Mengejar Cinta Anak Konglomerat

Mengejar Cinta Anak Konglomerat
Pembahasan Rencana Liburan Natal & Tahun Baru


__ADS_3

Setelah Eric memarkirkan mobilnya, kami menunggu sahabat-sahabat yang lainnya di kantin. Seperti biasa ada beberapa mahasiswa/mahasiswi yang sedang menunggu kelasnya di kantin. Beberapa mahasiswa/mahasiswi sedang sarapan ataupun nongkrong di kantin dan menunggu teman-teman yang lainnya. Yaa, seperti aku dengan Eric sedang menunggu sahabat-sahabat kami yang lainnya.


Tak berselang lama, sahabat-sahabat kami yang lainnya pun datang. Sekitar 15 menit kemudian kami semua sudah berkumpul dengan lengkap. Tapi sayangnya pada saat itu sudah waktunya kami semua untuk masuk ke dalam kelas masing-masing. Jadi kami semua harus berpisah dan akan membicarakan rencana liburan pada saat jam istirahat saja.


Beberapa jam kemudian …


Akhirnya kami semua selesai belajar mata kuliah pertama. Sekarang sudah waktunya bagi kami untuk makan siang bersama. Kami memutuskan untuk makan siang di mall dekat tempat kuliah. Mungkin kami semua akan berjalan kaki saja biar lebih menghemat waktu.


Kami berkumpul di lobby kampus dan berjalan kaki bersama. Kami sudah memutuskan untuk makan steak saja dikarenakan kami bosan dengan menu makanan yang ada di kantin ataupun di dalam mall.


Setelah kami semua sudah berkumpul, maka kami langsung pergi jalan kaki ke mall dekat dengan kampus. Kami tiba dalam waktu 10 menit. Dan kami semua langsung menuju ke tempat steak tersebut. Kami di sambut baik dengan para pelayan yang ada di steak itu.


“Permisi nona dan tuan untuk berapa orang ya?” tanya pelayan tersebut.


“Untuk 9 orang Mba,” jawab Kak Eric.


“Baik tuan. Akan saya persiapkan mejanya terlebih dahulu,” ucap pelayan tersebut.


“Silahkan ditunggu sebentar ya tuan dan nona,” sambung pelayan tersebut.


“Baik mba,” ucap Audri.


“Tuan dan nona silahkan duduk di sini,” ucap pelayan tadi.


“Tuan dan nona silahkan di lihat dulu menunya,” sambung pelayan tersebut sambil memberikan buku menu yang ada di tempat steak.


“Guys gimana kalau kita pesan yang combo aja,” usul Kak Verdi.


“Boleh juga tuh Ver usul loe,” ucap Kak Delvin.


“Ya udah kalian pada mau combo apa?” tanya Agnes.


“Gue yang combo 6 aja,” jawab Retha.


“Hel, nanti kita makan berdua ya,” sambung Retha.


“Ok Ret,” ucap Helsa.


“Dri kamu mau pesan combo apa?” tanya Kak Eric.


“Aku apa aja deh kak,” jawab Audri.


“Ya udah kita pesan yang combo tenderloin aja ya,” ucap Kak Eric.


“Ok Kak,” ucap Audri.


“Gue sama audri pesan combo tenderloin ya,” ucap Kak Eric.


“2 lagi pada mau combo apa?” tanya Agnes.


“Gue sama Verdi samain aja dengan Eric deh,” ucap Kak Delvin.


“Gue samain aja dengan Retha,” ucap Indira.


“Dek kamu makan sama siapa?” tanya Kak Eric.


“Adek berdua aja kak makannya sama Indira,” jawab Agnes.


“Gue mau pesen yang 1 tenderloin aja deh,” ucap Alvin.


“Tuan untuk yang combo 6 dan combo tenterloin serta 1 steak prime tenderloin itu untuk side dishnya apa ya?” tanya pelayan itu.


“Yang combo tenderloin side dishnya mashed potato sama potato wedges. Sedangkan untuk yang combo 6 side dishnya french fries sama potato wedges. Yang 1 prime tenderlion side dishnya mashed potato aja ya mba,” ucap Kak Eric.


“Baik tuan. Lalu untuk tingkat kematangannya bagaimana tuan?” tanya pelayan tersebut.


