
"Aku menggunakan ramalan lagi untuk melihat,dan kali ini aku bisa melihat,aku bisa selamat kalau aku meminta perlindunganmu,kebetulan saat aku datang kedunia ini aku melihat kamu terluka saat masih muda,jadi aku sudah punya rencana dan sekarang lah hasilnya"Ian merasa melakonis saat bercerita tentang masa lalunya.
"Bukankah dunia ini mempunyai batas kekuatan?,seharusnya kamu sebelumnya sangat kuat bukan?,bagaimana kamu bisa datang kesini dengan kekuatan seperti itu?,dan apa tingkat kekuatanmu dan Duke yang mengejarmu sebelumnya"Tanya Lev dia lebih penasaran tentang itu,kalau Duke itu lebih kuat dari perkiraannya dia hanya akan melemparkan Ian ketempat perdagangan systemnya
"Oh tentang itu?,aku harus menghapus kekuatanku hingga mencapai batas kekuatan didunia ini,jadi aku bisa masuk dengan cara seperti itu,kekutanku sebelumnya berada ditingkat planet,sedangkan Duke yang mengincarku berada ditingkat nebula"Jawab Ian menjelaskan.
Lev mengangguk mendengar penjelasan Ian,kalau hanya tingkat nebula,dia mempunyai bawahan diatas tingkat itu,jadi dia tidak khawatir lagi dengan musuh orang ini.
"Apa rasmu sebelumnya?,apakah kamu ras manusia juga sebelumnya?"Lev bertanya-tanya apakah dia dulunya seorang manusia atau bukan jadi dia memutuskan menanyakannya secara langsung kepada orangnya.
"Aku berasal dari ras berlian sebelumnya"Ian menggelengkan kepalanya menyangkal itu.
"Ohh aku baru pertama kali mendengar ras tersebut,ras macam apa itu?".
"Apakah kamu pernah melihat berlian?,tapi rasku mempunyai bentuk humanoid dan tidak seperti berlian aksesoris yang kamu pikirkan".
__ADS_1
"Ohh"Lev tampak kecewa dia mengira kalau berlian dari aksesoris bisa berevolusi menjadi suatu ras,tapi tampaknya tidak seperti itu.
Ian berkedut melihat tatapan kecewa Lev.Ian tentu tahu apa yang dipikirkan Lev tentang rasnya,tapi dia tidak mengatakan apa-apa,tubuh aslinya juga sudah lama mati karena efek samping dari menggunakan ramalan terus menerus,dia sudah menjadi manusia sekarang jadi dia tidak merasa tersinggung.
Lev tiba-tiba mengingat sesuatu yang dia lupakan.Lev bertanya kepada Ian dengan penasaran.
"Satu lagi pertanyaan terakhir,aku sebelumnya dikutuk bukan?,apakah kamu tahu siapa yang mengutukku?
"Aku tidak tahu,aku tidak bisa mendeteksi darimana kutukan itu berasal"Ian menggelengkan kepalanya.
"Bukankah kamu bisa menggunakan ramalan,kenapa kamu tidak tahu?"Lev bertanya dengan menghina saat Ian tidak tahu siapa orang yang mengutuknya.
"Aku menggunakan ramalanku untuk menyelamatkan hidupku oke?,dan sudah 2kali aku menggunakannya,itu juga membuat tubuhku dengan cepat membusuk,kalau aku meramal lagi kemungkinan aku tidak bisa menyelamatkanmu saat itu,dan aku mati terlebih dahulu karena melakukan ramalan terus menerus"Ian balas mencibir kearah Lev.
"Jangan bertanya apakah aku bisa menggunakan ramalan lagi atau tidak,ya aku bisa,tapi kalau orang yang mengutukmu lebih kuat dariku maka aku tidak akan pernah bisa menemukannya,dan belum lagi aku harus meningkatkan penguasaan teknik tersebut dan meningkatkan kekuatanku"Potong Ian saat melihat Lev ingin bertanya lagi.
"Oke,aku pikir kamu akan berguna untuk mengetahui siapa yang mengutukku,tapi tampaknya hanya itu saja"Lev menggelengkan kepalanya sambil menghina.
"Aku memang tidak berguna,kalau aku berguna aku tidak perlu melakukan hal yang merepotkan selama ini"Ian hanya mengangguk dengan riang saat Lev terus menerus menghinanya,dia tidak keberatan dengan hinaan Lev,lagian dia membutuhkan perlindungan Lev sekarang.
Lev hanya berkedut dan mengangkat bahu saat melihat Ian tidak menyangkalnya.Lev kemudian melihat pembunuh satu yang tampaknya pingsan karena kehilangan banyak darah dari kakinya.
Lev mengambil Pill tersebut dan memberikan kepada Ian."Minuman kepada orang itu".
