
Muzaffar tersenyum puas ketika dirinya membayangkan bagaimana dengan reaksi musuhnya saat ini ketika ia telah kehilangan wanitanya.
Muzaffar sangat yakin, pasti sekarang musuhnya itu benar benar merasa sangat hancur dengan hilangnya istrinya dari kehidupannya.
Merasa bahwa penderitaan yang dirasakan oleh zervano masih belum cukup, Muzaffar pun berniat menambahkan satu penderitaan besar kepada musuhnya itu.
Dengan cepat Muzaffar menanggalkan kemeja yang dikenakannya untuk kemudian membuka jubah tidur yang dikenakan oleh Freya.
Ia ingin memotret dirinya bersama wanita milik musuhnya tidur di satu ranjang, berpelukan dan terlihat seolah olah bahwa ia telah merasakan tubuh wanita dari musuhnya.
Dengan memeluk tubuh Freya dan membungkus tubuh mereka dengan selimut, Muzaffar pun langsung memotret dirinya dengan Freya dan berniat mengirimkan foto tersebut kepada musuhnya suatu hari nanti.
__ADS_1
Setelah selesai, Muzaffar pun segera membenarkan kembali jubah tidur yang dikenakan oleh Freya dan memakai kembali pakaiannya.
"Tak lama lagi semuanya akan terlihat sangat menarik untuk disaksikan.Zervano,kau tunggu pembalasanku!!!" ucap Muzaffar dengan penuh dendam.
Zervano tiba di turki pada keesokan harinya,ia pun segera menyerahkan penjagaan putranya kepada nilufer dan menyibukkan dirinya untuk mencari keberadaan Freya.
Bermacam-macam anak buah telah zervano kerahkan, bahkan ia tidak segan segan mengirim beberapa orang mata mata untuk mencari tahu mengenai Muzaffar.
Sekarang,ia hanya perlu menunggu sampai orang orang suruhannya datang dengan membawa berita yang paling ia tunggu.
Kamar ini bukanlah kamarnya yang ada di villa maupun kamarnya bersama dengan zervano,dengan berbagai upaya untuk mengingat kembali apa yang terjadi,Freya pun berhasil mengingat semuanya dan menyadari bahwa saat ini ia tengah diculik oleh pria asing.
__ADS_1
Mengetahui hal itu Freya pun segera bangun dari tempat tidurnya dan mencari jalan keluar agar ia bisa kabur dari seseorang yang telah menculiknya.
Akan tetapi semua pintu keluar tampaknya telah ditutup oleh penculik itu ketika Freya melihat jendela yang dipasang tralis besi serta pintu kamar yang dikunci, yang membuat Freya tidak bisa pergi kemana mana.
"Buka pintunya!!!! apa ada orang disana???? keluarkan aku dari dalam sini!!!!tolongggg!!!" teriak Freya sembari menggedor pintu dengan keras dan membuat Muzaffar yang mendengar nya dari luar segera membuka pintu untuk masuk dan menemui Freya di dalam.
Mengetahui bahwa seseorang sedang membuka kunci pintu dari luar,Freya pun segera mundur dari pintu dengan sikapnya yang penuh kewaspadaan untuk bertemu dengan seseorang yang telah lancang menculiknya.
Dan ketika orang itu telah masuk ke dalam kamarnya sekaligus mengunci kembali pintu dibelakangnya, alangkah terkejut nya diri Freya saat mengetahui bahwa seseorang yang telah menculiknya adalah pria yang telah menguntitnya sewaktu di villa.
Tahu bahwa dirinya telah diculik oleh orang yang sama saat dirinya dikuntit di villa,membuat wajah Freya seketika berubah menjadi merah karena amarah,dan ia pun tak henti hentinya mengutuk orang yang telah menculiknya.
__ADS_1
"Berani beraninya kau menculik ku!tak cukupkah kau melakukan serendah ini kepadaku? Pertama kau mengintip ku diam diam saat aku bergantian di dalam kamar mandi,dan sekarang kau menculik ku!!! apa yang kulakukan padamu hingga kau permalukan aku dan memperlakukan ku dengan seperti ini?????" teriak Freya dengan penuh emosi
"Rendahkan sedikit suaramu itu sayang,aku tak ingin kau kehilangan suaramu yang indah itu saat kau memakiku.Kemarilah dan duduklah bersamaku,aku akan menceritakan semuanya kepadamu." ajak Muzaffar kepada Freya untuk duduk di atas ranjang bersamanya.