“Untuk semua tingkat kematangannya well done aja mba,” jawab Kak Eric.


“Untuk minumnya apa ya tuan?” tanya pelayan itu kembali.


“Kak, adek mau ice chocolate aja ya,” ucap Agnes.


“Ok deh dek,” ucap Kak Eric.

__ADS_1


“Kamu mau minum apa Dri?” tanya Kak Eric.


“Aku mau chocolate milkshake aja kak,” jawab Audri.


“Gue sama Helsa mau orange juice,” ucap Indira.


“Gue mau ice coffee latte,” ucap Kak Delvin.


“Aku mau hot chocolate aja,” ucap Retha.


“Gue sama Verdi mau minum ice cappuccino aja,” ucap Alvin.


“Gue juga samain aja bareng loe Vin,” ucap Kak Eric.


“Ok deh. Jadi untuk ice cappuccinonya 3 ya,” ucap Verdi untuk memastikannya.


“Yaps. Total jadi 3 ya Ver,” ucap Kak Eric.


“Untuk sausenya apa aja ya tuan dan nona?” tanya pelayan itu.


“Untuk sause blackpaper, cremy mushroom dan mushroom sauce ya mba,” ucap Kak Alvin.


“Baik tuan. Saya ulang ya untuk pesannya itu 2 combo 6 dengan side dishnya french fries sama potato wedges, 2 combo tenderloin dengan side dishnya mashed potato sama potato wedges dan 1 prime tenderloin dengan side dishnya mashed potato. Lalu untuk tingkat kematangannya semua well done ya tuan. Untuk minumannya 1 ice chocolate, 1 chocolate milkshake, 2 orange juice, 1 ice coffee latte, 1 hot chocolate dan 3 ice cappucciono. Serta untuk sausenya blackpaper, cremy mushroom dan mushroom sauce ya tuan dan nona,” ucap pelayan tersebut.


“Apakah ada tambahan lainnya tuan dan nona?” tanya pelayan tersebut.


“Sepertinya tidak ada mba. Nanti jika ada tambahan kami akan memanggil kembali ya,” ucap Kak Delvin.


“Baik tuan. Pesanan tuan dan nona akan kami persiapkan,” ucap pelayan tersebut dengan ramah.


Visual steak yang dinikmati oleh Audri cs dan Kak Eric cs








“Guys kemarin kan gue tanya ya di whatsapp group kita mau liburan ke mana nanti pas Natal dan Tahun Baru?” tanya Agnes.


“Gue sih ke mana aja lah. Ikut kalian,” jawab Retha.


“Sih Audri katanya kemarin kerja ya?” tanya Agnes sambil bertanya ke Audri.


“Iya sih Nes. Kemarin gue udah sempet lamar-lamar kerjaan buat part time sih,” jawab Audri.


“Tapi kalau kalian mau liburan kita bisa liburan bareng-bareng kok,” ucap Audri kembali.


“Nah Audri kan udah bilang mau ikut liburan bareng. Jadi ada yang punya usul gak kita liburannya ke mana?” tanya Agnes.


“Gimana kalau kita liburan ke Puncak aja Nes,” usul Helsa.


“Boleh banget tuh liburan ke Puncak,” ucap Kak Verdi.


“Nanti kita pas malam tahun baru itu bikin acara barbeque aja gimana?” tanya Retha.


“Boleh banget tuh. Nanti kita juga beli pizza, soda dan yang lainnya,” sambung Retha kembali.


“Gue sih setuju. Tapi gimana dengan Indira,” ucap Audri.


“Ooohhh iya Indria bagaimana ya?” tanya Agnes.


“Nanti gue coba tanyain ke manager dulu deh bisa di reschedule kaga untuk jadwal pemotretannya,” jawab Indira.


“Ok deh Dir,” ucap Agnes.


“Semoga aja loe bisa ikut ya Dir,” ucap Audri.

__ADS_1


“Iya Dri. Gue juga pengen ikut liburan bareng kalian kok,” ucap Indira.


“Semoga bisa untuk di reschedule jadwal pemotretan loe ya Dir,” ucap Helsa.


“Lagian kita juga bisa belajar bareng-bareng kalau ada waktu kan,” ujar Retha.


“Nah itu dia kita juga bisa sekalian belajar bareng sama sih Audri,” ujar Agnes.


