Menjadi Dewa Di Dunia Lain

Menjadi Dewa Di Dunia Lain
Bergabung dengan party


__ADS_3

Setelah melakukan sihir penyamaran, aku muncul di gang sempit yang gelap. Aku sudah mengetahui seluk beluk kota ini dengan baik, jadi aku tidak membutuhkan peta dan dengan santai aku berjalan di tengah kota.


Tempat tujuanku sekarang adalah guild, aku ingat seorang wanita mengajakku untuk bergabung dengan party-nya. Dia bilang aku bisa menemukannya di guild.


Aku membuka pintu guild dan wanita tinggi yang mengajakku untuk bergabung dengan party-nya itu langsung menyambut ku.


"Apa kau sudah memutuskan?" tanyanya bersemangat.


Aku menatapnya sebentar kemudian menjawab, "Aku akan bergabung"


Mendengar jawabanku, wanita itu berseru dengan senang dan langsung menarik tanganku untuk pergi ke lantai dua.


Di sana aku melihat beberapa orang berkumpul namun aku tahu mereka berbeda dengan orang-orang di bawah. Senjata mereka, pakaian mereka, menandakan bahwa mereka memiliki level yang berbeda.


"Ini adalah party kita!" wanita itu tersenyum menunjukkan giginya yang putih.


"Apakah dia anggota party baru?!" Seorang pria berbadan besar menatapku dengan bersemangat.


Party itu berjumlah 4 orang, seorang pria berbadan besar itu memainkan peran tanker, ada seorang wanita berambut pirang yang memegang busur, dan seorang gadis pendek kecil menggunakan tongkat sihir.


"Oh aku lupa memperkenalkan namaku, namaku adalah Jeanne aku seorang warrior" wanita yang mengajakku bergabung itu memperkenalkan diriku.


"Aku Frank, seorang tank" Dia memberiku senyuman bangga dan percaya diri.


"Nan, seperti yang terlihat aku archer" Nan, wanita berambut pirang itu menunjukkan busur panahnya padaku.


"Meriel, mage" gadis kecil itu memberi salam singkat. Aku menatapnya, gadis ini, apakah dia kuat? Sayang sekali aku tidak bisa menggunakan mata iblis.


"Aku Lucy, aku harap kita dapat bekerja sama dengan baik kedepannya" Aku memperkenalkan diri dengan ramah.


"Bisakah kau membuka jubahmu?" Nan bertanya dengan penasaran. Oh, aku lupa. Setelah mendengar pertanyaannya, aku membuka jubahku dan wajah orang-orang itu kecuali Meriel membeku seperti orang bodoh.


"Kau sangat tampan! Man, aku benar-benar iri" Frank memberi pujian kemudian merangkul ku.


"Haruskah kita menyelesaikan misi bersama?" Tanya Jeanne, semuanya mengangguk dan setuju.


"Karena Lucy baru saja bergabung, mari kita mengambil misi yang mudah" Jeanne menjelaskan saat kita menuruni tangga.


"Mari mengambil misi ini, untuk mengawasi Rute jalan hutan Fancy Lagoon Covert. Rute jalan itu sudah di bersihkan dari monster jadi kita hanya perlu mengawasinya saja" Jeanne mengambil misi di pengumuman dan membawanya ke meja resepsionis. Resepsionis itu memberikan cap merah pada kertas misi.


"Ayo pergi sekarang"


...----------------...


Dengan menumpang kereta pedagang, kita sampai di hutan Fancy Lagoon Covert.


Hutan itu luas, bercahaya, dan makmur. Pohon-pohon dengan daun rimbun berjajar rapi dan cahaya matahari berkilauan melewati cabang-cabang pohon membuatnya menyinari rumput-rumput hijau yang menutupi tanah.

__ADS_1


Suara campur aduk makhluk tak di kenal saling bersahutan dan bergema di udara, sesekali suara itu teredam oleh suara angin yang menerpa pohon dan menyapu dedaunan. Meskipun begitu, hutan ini sangat indah.


"Monster-monster di sini cukup lemah jadi kau tidak perlu khawatir" Frank menepuk pundak ku dan kemudian berjalan di depan. Aku mengikuti dari belakang. Mereka saling bertukar cerita, aku hanya mendengarkan sambil melihat-lihat pemandangan hutan.


Dari cerita mereka, Hutan ini akan menjadi salah satu rute baru untuk menghubungkan dua kerajaan. Sehingga beberapa bulan lalu sebelum aku muncul di dunia ini, para petualang di tugaskan untuk membersihkan beberapa monster yang mungkin menganggu rute dan hanya menyisakan monster-monster lemah. Cukup kejam, aku merasa suara monster-monster yang terus menggema di hutan ini adalah suara kesedihan.


