
Aku terus menonton kebodohan-kebodohan manusia itu namun sesuatu yang tidak ku harapkan terjadi. Meriel si dark elf yang menyamar itu tiba-tiba melafalkan mantra besar. Mataku sedikit melebar, mengantisipasi tindakannya.
BANG!
Setelah mantra itu selesai, sebuah cahaya hitam melaju dengan kencang menabrak tubuh besar centipede yang menjijikan itu. Tubuh centipede itu berlubang, darah hijau yang menyembur dari tubuhnya membuatnya terlihat lebih menjijikan.
「Kenapa gadis itu malah membantu mereka!」Uriel berteriak di kepalaku dengan kesal, sial! kepalaku berdengung karena teriakannya! Sistem bodoh kecil ini.
"Dia sama bodohnya seperti mu"
「Aaack! Master kamu sungguh membuatku sakit hati hngg. Aku akan merajuk!」Uriel berkata dengan sedih, suara kekanak-kanakan nya membuatnya terdengar seperti seorang anak yang di aniaya.
"merajuk saja" ucapku acuh tak acuh, sepertinya hari ini akan menjadi hari yang damai.
Ngomong-ngomong aku kembali menatap Meriel, setelah mengeluarkan kekuatan sihir sebesar itu tubuhnya terlihat lemas dan wajahnya juga sangat pucat.
"Meriel!" Jeanne berteriak dan menopang tubuh Meriel yang hampir tumbang. Aku juga diam-diam turun dan muncul di antara para petualang tanpa menimbulkan kecurigaan.
"Apakah kalian baik-baik saja?" Jeanne bertanya setelah melihat kedatangan anggota party lain.
"Kami baik-baik saja" Beberapa orang menjawab dan semua orang akhirnya bisa bernafas dengan lega.
"Ngomong-ngomong Meriel aku tidak tahu kamu begitu kuat!" Frank berkata dengan semangat, dia benar-benar tidak dapat membaca situasi.
"Yah, kekuatan mu sebanding dengan mage pasukan kerajaan" Nan kemudian terbatuk setelah berkata seperti itu.
"Sebaiknya kita segera kembali ke kota" Jeanne memotong pembicaraan mereka dan kami semua mengangguk dengan setuju.
Kami kemudian kembali ke kereta dan aku diam-diam menatap Meriel. Kekuatannya di luar dugaan ku. Ya dia memang lebih kuat daripada Centipede yang Astaroth bawa, tapi aku tidak menyangka dia akan bisa mengalahkan hewan ciptaan Belphegor dengan mudah. Dia cukup menakjubkan.
"Yo Lucy dimana kamu bersembunyi? Aku tidak melihatmu sama sekali saat kita bertarung melawan centipede raksasa itu" Frank bertanya sambil menatapku dengan curiga. Sial! Dia menyadariku!
Aku menelan ludah kemudian menjawab "Aku berada di belakang"
"Oh benarkah?" Dia bertanya kembali dan aku hanya mengangguk dengan kecil.
"Aku tidak akan menyalahkan mu jika kamu bersembunyi, lagipula kau kan hanya seorang newbie" Frank tersenyum menunjukkan giginya. Aku hanya membalasnya dengan sedikit tersenyum canggung kemudian kembali mengalihkan perhatianku ke dark elf itu.
Setelah kita sampai di kota mereka menyewa penginapan dan kami makan di kedai sementara Meriel tertidur di penginapan.
"Woah sungguh kau makan dengan anggun sekali Lucy. Apakah kau sebelumnya anak bangsawan?" Frank kembali mengganggu ku. Satu-satunya orang yang menyebalkan di party ini adalah dia.
"Itu adalah etiket dasar saat makan, kau saja yang makan dengan menjijikan Frank" Nan membelaku dan akhirnya aku bisa makan dengan tenang.
__ADS_1
Oh iya aku melupakan Uriel yang sedang merajuk.
"Uriel" aku memanggil diam-diam.
「Huhuhu kamu benar-benar melupakan ku master」Uriel berkata dengan menyedihkan.
"Bukankah kamu sedang merajuk?" Aku menggodanya.
「Tidak! Aku tidak jadi merajuk」Uriel berkata kembali dengan nada penyesalan.
"Itu bagus, meskipun kamu bodoh. Kamu cukup berguna"
「!!!」
「B-benarkah? Apa aku berguna?」Suasanya hatinya benar-benar berubah dengan cepat.
