Menjadi Istri Sambung Dari Suami Adikku

Menjadi Istri Sambung Dari Suami Adikku
Bab 75


__ADS_3

Dari situ Freya bisa melihat deretan rumah modern berukuran besar yang semua bangunannya di dominasinya oleh warna putih,baik itu dinding, lantai dan juga pilar kokoh yang digunakan untuk menopang rumah rumah itu.


Dan disini akhirnya mobil Armaan berhenti,ia berhenti di perumahan elit satu satunya yang terlihat berbeda dengan perumahan elit yang lain.Rumah Armaan merupakan kediaman yang paling besar dan indah di antara rumah rumah yang lain,rumah berlantai dua ini dibangun di atas tanah seluas dua hektar.


Selain megah dan indah,rumah milik dokter Armaan ini juga dilengkapi oleh area parkir yang luas,kolam renang pribadi dan juga taman bunga yang indah serta di lengkapi dengan gazebo.


Melihat kemegahan dan kemewahan kediaman pria yang sudah menolongnya, membuat Freya merasa bahwa dokter Armaan bukanlah orang yang sembarangan.


"Selamat datang di kediamanku nona Freya,mulai sekarang anggap saja rumah ini telah menjadi rumah keduamu." ucap Armaan dengan senyum di wajahnya

__ADS_1


"Terima kasih dokter Armaan, rumahmu benar benar sangat indah.Apakah anda tinggal seorang diri di rumah sebesar ini dokter?" tanya Freya ketika ia keluar dari dalam mobil untuk mengagumi keindahan rumah dokter Armaan


"Tidak nona Freya, saya tidak tinggal seorang diri di rumah sebesar ini.Saya tinggal bersama ibu saya dan beberapa pelayan yang menemaninya." Jawab dokter Armaan


"Ibu anda?saya tidak tahu bagaimana dengan penilaian beliau jika saya tinggal disini bersama anda." ucap Freya yang merasa sungkan


"Jangan khawatir nona Freya, ibu saya adalah orang yang sangat baik.Dia pasti merasa sangat senang dengan kehadiran anda di rumah ini.Kalau begitu mari kita masuk ke dalam nona Freya, akan saya perkenalkan anda dengan beliau." ajak dokter Armaan yang mengajak Freya untuk masuk ke dalam rumahnya.


Tak lama kemudian pintu itu terbuka.Armaan dan Freya segera melihat wanita tua berusia akhir enam puluhan tengah keluar dari dalam rumah dan pandangan matanya seketika berbinar cerah saat melihat kedatangan laki laki yang bersama dengan Freya.

__ADS_1


"Armaan anakku, akhirnya kau pulang juga ke rumah nak." ucap wanita tua itu sembari memeluk tubuh dokter Armaan dengan erat


"Apa kabar ibu?armaan sangat rindu dengan ibu." ucap Armaan sembari memeluk tubuh ibunya kembali


"Ibu juga sangat merindukanmu nak,kabar ibu sangat baik.Ibu sangat senang akhirnya kau kembali pulang ke rumah,kau tidak akan pergi bekerja di luar negeri lagi kan nak?ibu benar benar merasa kesepian saat tidak ada kamu disini." tanya ibunya


"Tidak Bu,kali ini dan untuk beberapa tahun ke depan, Armaan tidak ada jadwal praktek di rumah sakit luar negeri.Armaan akan tinggal dan bekerja disini sembari menemani ibu." jawab Armaan kepada ibunya yang saat ini tengah penasaran dengan sosok Freya.


"Dia siapa Armaan?calon istrimu ya?" tanya dan tebak ibu armaan yang sontak membuat Freya merasa terkejut sekaligus kikuk.

__ADS_1


"Jangan membuat tamu istimewa ku merasa malu dengan ucapan mu ibu,dia bukan calon istriku.Perkenalkan dia adalah nona Freya,dia adalah kenalanku yang ada di turki, mulai saat ini dan seterusnya dia akan tinggal bersama kita semua disini." ucap Armaan sembari memperkenalkan Freya kepada ibunya.


"Selamat sore Tante, perkenalkan nama saya Freya,senang bisa bertemu dengan Tante." ucap Freya sembari mencium tangan ibu dokter Armaan dengan hormat dan membuatnya merasa sangat senang dengan kepribadian Freya.


__ADS_2