
"Tidak, tolong jangan pergi Fita Aku mohon kembalilah" igau Freya
"Freya? sayang? tolong sadarlah,kau sedang bermimpi buruk saat ini." ucap zervano pelan sembari berusaha untuk membangunkan Freya
"Jangan tinggalkan aku, jangan tinggalkan aku sendiri disini." igau Freya
"Aku tidak akan pernah meninggalkanmu Freya,aku akan tetap disini bersamamu." ucap zervano sembari mengusap rambut Freya dengan lembut dan pelan pelan membuat gadis itu menjadi lebih tenang dari sebelumnya.
"Aku tidak akan pergi jauh darimu Freya,aku akan selalu berada di sisimu." ucap zervano
Pada saat waktu telah memasuki pukul dua belas malam, Freya pelan pelan membuka matanya, dan mendapati suaminya sedang tidur di kursi samping tempat tidurnya sembari menggenggam erat tangannya.
__ADS_1
Hari ini hati dan perasaan Freya merasa sangat lega karena akhirnya ia telah menemukan jawaban atas semua keraguan,rasa bersalah dan rasa cintanya untuk zervano.
Freya merasa sangat bersyukur karena ia bisa diberikan kesempatan untuk bertemu dengan adiknya dan menemukan akhir terbaik bagi kehidupannya bersama zervano di dalam mimpinya.
Mulai saat ini Freya berjanji kepada dirinya dan juga adiknya bahwa ia akan sepenuh hati mencintai dan menerima zervano serta Adam sebagai seorang suami dan juga putranya.
Freya akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa memberikan kehidupan,cinta dan keluarga yang utuh bagi zervano dan juga Adam.
"Istriku, syukurlah akhirnya kau sadar juga." ucap zervano bahagia sembari memeriksa keadaan Freya
"Apa yang telah terjadi padaku? tempat apa ini?" tanya Freya sembari mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan.
__ADS_1
"Kau jatuh pingsan saat keluar dari area makam adikmu Fita,dan aku segera membawamu ke rumah sakit,kita berada di rumah sakit sekarang." jawab zervano
"Tuan zervano, ada yang ingin aku bicarakan denganmu,ini mengenai perasaan ku." ucap Freya
"Aku tahu sayang,kau tidak perlu menjelaskannya lagi kepadaku,kau hanya perlu fokus pada kesembuhan mu Freya,dan itu amat sangat berarti bagiku." ucap zervano
"Tidak tuan zervano,hari ini aku ingin membuatnya menjadi jelas bagimu,kau sudah sering mengutarakan isi hatimu kepadaku dan aku masih belum bisa memberitahukan akan isi hatiku kepadamu, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengungkapkannya." ucap Freya yang berusaha untuk duduk dan bersandar di ranjang rumah sakit yang dibantu oleh zervano.
"Ungkapkan lah isi hatimu Freya,aku siap untuk mendengarkan semuanya." ucap zervano
"Tuan zervano pertama Tama tolong ijinkan saya untuk meminta maaf kepada anda karena sudah berani melanggar janji yang telah saya buat untuk tinggal bersama anda dan juga Adam.Sejujurnya saya tidak bermaksud untuk melanggar janji itu dan juga kabur dari rumah anda.Saya melakukan itu karena saya sadar bahwa saya telah jatuh cinta kepada anda tuan zervano.Saya merasa sangat bersalah kepada adik saya Fita karena sudah berani memiliki perasaan cinta untuk anda.Saya berusaha untuk menghilangkan rasa cinta yang saya miliki untuk anda dengan tetap menjauh dan menjaga jarak kedekatan dengan anda,tapi saya tidak bisa.Semakin saya berusaha menjauh dari anda,semakin dalam juga rasa cinta yang saya miliki untuk anda.Dan saya menduga bahwa anda merasa kesepian karena kehilangan istri anda yang sudah meninggal dunia,lalu kebetulan saya datang ke Turki dan bertemu dengan anda, yang bisa anda jadikan pelampiasan hati anda yang sangat merindukan mendiang istri anda.Saya menduga bahwa rasa cinta yang anda miliki untuk saya hanyalah sementara karena sebenarnya anda masih berduka dengan kematian istri anda dan masih belum bisa membuka perasaan anda untuk wanita lain."
__ADS_1