
Tiga bulan pernikahan mereka, ini adalah perjalanan pertama mereka setelah menikah dikarenakan Suga yang selalu sibuk dengan pekerjaannya.
Cinta tumbuh dengan berjalannya waktu. ternyata setelah hidup tiga bulan menjadi suami dari Bella sudah banyak merubah sifatnya.
Suga menyewa sebuah kamar hotel di Hawaii untuk beberapa Minggu, walaupun sedang pergi berlibur bukan Suga jika dia masih sibuk bekerja.
Pagi ini Suga bangun lebih awal dibandingkan istrinya yang masih terlelap, memandangi wajah istrinya yang belum memakai make up.
"Kamu sangat cantik bahkan tanpa make up. lihatlah bertapa cantiknya istri ku." Suga terkekeh mengusap wajah istrinya dengan halus.
"Tuan .."
Wajah Suga berubah masam ketika mendengar istrinya masih memanggilnya tuan.
"Aku bukan tuanmu." Balas Suga dengan datar sembari merubah posisi menindih istrinya.
"Akk, maafkan aku." Pekiknya Bella memundurkan wajahnya yang hanya berjarak beberapa inci dari bibir Suga.
"Aku akan menghukum mu jika kau masih memanggilku tuan."
"Apa yang ingin kau lakukan?"
Suga tersenyum manis lalu mencium bibir istrinya dengan perlahan dan lama- lama menjadi tidak terkendali.
Menatapnya dalam deru napasnya tidak teratur, perlahan tapi pasti tangannya mulai melepaskan kancing piyamanya perlahan.
"Aku sangat menyukai wangi tubuhmu." mengendus seperti kucing lalu menggigit bibir bawahnya.
"Sayang aku mau mandi dulu,,,"
"Tidak perlu, aku ingin melakukannya sekarang."
"Sayang,,,"
"Hum,,,"
"Terus lebih cepat lagi." mendengar itu suga semakin bersemangat bercocok tanam.
"Kau menikmatinya, sayang?"
"Hum,,," Bela tersenyum pipinya memerah karena malu.
...----------------...
Pagi berganti siang tiba saatnya makan siang. Suga sengaja mengajak istrinya untuk makan diluar menikmati keindahan kota Hawaii.
Tidak lupa setelah makan siang mereka mengunjungi pusat perbelanjaan dengan brand ternama.
"Belilah semua yang kamu mau, tolong bantu aku menghabiskan uang."
Suga menggandeng isterinya masuk kedalam toko langsung disambut ramah oleh pelayan toko.
"Selamat datang,,," Pelayan itu membungkuk tubuhnya memberi salam.
"Tolong ambilkan yang itu." Menunjuk salah satu cincin didalam kotak berwarna hitam.
__ADS_1
"Silahkan, cincin ini hanya ada satu didunia ini. Dibuat khusus untuk wanita satu-satunya dan sangat spesial." Wanita muda dengan seragam rapi itu menjelaskan tentang cincin itu. Dia sudah sering melihat Suga datang ke toko perhiasan itu.
"Baiklah aku akan membeli yang ini. apakah ada kalung pengeluaran terbaru?"
"Iya tuan, ini kalung pengeluaran terbaru ditoko kami. Kalung ini hanya ada dua di dunia ini." Tuturnya sembari menunjukkan kalung terbuat dari logam mulia dan terdapat kristal berbentuk angsa.
"Kau menyukainya, apa mau model lain?"
Suga menatap istrinya yang dari tadi hanya diam. Tidak seperti wanita lain yang diajak memilih perhiasan.
"Iya aku menyukainya, tapi bukanya kamu baru saja membelikan aku kalung Minggu lalu, sepertinya tidak perlu membeli kalung lagi."
"Lalu untuk apa aku bekerja keras pagi sampai pagi. Jika tidak ingin membahagiakan mu?"
Suga menatap Bella dengan tatapan bingung. Bagaimana mungkin ada orang seperti Bella didunia ini.
Tidak meminta persetujuan dari Bella lagi suga segera menyelesaikan pembayarannya. Lalu menandatangani surat perhiasan.
Mereka berdua segera keluar dari toko perhiasan lalu memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu.
Sebagai salah satu pecinta mie Suga mengajak istrinya untuk makan disalah satu restoran langganannya. Dulu sewaktu Suga Masih kecil dia sering makan ditempat ini ditemani oleh body guard nya.
