Mengejar Cinta Anak Konglomerat

Mengejar Cinta Anak Konglomerat
Awal Pertemuan Dengan Eric (3)


__ADS_3

Setelah pesanan pizza sudah jadi mereka kembali bergegas untuk main di kos-kosannya Retha. Sedangkan Kak Eric dan sahabat-sahabatnya harus kembali ke kampus karena ada mata kuliah kedua.


“Dek, kakak jalan ke kampus ya sekarang. Soalnya udah mau jam 2 juga,” sahut Kak Eric.


“Ok deh kak kalau gitu. Hati-hati di jalan ya kak,” ucap Agnes.


“Nanti kalau kuliah kakak udah beres, share location ya dek di mana kosannya teman baru kamu itu,” pinta Kak Eric.


“Ok lah kak,” sahut Agnes.


“Kita pamit dulu ya. Nanti kalau ada waktu kita ikutan main ke kosannya siapa itu temen barunya adek loe Ric,” sahut Verdi.


“Retha kak,” ucap Helsa.


“Nah iya tuh namanya. Sorry gue kalau baru kenal suka lupa sama nama orang. Hahahaha,” canda Verdi.


“Gak apa-apa kok kak. Santai aja,” ujar Retha.


“Yok cabut ke kampus,” sahut Eric.


“Hati-hati ya kak,” pinta Agnes.


“Iya dek,” sahut Kak Eric.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Setelah Kak Eric dan sahabat-sahabatnya pergi, aku dan sahabat-sahabatku juga mulai keluar dari area mall untuk pergi ke kos-kosannya Retha. Retha kalau kuliah bawa mobil. Jadi dia share location ke whastapp group di mana tempat kos-kosannya dia. Jarak kos-kosannya Retha hanya butuh waktu sekitar 5 menit aja.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Sesampainya di Kosannya Rehta …


“Selamat datang guys di kosan gue,” ucap Retha sambil mempersilahkan sahabat-sahabatnya masuk ke dalam.


“Wow keren banget kosan loe Ret,” ujar Helsa.


“Iya donk. Di kosan gue ini fasilitasnya ada kolam renang, laundry and cleaning, kamar fully furnished, AC, communal area, Wi-Fi dan lahan parkir,” balas Retha.


“Berapa harganya loe kos di sini 1 bulannya Ret?” tanya Indira.


“Gue ambil yang 1 bulannya itu Rp 4.200.000,00. Tapi itu juga belom termasuk dengan listrik sih,” jawab Retha.


“Tapi mahal juga ya untuk ngekosnya. Apalagi belom termasuk dengan listrik juga,” ucap Helsa.


Visual kosannya Retha dari depan



Ini beberapa visual fasilitas yang ada di kos-kosannya Retha




“Kita udah sampai di kamar gue nih,” ujar Retha.


“Waw luas banget kamar loe Ret,” ucap Helsa.


“Bener banget sih ini luas dan bagus banget kamar loe,” puji Audri.


Visual kamar kos-kosannya Retha





“Sayangnya gue gak ngambil yang ada kulkas dan dapur kecil gitu. Soalnya kalau ada kulkas dan dapur kecil harganya bisa Rp 6.500.000,00 per bulannya,” ucap Retha.


“Mahal banget ya Ret,” ucap Agnes.

__ADS_1


“Iya. Makanya gue ambil yang ini aja. Tadinya gue mau ambil yang Rp 3.900.000,00 tapi udah habis kamarnya. Makanya gue ambil kamar yang ini aja,” balas Retha.


“By the way kalau mau ke kamar mandi di sini ya,” sambung Retha kembali.


Visual kamar mandi kosannya Rehta



“Kamar mandinya bagus juga sih Ret,” ujar Audri.


“Iya Dri,” ucap Indira.


“Worth it sih kalau menurut gue dengan harga segitu dapatin fasilitas kaya gini,” ujar Agnes.


“Bener sih wajar dengan harga segitu mah,” sambung Helsa.


“By the way makan sama minumannya gue taro di meja ya,” ucap Indira.


“Iya taro aja di meja situ Dir,” ucap Retha.


“Boleh gak sih di kos-kosan loe itu ngadain barbeque di sini?” tanya Agnes.


“Gue gak tau sih boleh apa kaga,” ucap Retha.


“Kalau boleh sih kapan-kapan adain itu sih. Hahahahaha,” ujar Agnes.


“Tapi kalau kapan-kapan kita nginep di sini boleh kaga?” tanya Helsa.


“Kalau sesama perempuan sih boleh kok,” jawab Retha.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Tak terasa waktu menunjukan pukul 16.00 atau jam 4 sore. Kak Eric nge whatsapp Agnes karena ternyata kelasnya selesai lebih cepat.


Chat Via Whastapp


“Dek, kamu masih di kosannya sahabat barumu itu?” tanya Kak Eric.


“Iya dek. Kakak mau ke sana,” ujar Kak Eric.


“Kak, adek udah share locationnya ya,” ucap Agnes.


“Ok dek. Makasih ya adekku sayang,” ujar Kak Eric.


“Ok kak,” balas Agnes.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Tak lama setelah percakapan via whatsapp selesai Agnes mengabari bahwa Kak Eric dan sahabat-sahabatnya akan main ke kosannya Retha.


“Gengs, sih Kak Eric dan sahabat-sahabatnya mau main ke sini,” ucap Agnes.


“Mungkin kalau dari kampus ke sini butuh waktu kurang lebih 10 menit sih,” jawab Retha.


