
Dengan menggunakan setelan jas resmi berwarna putih untuk pernikahan,dokter Armaan terlihat sangat bahagia dalam menanti prosesi acara pernikahan nya dimulai.
Sementara itu di dalam kamar pengantinnya,Freya terlihat sama sekali tidak bahagia untuk menjalani upacara pernikahannya bersama dokter Armaan.Air matanya tidak henti hentinya menetes setiap saat.
Meskipun ia mengenakan gaun pengantin yang indah serta memakai perhiasan mahal,sama sekali tidak bisa membuat Freya berhenti menangis.Hati dan pikirannya masih teringat oleh zervano dan juga momen momen kebersamaan mereka.Mungkinkah hari ini telah menjadi hari terakhirnya untuk menjadi istri dari zervano dan menjadi istri dari seorang dokter Armaan?
Di sisi lain zervano berusaha menguatkan dirinya untuk menghadiri acara pernikahan wanita yang ia cintai bersama pria lain.Dengan memakai setelan jas berwarna hitam,zervano berusaha menyiapkan dirinya agar tidak terlihat sedih di hari pernikahan Freya.
Zervano menitipkan penjagaan Adam kepada temannya Farhad sebelum ia bergegas menuju ke rumah dinas milik dokter Armaan.Kali ini zervano sengaja tidak mengajak Adam untuk ikut bersamanya karena zervano tidak mau perasaan putranya kembali terguncang dalam menghadapi kenyataan bahwa Freya akan menikah dengan orang lain.
__ADS_1
Setelah mengendarai mobilnya dengan cepat, zervano akhirnya tiba di rumah dinas milik dokter Armaan yang sudah ramai didatangi semua tamu undangan.Zervano pun segera keluar dari dalam mobil dan bergegas masuk ke dalam tempat pernikahan untuk memberikan ucapan selamat secara langsung kepada dokter Armaan.
"Dokter Armaan, saya ucapkan selamat untuk pernikahan anda." ucap zervano sembari menjabat tangan dokter Armaan
"Terima kasih tuan zervano karena sudah menyempatkan waktu anda untuk hadir di pernikahan saya." ucap dokter Armaan
"Sama sama dokter Armaan,saya harap anda akan bisa membuat Freya hidup bahagia bersama anda." ucap zervano dengan nada suaranya yang terdengar begitu lirih
"Maaf jika permintaan saya ini lancang dokter Armaan,tapi bolehkah anda mengijinkan saya untuk bertemu dengan Freya sebentar?saya ingin mengucapkan selamat sekaligus salam perpisahan kepadanya." pinta zervano dengan penuh harap
__ADS_1
"Tentu silahkan,nona Freya berada di dalam kamar pengantin saat ini.Anda bisa pergi menemuinya tuan zervano, silahkan." ucap dokter Armaan yang mempersilahkan zervano untuk menemui Freya ke dalam.
Setelah mendapatkan ijin dari dokter Armaan, zervano segera bergegas mencari kamar pengantin yang dimaksud oleh dokter Armaan untuk bisa menemui Freya untuk yang terakhir kalinya.
Beberapa menit setelah mencari di dalam rumah dinas dokter Armaan,zervano akhirnya berhasil menemukan kamar pengantin yang ditempati oleh Freya dan ia pun segera bergegas untuk menghampiri kamar pengantin itu dan langsung masuk ke dalam nya.
Kedatangan zervano yang tiba tiba masuk ke dalam kamar pengantinnya benar benar membuat Freya merasa sangat terkejut sekaligus senang dengan kehadiran zervano.
Melihat kehadiran zervano yang masuk ke dalam kamarnya membuat Freya tak kuasa untuk tidak meneteskan air mata kesedihannya sehingga hal itu membuat zervano berusaha untuk menenangkan perasaan Freya dengan mengusap air matanya.
__ADS_1
"Tolong jangan menangis Freya,kau terlihat sangat jelek jika menangis sekarang." ucap zervano yang juga turut menangis dengan situasi saat ini
"Maafkan aku zervano, maafkan aku.Tidak seharusnya aku menikahi pria lain dan pergi meninggalkan mu.Aku benar benar sangat menyesal zervano,aku benar benar sangat menyesal." tangis Freya dengan penuh penyesalan