"Suga,,, apa kabar lama tidak bertemu."
Wanita bule itu datang menghampiri meja tempat Suga beserta istrinya duduk.
"Baik grandma."
"Ohh, nice siapa dia so pretty."
"Hai,,,"
"Dia Bella istriku kami baru menikah tiga bulan lalu."
"Ohh, ini ceritanya lagi honeymoon ya hahaha."
"Iya honeymoon tapi tetep aja kerja." sambung Suga sambil melirik kearah Bella.
"Tidak papa grandma doakan semoga cepat diberi keturunan yang cantik dan
Ganteng- ganteng."
"Oiya saya orang Hawaii tapi menikah dengan orang Indonesia, kami menetap di Hawaii sesekali pulang ke Indonesia tapi sekarang sudah jarang ke Indonesia karena grandma sudah tua gampang sakit - sakitan."
"Grandma masih awet muda dan juga sehat bisa menjadi contoh untuk kami yang masih muda." Imbuhnya Bella merasa sedikit canggung karena ini adalah pertemuan pertamanya.
Tak lama pesanan makanan yang telah dipesan suga pun datang.
"Selamat menikmati grandma tinggal dulu ya."
"Iya grandma."
Bella menatap kagum wanita bule yang biasa dipanggil grandma itu, dia terlihat begitu ramah dengan semua orang.
"Dia sangat ramah dan murah senyum. maka tak heran restoran ini selalu ramai. Tapi hari ini aku sengaja boking tempat ini agar kau bisa makan dengan nyaman." pungkas suga.
__ADS_1
"Untuk apa , bukankah itu buang- buang uang. Lebih baik uangnya untuk donasi di panti asuhan banyak anak yang lebih membutuhkan."
"Baiklah kalau kau ingin berdonasi, setelah kita pulang aku akan menemanimu."
...----------------...
Sore berganti malam. Mereka segera kembali ke hotel mengingat besok mereka akan segera meninggalkan Hawaii.
Bella menatap kagum keindahan kota Hawaii dimalam hari. Dulu ia tidak pernah ikut studi tour karena Bella lebih memilih untuk uang sakunya selama satu bulan dari pada harus pergi bersama teman- temannya.
Dulu Bella ingin mengelilingi dunia bekerja dan liburan itu adalah pekerjaan impiannya sejak dulu. Tapi sekarang Bella bisa pergi kemanapun yang dia mau tanpa harus memikirkan bagaimana ongkos pesawat dan penginapan.
"Kalau lelah?" tanya Suga ia menggenggam tangan istrinya sembari mengemudikan mobilnya.
Bella tersenyum, menatap pria berhati dingin tapi sangat penyayang. Lalu mengusap wajah Suga dengan lembut.
" Aku tidak lelah hari ini aku tidak melakukan apa-apa."
"Baiklah, bagaimana jika nanti malam lima belas ronde hahaha."
"Suami puas istri tewas. Kau ingin membuatku mati," goda Bella mana mungkin lima belas ronde semalam.
"Hahaha aku bercanda, seperti tidak ada hari esok. aku pun bisa encokan ."
"Faktor U."
"Apa kau bilang sayang," Suga melirik kearah istrinya yang sedang sibuk menatap jalanan.
"Faktor U. Bukankah kau sudah menginjak kepala tiga?"
"Iya tetap saja aku masih muda. Kau tau banyak wanita diluar sana yang menginginkan aku."
"Lalu.?
"Kau tidak merasa cemburu?"
"Tidak untuk apa cemburu, wanita lain tidak akan bertahan dalam waktu dua kali dua puluh empat jam menjadi istrimu hahaha."
" Baiklah orang tua harus mengalah."
Perjalanan menuju hotel terasa singkat, Waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Bella segera membersihkan diri setelah sampai di hotel.
"Kau pakai ini malam ini," tutur Suga seraya menyerahkan baju transparan berwarna merah. Baju yang tidak berguna karena menerawang.
Bella menerima pemberian Suga dia tidak banyak protes, langsung menutup pintu kamar mandi.
Suga yang sudah terbaring ditempat tidur sembari memainkan ponselnya, Sudah mulai bosan naik turun beranda akun Instagram pribadinya.
...----------------...
Assalamualaikum terima kasih buat yang udah mampir. Dukung aku biar tambah semangat nulis nya...
💜***Like 💜
Komen disetiap bab yang menurut kalian menarik . Terima kasih***...
__ADS_1