
Akhirnya tamu undangan berangsur angsur pergi dari ballroom pernikahan itu. Hanya sekarang tersisa keluarga Rangga dan Cinta serta beberapa staff yang membereskan sisa acara.
"Ukh akhirnya selesai rasanya kakiku mau patah" gumam Cinta pelan.
"Kalian mau nginep di mansion utama atau langsung ke mansion kamu?" tanya Mommy pada Rangga.
"Langsung aja Mom" ucap Rangga.
"Yaudah, nanti bikinin Mommy cucu ya" Mommy tersenyum menggoda.
"Iya Mom" ucap Rangga seraya memalingkan muka.
'Astaga Mommy kok gitu banget ngomongnya si tuan muda itu kan gak suka sama gue gimana bisa punya anak coba' gumam Cinta dalam hatinya.
Tak lama terlihat sekertaris Ken berjalan menuju ke tempat Rangga.
"Tuan" sapa nya menundukkan kepala.
"Sudah selesai?" tanya Rangga.
"Sudah tuan" ucap Sekertaris Ken.
__ADS_1
"Oke, Mom Dad aku sama Cinta pulang ya keliatannya mantu Mommy udah kelelahan" Rangga melirik Cinta yang dari tadi hanya duduk memegang kakinya.
"Ya ampun sayang kaki kamu kenapa?" Mommy melihat Cinta yang terduduk dan memegang kakinya.
"Gak apa apa kok Mom cuman pegel aja" ucap Cinta tersenyum ke arah Mommy.
"Yaudah kita pulang ya Mom Dad" Rangga berpamitan pada orang tuanya.
"Yaudah kalian hati hati ya di jalan" ucap Daddy.
Setelah berpamitan Rangga menarik Cinta keluar tempat tadi menuju mobilnya.
"Tuan muda, nona muda. Silahkan" ucqpnya membukakan pintu mobil.
Rangga masuk dengan wajah dinginnya di susul Cinta yang masuk dengan wajah ditekuk.
'Ni orang punya kepribadian ganda ya tadi aja masih senyum manis banget ada orang tuanya eh sekarang balik lagi muka temboknya, dasar tembok es ' sungut Cinta dalam hatinya, tentu saja dia tidak berani terang-terangan bicara seperti itu.
"Berhenti mengumpatku dalam hati" ucapnya dingin tanpa mengalihkan pandangannya. Seketika Cinta membeku mendengar kata-kata Rangga.
"Tuan" panggil Cinta menatap Rangga lekat
__ADS_1
"Hmm" gumamnya mengalihkan pandangannya menatap Cinta.
"Apa tuan sekarang berbakat menjadi cenayang?" Tanya Cinta dengan polosnya. Muka Rangga mengeras mendengar pertanyaan Cinta yang polos. Sekertaris Ken menahan senyumannya.
'Nona anda terlalu polos atau bodoh' gumam sekertaris Ken.
"Jadi kau mengumpatku dalam hatimu" geram Rangga.
"Eh ti-tidak tuan saya tidak sengaja mengumpat anda lain kali saya tidak akan mengumpat anda lagi" ucap Cinta cepat sambil mengangkat dua jarinya dan tersenyum secerah mentari.
"Huh" dengus Rangga mengalihkan pndangannya dari gadis yang membuatnya jengkel apa tadi katanya lain kali tidak akan mengumpat.
'Aduh Cinta kenapa kamu begitu bodoh habis lah tuan muda dingin ini sepertinya marah' gumam Cinta dalam hatinya merutuk kebodohannya.
Sepenjang perjalanan hanya ada keheningan tidak terasa sampai di depan gerbang tinggi rumah Rangga. Sekertaris Ken keluar dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk tuan mudanya, mengantar samapai depan pintu.
"Pulanglah Ken" ucapnya pada sekertaris Ken. Sekertaris Ken menganggukkan kepalanya kemudian melangkah menuju mobil dan membawa mobil keluar dari gerbang.
🌹🌹🌹
Kemarin-kemarin lama up karena lagi kehabisan ide jadi nunggu ada ide baru up lagi karena authornya nggak pengalaman nulis😣🙏
__ADS_1