"Ya" Aku menjawab dengan malas.
「Fufufu, aku memang sistem terbaik sedunia!」Dia berteriak dengan bangga.
"Bagaimana keadaan gadis dark elf itu?" Aku bertanya langsung tanpa berbasa-basi.
「Dia hanya kehabisan mana! Kamu tidak perlu mengkhawatirkan dark elf bodoh itu master」
Setelah Kami selesai makan, kami kembali ke penginapan. Sementara Jeanne pergi ke guild untuk mengambil imbalan.
"Lihat! Kita mendapatkan banyak uang!" Jeanne kembali dengan membawa 2 kantung kecil koin emas.
"Woah! Uang-uang!"
"Kita akan membaginya dengan rata okay! 90 koin akan di bagi 5 sehingga masing-masing kita akan mendapatkan 18 koin emas. Oh dan guild memberikan tambahan 10 koin emas untuk Meriel karena kontribusinya" Jeanne menjelaskan sambil membagikan koin emas tersebut.
"Irinya~" Frank kembali berulah.
"Hei! Kau sendiri melihat apa yang di lakukan Meriel untuk kita!" Nan akhirnya tak tahan untuk memarahi Frank.
"Ya ya, aku hanya bercanda"
"Kalian semua beristirahatlah selama beberapa hari ini. Kita akan bertemu lagi di guild 5 hari dari sekarang" Jeanne berkata dengan tenang, dia adalah party leader jadi semua orang mendengarkannya dengan baik.
"Aku akan pergi" Aku kemudian berbicara, ini sudah malam. Aku harus kembali sebelum Astaroth mencari ku atau aku akan berada dalam masalah besar!
"Baiklah hati-hati Lucy"
__ADS_1
Setelah keluar dari penginapan aku segera mencari gang sepi dan bertransportasi ke kamarku. Melihat tak ada siapapun di sana aku menghela nafas dengan lega dan segera mengganti pakaian ku.
Aku membuka pintu kamarku dengan pelan.
"My lord" Astaroth tersenyum menyapaku.
Bajingan ini! Apa dia menunggu sepanjang waktu di depan kamarku?!
Ekhem, aku terbatuk untuk menghilangkan kecanggungan ku kemudian bertanya pada Astaroth.
"Apakah kamu ingin melaporkan sesuatu?"
"Ya, Belphegor melaporkan bahwa golem yang dia sebarkan di hutan itu ternyata hilang"
"Hilang? Tidak mati?" Aku bertanya kembali.
"Dia masih merasakan bahwa golem yang dia ciptakan masih hidup tapi tidak dapat mendeteksinya" aku mengerutkan kening atas jawaban ini. Hilang? Elf saja tidak bisa menangani satu golem yang dia ciptakan, siapa yang bisa mencuri golem itu? Aku mengesampingkan pikiran itu untuk sekarang.
"Bagaimana perkembangan soal energi iblis di hutan Fancy Lagoon Covert?" Astaroth terlihat terkejut begitu aku menanyakan ini. Kenapa dia terkejut? Aku sedikit bingung tapi tidak menanyakannya.
"A-ah maaf tapi saya belum mendapatkan petunjuk apapun soal masalah itu" dia menundukkan kepalanya saat menjawab ini. Apa dia merasa sedih?
"Tidak masalah, kamu tidak perlu terburu-buru"
"Ya my lord"
...----------------...
Astaroth kembali ke ruangan kerjanya setelah melaporkan semua yang terjadi kepada tuannya tapi saat ini dia tengah sakit kepala. Untuk pertama kalinya, dia berbohong kepada tuannya.
Dia di penuhi rasa bersalah, namun dia benar-benar enggan jika iblis mencurigakan itu di bangkitkan.
Setelah beberapa saat, pintu terbuka. Asmodeus dan Belphegor masuk tanpa sopan santun dan duduk menyikapi kaki di sofa. Astaroth menghela nafas melihat kelakuan tak sopan kedua rekannya itu.
"Setidaknya ketuk pintu terlebih dahulu" Astaroth mendecakkan lidahnya dengan kesal.
"Cepat apa yang ingin kamu katakan!" Asmodeus berkata dengan tak sabar.
"Soal energi iblis yang di katakan my lord di hutan Fancy Lagoon Covert. Aku rasa iblis itu adalah Abaddon"
Mata Asmodeus dan Belphegor menajam ketika mendengar perkataan Astaroth.
"Bajingan itu!"
__ADS_1