Ian hanya mengambil Pill itu sambil mengangkat bahu dan berjalan kearah pembunuh satu,Ian membuka mulut pembunuh satu dengan kasar dan memasukan Pill kedalam mulut pembunuh satu,dia juga menutup dan membuka mulut pembunuh satu agar pembunuh satu menelan Pill tersebut.
Lev berkedut melihat cara kasar Ian tapi ia tidak mengatakan apa-apa dan hanya menunggu pembunuh satu bangun,dia juga menyuruh Ian untuk mengambil kartu hitam yang dipenuhi oleh darah pembunuh satu.
Ian melemparkan kartu itu kepada Lev,Ian terus memainkan mulut pembunuh satu agar pembunuh satu bisa menelan pillnya dengan cepat.
"Aku mempunyai tugas untukmu,kamu harus mencari kehendak dunia ini agar aku bisa menguasai dunia ini,kamu akan menjadi penguasa dalam cahaya sedangkan aku penguasa sesungguhnya dari bayangan"Lev berbicara kepada Ian yang masih mengayunkan mulut pembunuh satu.
"Tidak masalah,apakah kamu ingin aku menjadi budakmu juga?"Tanya Ian berbalik melihat Lev menyudahi mengayunkan mulut pembunuh satu.
"Tidak perlu"Lev menggelengkan kepalanya.
"Oke,dan berikan aku harta untuk meningkatkan kekuatanku dengan cepat,aku yakin kamu mempunyai harta seperti itu bukan?"Ucap Ian mengangguk dan meminta.
__ADS_1
"Apakah kamu tahu dari ramalanmu kalau aku mempunyai harta?"Tanya Lev mengryit.
"Tidak,ramalanku hanya berakhir sampai disini saat kamu menolongku sebelumnya,dan sisanya tampak buram,tapi aku tahu aku masih hidup walaupun itu tampak buram"Ian menggelengkan kepalanya tidak berdaya,tidak bisakah kamu terus mengungkit tentang ramalan?.
"Oke,aku akan memberikannya kepadamu nanti"Lev mengangguk setelah mendengar penjelasan Ian.
"Ohh apakah kamu tahu temanmu Jacob yang menyuruh kaisar Rhodes untuk membunuhmu,dan apakah kamu tahu kalau wanita bernama Hana menyukaimu?"Tanya Lev menggoda,dia yakin Ian sebelumnya menyamar dan berpura-pura culun saat itu.
"Tentu aku tahu,aku juga tidak mengerti kenapa bocah itu begitu membenciku karena orang yang disukainya menyukaiku"Ian menggelengkan kepalanya tidak berdaya.
"Dan aku lebih tidak mengerti dengan pikiran wanita,kenapa dia bisa menyukaiku saat aku berpenampilan dan bersikap seperti sebelumnya"Lanjutnya.
".."
Mereka mengobrol hal-hal acak,setelah 10 menit pembunuh satu bangun dan melihat sekelilingnya,dia bingung sebelum mengingat dirinya dimana sekarang.
Pembunuh satu kemudian melihat kearah dua pemuda yang berbicara sambil saling menghina sesekali,dia kemudian ingat kakinya dan merasakan sedih,tapi saat dia melihat kakinya dia Shock karena kakinya masih utuh seperti sebelumnya saat ini.
"Ohh kamu sudah bangun?"
Pembunuh satu mendengar suara yang membuatnya bergedik ketakutan,dia memberanikan diri dan berdiri dengan susah payah dan melihat orang yang berbicara,Lev Watson pemuda mengerikan menurutnya.
"Terimakasih tuanku karena sudah menyembuhkan kaki budak ini"Pembunuh satu tau sekarang dia sudah menjadi budak saat dirinya meneteskan darah kekartu hitam yang diberikan oleh Lev.
"Oke,bawa keluargamu kesini,aku akan menunggu disini untuk membawamu kekaisaran Ades"Lev mengangguk dan memerintahkan pembunuh satu.
"Oh tunggu sebentar".
Pembunuh satu bingung kenapa Lev tiba-tiba menghentikannya,tapi dia menurut dan menunggu.
Lev menyuruh systemnya untuk menelportasikan Warren kesini.
Whosh!
Warren tiba-tiba muncul didepan Lev,Warren awalnya bingung tapi setelah melihat Lev dia langsung menunduk dan memberi hormat kepadanya.
"Kawal dia untuk menjemput keluarganya,dan cari biru kecil didalam kota sekalian,panggil dia suruh kesini atau aku akan meninggalkannya nanti"Lev memerintahkan Warren apa yang harus dilakukannya.
__ADS_1
Pembunuh satu dan Ian terkejut dengan kemunculan tiba-tiba Warren,terutama Ian,dia memandang Lev dengan pandangan baru sekarang.
Pembunuh satu dan Warren pergi setelahnya,lev hanya menunggu dengan Ian dan menanyakan hal-hal seputar dunia abyss yang menurutnya menarik.