“Gak apa-apa juga sih kalau pada mau main ke sini. Asal jangan nginep aja ya Ret,” ucap Audri.


“Yaps bener banget. Asal mereka gak nginep di sini pasti kaga boleh,” ujar Retha.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


10 menit berlalu, Kak Eric dan sahabat-sahabatnya sudah sampai di kosannya Retha. Kesan pertama yang dilihat dari empat bersahabat itu tentang kosannya Retha sangat bagus dan eksklusif banget apalagi ada kolam renangnya juga.


“Bentar ya gue keluar dulu soalnya sih Kak Eric sama sahabat-sahabatnya udah ada di dalam ruangan kos loe Ret,” jawab Agnes.


“Gue ikut loe donk, Nes ke bawah. Masa gue yang ngekos di sini kaga nyambut tamu sih. Hahahahahaha,” ujar Retha.


Setelah pembicaraan itu Agnes dan Retha memutuskan untuk langsung turun ke bawah untuk menjemput Kak Eric beserta sahabat-sahabatnya.


“Ret, kosan loe bagus juga ya,” puji Kak Alvin.


“Iya bagus banget sih,” puji Kak Verdi juga.

__ADS_1


“Bikin betah tau kalau ada di sini lama-lama,” balas Kak Delvin.


“Iya donk kak. Siapa dulu yang milih kosannya,” bela Agnes.


“Ya udah daripada di sini lebih baik kita naik ke lantai atas untuk ke kamar aku,” ucap Retha.


"Emang loe kos di lantai berapa Ret?" tanya Kak Verdi.


"Aku kos di lantai 3 kak," jawab Retha.


Setelah berbincang sebentar di bawah mereka semua langsung naik ke lantai atas untuk ke dalam kamar kosnya Retha. Di sana masih banyak sahabat-sahabatnya Agnes.


“Kayanya seru nih kalau kapan-kapan bikin liburan ke pantai atau ke mana gitu bareng-bareng,” pinta Helsa.


“Iya pasti seru donk, Hel. Kan apalagi ada Kak Eric dkk,” balas Indira.


“Kak, boleh tuh ide dari Helsa dilaksanakan,” pinta Agnes ke kakaknya.


“Iya deh nanti kakak pikir-pikir lagi ya dek,” ucap Kak Eric.


“Kalau emang pada mau gimana kalau weekend besok saja,” ujar Kak Delvin.


“Boleh tuh kak kalau weekend besok,” balas Retha.


“Mumpung liburan singkat kita bisa kulineran juga tuh kak ke Bandung,” ucap Agnes.


“Udah jangan ngomongin soal begituan. Kita bicarakan nanti aja,” sahut Audri sambil menyodorkan makanan dan minuman ke Kak Eric serta sahabat-sahabatnya Kak Eric.


“Kak ini masih ada makanan dan minuman yang tadi dibeli. Kalau pada mau makan ambil aja ya kak,” sambung Audri kembali.


“Sopan banget loe Dri ke kita,” ujar Kak Verdi.


“Iya udah sopan, cantik lagi,” puji Kak Alvin.


“Makasih kak atas pujiannya. Tapi orang tua aku selalu mengajarkan untuk seperti itu kepada tamu ataupun kenalan yang datang ke rumah,” ucap Audri singkat sambil tersenyum ramah.


“Apa yang dibilang oleh Alvin bener banget. Apalagi senyumannya manis banget,” batin Kak Eric.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Singkat cerita mereka semua main ke kosannya Retha hingga waktu menujukan pukul 18.00 atau jam 6 sore. Mereka segera berpamitan untuk pulang ke rumah masing-masing. Mereka juga butuh mandi dan butuh berkumpul dengan keluarganya masing-masing.


"Guys udah jam 6 sore nih. Gimana kalau kita balik rumah," ujar Audri sambil melirik jam yang ada di kosannya Retha.


"Eh iya ya udah jam 6 aja. Perasaan baru juga main sebentar,” balas Helsa sambil melihat jam tangan yang dipakainya.


“Kak, mama atau papa cariin kita gak ya?” tanya Agnes.


“Belom ada pesan whatsapp dari mama dan papa dek,” jawab Kak Eric.


“Dri loe pulang sama siapa?” tanya Kak Delvin.


“Aku nanti pesan grab atau gojek aja kak untuk pulangnya,” jawab Audri.


“Gue anterin ke rumah loe aja boleh gak Dri," ucap Kak Delvin.


“Gak usah kak. Nanti ngerepotin kakak kalau harus nganterin aku dulu,” ucap Audri.


“Gak apa-apa kok, Dri. Lagian jalan rumah kita juga kan searah,” ucap Kak Delvin kembali.


“Dri loe terima aja dianterin sama Kak Delvin. Lagian kan arah rumah kalian searah kok,” balas Agnes.


“Ya udah deh kak. Kalau aku gak ngerepotin kakak,” ujar Audri.


Setelah percakapan singkat itu mereka memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing. Retha mengantarkan sahabat-sahabatnya serta Kak Eric dan sahabat-sahabatnya untuk turun ke bawah.


Bersambung 🌺🌺🌺🌺🌺


Happy reading untuk semua para pembaca yang sudah bersedia untuk mampir. Terima kasih sudah bersedia membaca cerita receh ini. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang pas untuk dibaca dikarenakan author masih belajar untuk merangkai kata-kata yang bagus.


Jangan lupa di favorite, like, koment, gift dan votenya ya 💕💕💕💕💕

__ADS_1


Terima kasih atas dukungannya 💕💕💕💕💕


__ADS_2