Menikahi Tuan Muda Rangga

Menikahi Tuan Muda Rangga
Cahpter 1


__ADS_3

Hari ini mendadak kacau saat aku tau adikku satu-satunya kecelakaan saat di akan menyebrang dan parahnya kondisinya saat ini sedang kritis. Duniaku bagai berhenti berputar, langsung aku pergi ke rumah sakit.


“Sus pasien atas nama Devano Putra?!” teriakku aku bahkan tidak peduli lagi penampilanku yang berantakan ini.


“Ada di ruang IGD mbak” jawab suster itu.


Aku langsung lari mencari ruang IGD, rasanya duniaku seketika runtuh saat mendengar kabar ini.


Aku mondar-mandir di depan ruangan itu, “mengapa waktu berjalan sangat sangat lambat saat ini!” aku menggeram frustasi, tiba-tiba pintu ruangan IGD terbuka dan keluar seorang dokter.


“Dengan keluarga dari pasien Devano Putra?” tanya dokter itu.


“Saya dok, saya kakaknya. Gimana keadaan adik saya dok?!” tanyaku.


“Dia harus segera di operasi kalau tidak”


“Kalau tidak apa dok” potongku. “Kalau tidak nyawanya mungkin tidak tertolong” jawab dokter itu.


“Berapa biaya operasinya dok?” “Sekitar 200 juta” jawab dokter.


‘Dua ratus juta? Dari mana aku mendapatkan uangnya?’ pikirku.


“Dok lakukan yang terbaik untuk adik saya, saya janji akan mengurus biayanya secepatnya” ucapku lada dokter.


“Baik nona” kemudian dokter itu pergi.


‘Ya Tuhan dimana aku harus mencari uang sebanyak itu, pendapatan ku dengan berjualan kue di toko tidak akan bisa mencukupi biaya operasinya Vano’ aku tertunduk lemas memikirkannya.


“Lebih baik aku kembali ke toko dulu aja” Aku keluar dari rumah sakit dan kemudian naik angkot ke toko. Tapi aku gak langsung ke toko aku ke taman dulu nenangin pikiran.


Saat aku jalan sambil melamun gak sengaja nabrak orang.


Bruakk

__ADS_1


“Maaf..maaf pak gak sengaja” ucapku tak enak karna jas nya kena tumpahan minuman karna tertabrak aku.


Dia cuma diam natap tajam ke arahku.


“Kamu tau berapa harga jas ku?!” teriaknya.


“Ya maaf pak kan aku gak sengaja juga” ucapku sambil nunduk.


“Enak aja manggil saya pak, saya belum tua kamu tau!” ucapnya sambil menggerutu


“Terus saya harus manggil apa dong?” tanyaku


“Panggil saya tuan” jawabnya.


“Idih anda bukan majikan saya masa saya panggil tuan” ucapku tak mau kalah.


“Kamu!!” gertaknya.


“Hey awas kamu” ucap Rangga.


'Aneh baru kali ini ada cewe yang gak muja-muja kalo ketemu aku, menarik kamu pasti akan jadi milikku’ gumamnya tersenyum devil.


*****


'Aku gak tahu harus gimana lagi buat cari uang buat operasi Vano. Aku gak mau kehilangan Vano lagi cukup kedua orang tuaku jangan Vano lagi’ batinku.


Tak sadar sampai sudah aku di depan tokoku, di sana sudah ada sahabatk, Airin.


“Gimana keadaan adek lo Cin?” tanyanya.


Aku hanya menggeleng lalu diam sebentar.


“Dia kritis Rin, sedang aku gak punya uang buat operasinya walaupun toko aku ku jual tapi gak cukup juga Rin. Sekarang aku harus gimana? Aku takut Vano kenapa-napa, aku takut Vano ninggalin aku kaya orang tuaku Rin, Aku..”

__ADS_1


“Shutt udah jangan di terusin pasti ada jalan sahabat aku kan kuat jadi semangat ya” ucap Airin sambil memelukku.


Hanya Airin yang mengerti aku saat aku sedih kaya gini dia selalu nyemangatin aku saat-saat aku terpuruk.


'Gw percaya lo pasti kuat Cin, Ya Tuhan aku mohon kuatkan lah sahabat aku, bantulah dia, kasihan dia sudah terlalu banyak ngadepin masalahnya sendiri jangan ambik Vano Tuhan. Amin’ Doa Airin dalam hati. Airin menyeka air matanya sendiri.


“Udah ya Cin kamu harus kuat demi Adik kamu” ucap Airin menyemangati Cinta.


“Iya Rin Mkasih ya lo selalu ada buat gue” ucapku.


“Apasih yang nggak buat lo beb” ucap Airin tersenyum.


“Iya Rin” ucapku.


*****


Di lain tempat.


“Ken kau cari tau identitas perempuan yang tadi siang!” perintahnya pada Ken asistennya.


“Baik tuan” ucapnya membungkukkan badan lalu pergi keluar dari ruangan Rangga.


“Gadis kau akan menjadi milikku jadi bersiaplah” seringainya.(͡° ͜ʖ ͡°)




Hai ini novel kedua aku😊


Happy reading


sorry masih banyak typo kan masih pemula😁

__ADS_1


__ADS_2