Mereka menunggu pesanan steaknya kurang lebih 15 menit dan ternyata saat mereka semua berbicara pesanan steaknya satu per satu datang.


“Tuan dan nona pesanan steak kalian sudah lengkap semua,” ucap salah satu pelayan.


“Jika ada tambahan silahkan panggil kami kembali tuan dan nona,” sambung pelayan tersebut.


“Terima kasih ya mba,” ucap Kak Alvin.


Sebelum memakan steak mereka minta untuk foto bareng terlebih dahulu. Setelah foto mereka langsung menyantap hidangan tersebut. Mereka makan sambil dipenuhi dengan canda dan tawa serta mencicipi steak yang lainnya.


Setelah selesai menyantap hidangan yang ada, kami semua tetap beristirahat sebentar sebelum membayar makanan. Kami semua melanjutkan pembicaraan tentang rencana liburan Natal dan Tahun Baru ingin pergi ke mana dan melakukan aktivitas apa saja selama liburan di sana.


“Guys jadi kita mau pergi ke Puncak aja nih?” tanya Agnes.


“Gue sih bebas aja lah Nes,” jawab Retha.


“Gue juga ngikut kalian aja gimana baiknya,” jawab Audri.


“Puncak juga boleh kok,” ucap Kak Delvin.


“By the way Dri, kalau kita mau adain acara barbeque loe bisa buatnya gak?” tanya Agnes.


“Bisa kok Nes,” jawab Audri.


“Nah Audri bisa tuh bikin barbeque. Jadi kita tinggal beli bahan-bahannya aja,” ucap Helsa.


“By the way udah yuk balik ke kampus. Udah mau jam 2 dan udah mau mulai juga mata kuliah selanjutnya,” ucap Retha.


“Bentar ya gue bayar dulu,” ujar Kak Eric.


“Mba mau minta billnya donk,” ucap Kak Eric sambil meminta bill kepada pelayan.


“Sebentar tuan. Akan saya ambilkan untuk billnya,” ucap salah satu pelayan tersebut.


Tak lama kemudian salah satu pelayan datang menghampiri kami dengan membawa bill. Dan Eric langsung membuka bill tersebut serta mengeluarkan kartu ATM nya untuk membayar makanan tersebut.


“Ric, totalnya jadi berapa?” tanya Kak Alvin.


“Totalnya jadi 1.852.000,00 untuk semuanya Vin,” jawab Kak Eric.


“Nih lah pakai kartu ATM gue aja untuk pembayarannya,” ucap Kak Verdi sambil memberikan kartu ATM kepada Kak Eric.


“Ya udah pakai kartu ATM sih Vedi dulu ya,” ucap Kak Eric.


“Nanti kita baru hitungan buat patungan ya Ver,” sambung Kak Eric.


“Udah lah Ric kaga usah patungan. Hitung-hitung bagian gue yang traktir kalian makan,” ucap Kak Verdi.


“Wah hari ini di traktir sama Kak Verdi ya. Makasih ya kak,” ucap Audri.


“Kak, makasih banget ya udah traktir kita,” ucap Retha.


“Mba ini kartu ATM saya untuk pembayaran makanan,” ucap Kak Verdi sambil memberikan kartu ATM nya.


“Tuan silahkan ikut saya untuk menggesek kartu ATM dan pinnya,” ucap pelayan tersebut.


“Baik Mba,” ucap Kak Verdi.


Setelah Verdi menyelesaikan pembayarannya, kami semua memutuskan untuk berangkat kembali menuju kampus untuk mengikuti kuliah selanjutnya. Selama diperjalanan mereka semua sepakat untuk liburan ke Puncak. Kita akan berangkat menuju ke Puncak dari pagi hari saat hari pertama liburan kuliah.


Bersambung 🌺🌺🌺🌺🌺


Happy reading untuk semua para pembaca yang sudah bersedia untuk mampir. Terima kasih sudah bersedia membaca cerita receh ini. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang pas untuk dibaca dikarenakan author masih belajar untuk merangkai kata-kata yang bagus.


Jangan lupa di favorite, like, koment, gift dan votenya ya 💕💕💕💕💕

__ADS_1


Terima kasih atas dukungannya 💕💕💕💕💕


__ADS_2