
"Evolusi?!"
Sial, dunia isekai sangat menyeramkan!
「Proses 05%」
「Proses 18%」
「Proses 26%」
「Proses 42%」
「Proses 65%」
「Proses 81%」
「Complete!」
「Sistem baru telah di buat」
「Sistem 'uriel' telah terhubung ke dunia」
「MASTER!」
HUH?! DIA BERBICARA?!
Sistem yang kuberi nama Uriel itu memiliki suara gadis kecil lolita yang menggemaskan, namun entah kenapa aku menemukan itu menjengkelkan. Tanpa suara saja sistem itu sangat menganggu apalagi dengan suara, hahhh aku harus menerima nasibku.
"Jadi, apa itu evolusimu?"
「Ya! Bukankah ini sangat keren? Sekarang aku bisa mengobrol denganmu sepuasnya hehehe」
Tch, aku tidak ingin mengobrol denganmu.
"Ya ya ya" aku menjawab malas dan melambaikan tangan untuk mengusir uriel.
Begitu suara sistem itu menghilang, aku menatap langit-langit kamar.
Situasi ini cukup mengejutkan untukku, entah bagaimana aku bisa beradaptasi di dunia ini dengan baik. Apakah ini bakat? Aku rasa tidak, ada sesuatu, tapi aku tidak dapat menemukan alasannya.
Dan juga, meskipun aku mengatakan akan membangkitkan iblis yang lain. Aku sempat berpikir, haruskah aku? Tapi dorongan hatiku mengatakan ya.
Ahhh sangat membingungkan! Aku meremas rambutku dengan frustasi.
Masa bodolah! Aku akan melakukan apapun yang aku mau.
•••
Tok tok tok
Aku bangun dengan linglung ketika seseorang mengetuk pintu.
"Masuk"
Astaroth masuk dengan teh di tangannya diikuti asmodeus yang babak belur.
Apa yang terjadi?
Aku melirik asmodeus, dan dia menggaruk tengkuknya dengan canggung.
Lupakan saja, aku tidak ingin ikut campur.
Astaroth menyajikan teh dan aku bertanya,
"Apa sudah ada informasi?"
"Ya, Elvis mengatakan dia pernah merasakan energi iblis di sekitar hutan West Rock Covert, tapi dia tidak bisa mengkonfirmasi karena hutan tersebut berada di bawah kekuasaan para elf"
Elf, makhluk suci yang di katakan sebagai pelayan dewa. Itu akan merepotkan. Lagi pula bagaimana bisa energi iblis bisa berada di tempat makhluk suci.
"Asmodeus, cari semua informasi mengenai hutan West Rock Covert dan para elf" perintahku.
"Dimengerti" Asmodeus membungkuk hormat kemudian menghilang di udara tipis.
Dia bisa menggunakan teleportasi sehari setelah di bangkitan? Dia benar-benar lebih kuat dari Astaroth. Namun kenapa dia babak belur? Aku melirik Astaroth yang tersenyum. Sial, dia memang menyeramkan.
Ekhem
"Astaroth, kau cari informasi mengenai keberadaan iblis yang lain" lanjutku.
"Saya mengerti my lord"
__ADS_1
Setelah keduanya menghilang, aku bangun dan pergi menuju balkon.
"Uriel" panggilku.
「Ya master!」Uriel langsung menjawab dengan suara gadis lolinya.
"Apa evolusi mu itu hanya membuatmu bisa berbicara saja?" Aku menopang daguku dengan malas.
「...」
Evolusinya benar-benar tidak berguna!
Hahhh aku menghela nafas dengan berat.
"Bisakah aku menyamar?" Tanyaku kembali.
「Tentu saja!」
"Kalau begitu bukankah aku bisa pergi ke dunia manusia?"
「Ya」Uriel menjawab dengan polos.
"Sebelumnya kau bilang tidak bisa!"
「A-ah waktu itu, jika master tidak menyamar maka tidak bisa」suaranya terdengar bergetar menandakan bahwa dia gugup. Lupakan saja.
"Lalu bagaimana cara agar aku bisa menyamar?"
「Master bisa menggunakan sihir penyamaran」
"Ajari aku"
「Okay!」Uriel menjawab dengan bersemangat. Aku kembali masuk ke dalam kamar dan mempraktekkan sihir penyamaran dengan instruksi Uriel.
Secara perlahan rambut perak ku mulai berubah warna menjadi coklat caramel. Warna merah darah matakku mulai memudar dan menggelap. Telinga runcingku menghilang digantikan telinga biasa seperti manusia.
Aku melihat penampilanku di cermin, ini lebih normal, seperti manusia di bumi. Mengingatnya membuatku sedikit merindukan dunia asalku sendiri.
Hmm haruskah aku pergi ke dunia manusia sekarang untuk jalan-jalan?
"Uriel, ayo pergi ke dunia manusia"
「Baik master!」
"Transportasi agak jauh dari dunia manusia!"