"Lucy, ku dengar kau berasal dari kerajaan Salleria?" Nan bertanya memecahkan lamunanku.


"Ya" Aku menjawab dengan singkat.


"Wahhh selain tampan, kau berasal dari kerajaan yang makmur juga. Hahh aku benar-benar iri padamu" Frank memegang kepalanya berpura-pura menyedihkan.


Apa para bandit itu berasal dari kerajaan Salleria? Aku rasa tidak mungkin, mungkin mereka hanya mendapatkannya dari orang yang telah mereka rampok.


Chhhhh


Suara aneh menghentikan langkahku, aku melihat anggota party lain yang sepertinya tidak mendengar suara itu. Aku mengerutkan kening lalu berjalan kembali.


「Master ada energi iblis di sini!」Uriel melaporkan dengan semangat.


Apa? Aku kembali menghentikan langkahku. Di sini?! Aku tidak mengharapkan akan mendapatkan informasi sebesar itu sekarang. Bagaimana pun, mari kita cek nanti. Aku masih belum ingin membangkitkan siapapun untuk sekarang, mengingat kejadian di hutan West Rock Covert, aku mengetahui bahwa ada seseorang di balik semua ini. Jadi aku tidak ingin gegabah.


"Apa yang kau lamun kan, ayo pergi"


"Ya aku pergi" Aku menjawab dengan cepat dan kembali mengikuti mereka.


Yah itu cukup nyaman, untuk tidak melakukan apapun. Aku juga takut aku tidak dapat mengontrol kekuatanku, itu akan menjadi masalah jika mereka mencurigai ku.


Chhhhh


Mendengar suara itu kembali, aku mengerutkan kening. Aku benar-benar harus mengecek hutan ini kembali nanti.


Kretek kretek


Kali ini suara retakan terdengar, namun bukan hanya aku yang mendengar sekarang. Semua orang menjadi waspada. Sementara Frank memasang perisai nya, menyiapkan bila ada sesuatu.


Kretek kretek


Aku mencari asal suara itu dan kemudian aku melihat sebuah gua kecil tak terlihat yang tertutup oleh dedaunan dan tumbuhan rambat.


"Suaranya berasal dari sana" Aku menunjuk gua itu, Jeanne dan Frank mengangguk dan mendekati gua kecil itu. Nan menarik busur dan anak panah siap di luncurkan kapan saja. Meriel juga sudah merapal kan mantra.


Srettt


Jeanne menebas tumbuhan rambat hingga kita akhirnya dapat melihat apa yang gua itu sembunyikan di dalam.


"Telur Centipede!" Meriel berseru kaget.

__ADS_1


"Apa?!"


"Kita harus melaporkan ini dengan cepat ke guild" Jeanne berkata dengan tenang.


"Ayo kembali!" lanjutnya.


Aku tidak mengerti, kenapa mereka membuat keributan seperti itu.


"Uriel, apakah Centipede begitu kuat?" Aku bertanya dengan penasaran.


「Mereka sangat lemah! Mereka bahkan tidak bisa di bandingkan dengan debu sekalipun」Uriel menjawab dengan meremehkan.


Aku seharusnya tidak bertanya padanya.


"Ini misi pertamamu bersama party kami, tapi kamu sudah menghadapi masalah besar" Jeanne berkata dengan menyesal.


"Tidak masalah, ku pikir ini akan menjadi pengalaman yang bagus untukku" Aku tersenyum ramah padanya.


"Benar! Dengan ini kita akan menjadi lebih kuat. Ayo hadapi ini bersama dan bersinar di masa depan!" Frank memberikan semangat.


Aku tidak berpikir kita bisa bersinar bersama, aku yakin jika mereka mengetahui bahwa aku adalah seorang iblis mereka akan membenciku. Manusia di dunia ini memang seperti itu, mereka membenci sesuatu yang berbeda dari mereka.


...----------------...


Chhhhh


Setelah Lucifer dan party barunya meninggalkan hutan, suara itu kembali terdengar.


"Apa manusia-manusia itu sudah pergi?" Suara seorang pria terdengar.


"Ya, tapi aku merasakan seseorang yang bukan manusia di antara mereka. Dan orang itu sangat kuat, benar-benar kuat. Aku memiliki perasaan orang itu dapat membantu kita" Kali ini suara wanita yang menjawab.


"Aku harap dia bisa membantu kita"


Chhhh


suara itu kemudian tenggelam dan menghilang di kedalaman hutan.


...tbc...


—mtchagrl


...----------------...


...ILUSTRASI VISUAL...


...JEANNE...

__ADS_1



__ADS_2