
Alifhia berjalan menuju ruangan para ustadz ustadzah serta yang mengajar di pesantren itu. Berjalan beriringan dengan Alyssa
"Assalamualaikum ustadzah" salam Alifhia dan Alyssa sambil mencium tangan punggung seorang ustadzah yang bernama Aisyah
"Waalaikum salam" jawab Aisyah
"Ini siapa Fhia?" tanya Aisyah
"Ini santri baru. Namanya Alyssa, kayaknya waktu Alyssa kesini Alyssa cuman ketemu sama Kiai, dan para ustadz dan ustadzah pasti lagi membantu warga di daerah desa sana saat itu" jawab Alifhia
"Oh.. Mungkin ya"
"Oh ya, ini dari Kak Alshad" ucap Alifhia sambil memberikan 3 keresek yang berisi makanan
"Oh.. iya makasih ya"
......................
Petang menuju malam pun sudah hadir dengan menenggelamkan matahari ke barat. Suara Adzan magrib pun sudah terdengar sampai masuk ke dalam telinga Alyssa. Alyssa sangat mengagumi suara adzan itu. Keberadaan nya sedang ada di kamar santri nomor 6. Santri di dalam kamar yang sama dengan Alyssa dan Alifhia ada 6 lagi wanita.
Ke enam wanita yang ada di kamar pun sudah pergi terlebih dahulu dari Alyssa dan Alifhia. Hanya keberadaan dua wanita AL (ALyssa & ALifhia) .
"Fhia.. suara adzan itu siapa?" tanya Alyssa
"Mau tau banget atau mau tau aja?" tanya Alifhia
"Mau tau bangett" jawab Alyssa yang terceplos
"Ecciee cie... Ehemm.. Kayaknya ada yang berbunga bunga nih" ledek Alifhia
"Iiih... Apaan sih.. buruan kasih tau siapa?" geram Alyssa
"Iya iya. Dia itu Muhammad Alshad Alkatiri. Yang lebih jelasnya pria yang pernah memandangi kamu" jawab Alifhia
"Ha? Gak salah Fhia jawab tadi? Merdu banget suaranya" batin Alyssa
Alyssa dan Alifhia pun ke masjid untuk melaksanakan ibadah shalat magrib. Tak terasa saat mereka mengobrol sudah ada kaitan Sahabat yang sudah lama berhubungan. Begitulah jika sudah berteman dengan Alifhia.
Ustadz Harun lah yang menjadi imam. Sholat Magrib pun telah berakhir dan di tutupi oleh berdzikir. Waktu Isya pun akan tiba, Alshad pun maju untuk mengeluarkan suara adzan kepada mikrofon agar terdengar oleh penghuni pesantren yang tidak hadir di masjid.
Sholat Isya pun di tutupi oleh kajian dan ceramah. Ceramah akan di sampaikan oleh Ustadz Harun.
__ADS_1
"Bismillahirahmanirrohiim. Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatu"
"Waalaikum salam warrahmatullahi wabarakatu"
"Hari ini tepat dimana kita di pertemukan dengan Allah SWT. Sampai sampai ada seorang gadis yang berusia 13th ya, yaitu Alyssa Firit... eh.. maaf.. Fit-ria April Zein ya. Alyssa Fitria April Zein. Dia menjadi bagian santri di pesantren ini, semoga orangnya suka ya sama suasana di sini." ucap Ustadz Harun menjelaskan kedatangan santri baru
"Baiklah... Sekarang... Saya akan memberitahukan pada santri wan santri wati sekalian tentang permasalahan di kampung sebelah sana"
Ustadz Harun memberitahukan bencana yang sudah di alami oleh kampung sebelah barat karena sudah di guncang angin ****** beliung. Namun.. tidak sampai dengan Pesantren AlJabar
Alyssa dan Alifhia menuju kamar mereka yang bernomor 6 berjudul Berhijarah (Mengarang). Dalam perjalanan tiba tiba ada 4 santri yang menghentikan langkah kedua wanita itu.
