
"Ya anakku,kau melakukan hal yang tepat dengan menyatukan mereka kembali.Ibu benar benar merasa sangat beruntung Armaan, karena ibu memiliki seorang putra yang baik dan berhati mulia sepertimu." ucap ibunya yang membuat perasaan Armaan menjadi lebih tegar untuk menyaksikan pernikahan Freya dengan zervano.
"Terima kasih paman dokter, terima kasih karena sudah mengembalikan bunda padaku dan juga papa.Maafkan Adam, jika selama ini sikap ada tidak baik sama paman dokter." ucap Adam ketika ia menghampiri dokter Armaan
"Sama sama sayang,paman dokter senang sekali bisa mengembalikan kebahagiaan Adam kembali.Sekarang Adam tidak perlu lagi takut kehilangan bunda, karena sekarang bunda Adam sudah bersatu kembali sama Adam dan juga papa zervano." jawab dokter Armaan dengan lembut
"Anda memang orang yang sangat baik dokter Armaan, terima kasih karena sudah mengembalikan kakak ipar Freya kepada temanku zervano." ucap Farhad sembari mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan dokter Armaan
"Sama sama tuan Farhad" jawab dokter Armaan sembari menerima jabat tangan dari Farhad dengan senang hati.
Setelah semua orang berkumpul di sekeliling altar pernikahan, akhirnya proses pembacaan ijab qobul pun dilakukan.
__ADS_1
"Tuan zervano zarrar saya nikahkan engkau dan kawinkan engkau dengan seorang perempuan bernama Freya Almeira Dinara dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai...." ucap penghulu sembari menjabat tangan zervano.
"Saya terima nikah dan kawinnya Freya Almeira Dinara dengan mas kawin tersebut dibayar tunai!!!" ucap zervano dengan lantang
"Bagaimana para saksi?" Tanya penghulu kepada semua orang yang menyaksikan
"Sah...."
Setelah pernikahannya telah di sahkan oleh penghulu dan juga seluruh tamu undangan yang hadir, zervano dan juga Freya tidak henti hentinya saling memandang satu sama lain.Mereka merasa sangat bahagia karena bisa kembali bersama dalam menjalani kehidupan pernikahan.
Malam pun semakin larut,satu persatu dari semua tamu undangan pernikahan mulai meninggalkan rumah dinas dokter Armaan yang sekaligus menandakan bahwa acara pernikahan pada malam hari ini selesai digelar.
__ADS_1
Zervano, Freya,Adam dan juga Farhad segera berpamitan kepada dokter Armaan dan juga ibunya untuk segera pulang ke rumah mereka masing-masing.
Di sepanjang perjalanan pulang menuju ke rumahnya, zervano tidak pernah sekalipun melepaskan tangan Freya bahkan di tengah ia mengemudikan mobilnya.Zervano tidak peduli jika ia harus mengemudikan mobilnya menggunakan satu tangan nya, karena ia tidak ingin berada jauh dari wanita yang dicintainya.
Sesampainya di rumah,Adam segera mengajak Freya untuk tidur di dalam kamarnya agar bisa membacakannya sebuah dongeng yang sudah tiga tahun tidak pernah ia dapatkan dari Freya.Mengetahui permintaan dari putranya itu sama sekali tidak membuat zervano merasa cemburu karena istrinya harus menghabiskan waktunya terlebih dahulu bersama Adam.Ia justru merasa senang karena keinginan dan doa yang tulus dari putranya itu,ia akhirnya bisa membuat Freya kembali kepadanya.
"Aku akan menunggumu di kamar kita, sayang.Segeralah datang padaku jika kau sudah berhasil membuat putra kita tidur nyenyak." bisik zervano di telinga Freya dan membuat wanita itu tersipu malu.
"Tentu" jawab Freya dengan tatapan matanya yang penuh arti kepada zervano
Freya pun segera masuk ke dalam kamar Adam untuk menemani anak laki laki itu hingga benar benar tertidur sembari membacakannya sebuah buku cerita.
__ADS_1