
"Sikapmu hari ini sangatlah keterlaluan zervano, bagaimana bisa kau meminta wanita penghibur itu untuk menemanimu?apa kau sudah lupa jika kau sudah menikah dan mempunyai seorang istri dan juga anak?apa yang akan kakak ipar pikirkan tentangmu jika dia melihatmu dalam keadaan ini sekarang?" tanya Farhad dengan rasa kecewa dihatinya.
"Untuk apa aku harus memikirkan wanita pengkhianat itu lagi teman?dia sudah mengkhianati kepercayaan ku dan berselingkuh di belakangku.Jadi untuk apa aku harus memikirkan apa yang wanita itu pikirkan tentang aku?" ucap zervano tak peduli.
"Jaga kata katamu itu zervano, bagaimanapun juga dia masih istrimu.Kau harus bertanggung jawab atas semua kebutuhan hidup maupun perasaan batin istrimu.Jangan bersikap kekanak-kanakan seperti ini." ucap Farhad
"Aku? bersikap kekanak-kanakan? kenapa kau menilai ku dengan seperti itu Farhad? sebenarnya kau ini ada di pihak ku atau Freya?" ucap zervano tidak terima dengan ucapan Farhad
"Ini bukan tentang ada di pihak siapa zervano,tapi tentang sikap.Kau tak seharusnya menjerumuskan dirimu ke dalam sesuatu yang bersifat buruk untuk dirimu sendiri,justru saat ini kau harus mencari tahu yang sebenarnya di balik foto istrimu dengan Muzaffar.Pertengkaran dan ketidakpercayaan tidak akan menyelesaikan semua masalah.Aku tidak mau kau menyesal dengan tindakan bodoh yang kau lakukan hari ini di kemudian hari." ucap Farhad
"Tidak ada gunanya lagi aku mencari tahu tentang kebenarannya, Farhad.Muzaffar sendiri telah mengakui bahwa ia sudah menyentuh istriku dan tidur bersamanya.Aku yakin sekali, pasti anak yang ada di dalam kandungan Freya juga pasti adalah anaknya." ucap zervano bersikukuh
__ADS_1
"Terserah kau saja teman,aku sudah capek menasehati mu dengan kata kataku ini.Aku harap kau tidak akan menyesal dengan perbuatan mu ini." ucap Farhad
Alangkah remuknya perasaan Freya ketika ia mendengar sendiri percakapan suaminya dengan Farhad saat ia memutuskan untuk mengikuti kepergian Farhad untuk bertemu dengan zervano di klub malam.
Freya benar benar merasa sangat kecewa dengan zervano,karena meskipun dirinya sudah diberi masukan oleh Farhad,ia masih tetap tidak mempercayainya dan masih meragukan kehamilannya.
Zervano sudah tidak lagi percaya kepadanya maupun mengakui bayi yang ada di dalam kandungannya,dan itu sudah sangat menghancurkan kehormatan Freya sebagai seorang istri.
Lebih baik ia hidup sendirian di tempat yang jauh bersama calon buah hatinya dengan tenang daripada harus bersama laki laki yang sudah tidak percaya dan mencintainya.
Sebelum kehadirannya di klub malam diketahui oleh zervano maupun Farhad,Freya pun segera pergi meninggalkan klub malam dan pergi sejauh mungkin dari kawasan rumah zervano maupun area sekitar klub malam itu.
__ADS_1
Di lain tempat, Muzaffar diberitahu oleh salah satu anak buahnya yang ia tugaskan untuk menyamar sebagai pelayan di kediaman zervano,bahwa Freya tengah mengandung saat ini.
Anak buah Muzaffar juga turut memberitahu kepada majikannya itu jika hubungan diantara zervano dan juga Freya tengah retak akibat fitnah yang majikannya ciptakan.
Mendengar kabar baik itu sangat membuat perasaan Muzaffar menjadi sangat puas dan senang,karena ia bisa menyaksikan kehancuran hidup dari musuh terbesarnya.
Namun kepuasan yang dirasakan oleh Muzaffar tiba tiba sirna ketika ia mengingat kabar kehamilan Freya yang mengandung anak zervano.Muzaffar ingin kehancuran hidup yang dirasakan oleh zervano semakin bertambah,untuk itulah dengan tega Muzaffar kembali mengirim orang orangnya yang berada di turki untuk menghabisi calon anak yang ada di kandungan Freya.
"Cepat kau suruh orang orang kita yang ada di turki untuk mencari keberadaan Freya saat,aku minta pada kalian untuk cepat menyingkirkan calon anak zervano yang ada di dalam kandungan istrinya bagaimana pun caranya." perintah Muzaffar dengan kejam
"Baik bos" ucap anak buah Muzaffar dengan patuh
__ADS_1
"IM sorry Freya,aku harus melakukan hal ini kepadamu.Kau tak ingin dimiliki olehku maka jangan harap juga jika zervano akan bisa memiliki dirimu dan juga bayimu.Hahahaha" ucap Muzaffar dengan penuh rasa puas