"Assalamualaikum" salam 3 santri itu
"Waalaikum salam" jawab Alyssa dan Alifhia
"Alyssa, ini sedikit dariku, semoga bermanfaat dan suka ya Lys. Oh ya kenalin namaku Mila" ucap salah satu santri bernama Mia sambil memberikan sebuah kotak dan di bungkusi kertas kado bermotif batik
"Makasih Mila" ucap Alyssa lalu menerimanya
"Lys.. kenalin nama aku Sari, ada sedikit hadiah dari aku buat kamu, terima ya" ucap Sari sambil memberikan paper bag
"Mimi juga nih, tolong terima dengan ikhlas ya" ucap Mimi sambil memberikan sebuah kotak
"Iya, makasih Mimi"
"Kita duluan ya. Assalamualaikum" pamit ketiga santri itu
"Waalaikum salam" jawab Alyssa & Alifhia lalu kembali berjalan
"Masya Allah... baik baik banget ya mereka, gak nyesel deh aku belajar disini" ucap Alyssa dengan rasa syukur yang kini dirinya berada di atas (kenikmatan)
"Jangan seneng dulu Lys sama keadaan kamu sekarang. Sekarang kamu ada di atas, tapi kamu harus siap saat kamu di bawah. Karena sesungguhnya Allah memberikan hidup yang adil, dan kamu patut bersyukur dengan apa yang terjadi sekarang" ucap Alifhia mengingatkan bahwa bila kita berada di atas dengan nikmat Allah kita pun harus siap dengan ujian yang menimpa kita menjadi di posisi bawah
"Iya Fhia, makasih udah ngingetin"
Sesampainya di depan pintu kamar mereka, mereka sempat mengobrol fan berhenti sebentar di sana
"Lyssa... nggak tau kenapa rasanya aku nyaman banget sama kamu, kenapa ya?" tanya Alifhia
"Karena kan hati itu tau mana yang baik mana buruk" ujar Alyssa
__ADS_1
"Bukan, aku kayak ngerasa... nyaman banget iho, terus obrolan kita dalam sehari aja udah nyambung,akrab.Iya kan? Jadi... kita resmi ya, jadi sahabat sehidup sesurga, insya Allah mudah mudahan Allah mengizinkan kita untuk terus bersatu sampai akhir hayat" ucap Alifhia mengajak Alyssa untuk bersahabatan dengan nya
"Aku mau banget sih... tapi... ada syaratnya" ucap Alyssa
"Apa?" tanya Alifhia
"Pertama kamu harus ingetin dan tegur aku kalo aku melakukan kesalahan. Kedua, kamu harus terbuka jika kamu ada masalah ya, intinya... kamu harus jujur dan menjaga amanah. Ketiga, buatlah aku bobrok hanya denganmu. Keempat, tentu kamu harus menjaga aibku. Kelima. Ahkk" tutur Alyssa belum melanjutkan jawabannya karena menguap
"Inget Lyss... menguap itu gak boleh di lebarkan mulutnya, tapi harus di tutup dengan tangan kiri, juga jangan bilang Ahkk, itu asalnya dari setan. Saat kamu menguap dengan cara tadi setan itu tertawa iho" ucap Alifhia mengingatkan
"Iya... makasih Bestie" ucap Alyssa menggunakan kata BESTIE
"Udah yuk, ke dalam"
Saat Alyssa dan Alifhia masuk, tiba tiba ada sebuah kejutan dari santri yang berkamar dengan mereka
"Selamat datang Alyssa di pesantren AlJabar" ucap kompak 6 santri itu
"Makasih"
Para 6 santri itu berjejer di depan Alyssa dan Alifhia
"Nama ku Lina"
"Nama ku Indri"
"Nama ku Tia"
"Nama ku Bella"
"Nama ku Syahla"
"Dan Nama ku Yuna"
Ke 6 nya saling mengenalkan diri pada Alyssa yang sudah berkaca kaca karena ini sangat mengejutkan baginya.
"Makasih semuanya"
Moment pertama Alyssa sangat bahagia.
...----------------...
__ADS_1