「Aku mengerti master!」
Kemudian aku menghilang dan muncul kembali di sebuah...hutan?
Aku mengkonfirmasinya begitu melihat pemandangan di sekitar.
"Tunjukkan aku jalannya"
「Ay ay master」
Kemudian sebuah peta transparan muncul di depanku, ada titik merah yang menandakan posisiku dan titik emas yang menandakan tujuanku.
Ketika aku hendak melangkah, sebuah panas melesat tepat di depan mataku. Aku langsung mundur satu langkah dan melihat panah yang tertancap di pohon.
Seorang wanita dengan kain yang menutupi sebagian wajahnya terlihat di atas pohon dari arah panah itu di tembakkan. Kemudian beberapa pria besar mulai keluar dari balik pohon.
Mereka adalah bandit.
"Hei berikan semua uang yang kau miliki!" Aku menatap dingin ke bandit pria yang tengah berbicara itu.
Diam-diam aku mengaktifkan skill benang kematian, kemudian menyebarkan benang tak terlihat itu di sekitarku.
"Aku tidak memiliki uang" jawabku santai.
"Heh kau pikir aku bodoh? Di lihat dari pakaian mu kau sepertinya putra seorang bangsawan dengan banyak uang. Apa yang tuan muda lakukan di sini tanpa pengawalan hahahahaha" para bandit itu tertawa dengan keras.
Pakaianku? Ah Elvis yang memberikannya padaku, dan mereka memanggilku tuan muda? Mereka akan sangat terkejut jika aku mengatakan bahwa aku berusia dua ratus ribu tahun.
"Aku benar-benar tidak punya uang, dan aku juga bukan seorang bangsawan"
"Kau benar-benar keras kepala huh, kalau begitu aku akan menggunakan cara kekerasan!" Para bandit itu mengangkat senjatanya dan langsung berlari ke arahku. Begitu senjata mereka hampir mengenaiku, aku menarik benang, dan
Srettt
Tubuh para bandit itu langsung terpotong-potong dan hancur menjadi bagian-bagian kecil.
__ADS_1
"..." Apa-apaan! Aku hanya berpikir untuk mengikat mereka! Sepertinya skill ini tidak salah di namai dengan benang kematian.
「Wahhh! Master sangat hebat! Master yang terkuat!」
Diamlah.
"Turunlah" Wanita pemanah sebelumnya turun dengan gemetaran.
"Tolong ampuni aku, aku mohon, aku tidak akan pernah melakukannya lagi" wanita itu bersujud dan memohon ampun padaku.
"Bangun, buka maskermu" perintahku.
Wanita itu dengan gemetaran melepaskan masker yang menutupi sebagian besar wajahnya.
Wahhh dia sangat cantik, wanita itu memiliki mata besar yang indah, dan bibir tipis yang merah.
Sayang sekali.
Srett
Kepala wanita itu langsung terpotong dan berguling di tanah.
"Jika kau bertemu dengan orang lain mungkin kau akan bisa selamat" Aku bergumam.
Ah aku sepertinya harus mengganti pakaianku, aku melihat beberapa bagian tubuh bandit yang terpotong. Hmm tidak ada yang bisa kugunakan.
Kemudian aku melihat tubuh wanita yang sudah tak memiliki kepala itu. Dia membawa tas di punggungnya.
Aku kemudian menggeledah tas wanita tersebut, dan aku menemukan jubah. Ada juga beberapa uang dan sebuah kartu berlambang kerajaan? Hmm mungkin ini akan berguna.
Baik, ayo pergi!
•••
Tok tok tok
"My lord" Astaroth sudah mengetuk pintu beberapa kali tapi tidak ada yang menjawab. Dia sedikit khawatir tapi jika dia langsung masuk itu akan tidak sopan.
Tok tok tok
Astaroth mengetuk lagi dan masih tidak ada jawaban.
"Ada apa?" Asmodeus tiba-tiba muncul di belakang Astaroth dan bertanya.
"My lord tidak menjawab"
"Kenapa kau tidak langsung masuk?" Asmodeus langsung membuka pintunya dengan santai.
"K-kau sungguh tidak sopan!"
"Tidak ada" Asmodeus sedikit membeku di pintu.
"Apa?" Astaroth bertanya dengan bingung.
"My lord tidak ada di ruangannya"
Kedua iblis itu langsung tertegun.
"Apa kau sudah mencari ke tempat lain?" Asmodeus kemudian bertanya.
"Aku sudah berkeliling istana beberapa kali untuk mencari informasi dan aku tidak pernah menjumpai my lord"
"Sial! Kita harus mencarinya!" Asmodeus menggertakan giginya.
Kemudian istana pun menjadi rusuh dan beberapa pasukan di kerahkan ke seluruh penjuru kerajaan.
...tbc...
—mtchagrl
...----------------...
......ILUSTRASI VISUAL
LUCIFER......
...----------------...
...Ganti sampul yay or nay?
__ADS_1
...