
Mengingat perasaannya mulai hadir kembali untuk zervano membuat Freya merasa bimbang untuk mengatasinya.Ia tidak bisa tetap menyimpan perasaan cintanya untuk zervano setelah ia resmi menjadi tunangan dan calon istri dari dokter Armaan.
Oleh sebab itu dengan berat hati Freya terpaksa meminta dokter Armaan untuk memajukan tanggal pernikahannya agar bisa mengatasi rasa cintanya untuk zervano dari hadapan dokter Armaan.
Freya berharap semoga dengan memajukan tanggal pernikahannya tersebut dapat membuatnya ikhlas dalam melepaskan zervano dari kehidupannya untuk selamanya.
"Dokter Armaan, bolehkah saya meminta sesuatu kepada anda?" tanya Freya
"Tentu nona Freya,kau bisa meminta apapun dariku.Katakan apa yang kau inginkan dariku?" tanya dokter Armaan kembali
"Bisakah kau memajukan tanggal pernikahan kita menjadi lusa depan dokter?saya ingin kita bisa secepatnya menikah" ucap Freya yang langsung membuat Armaan tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya saat mengetahui keinginan Freya.
"Tentu nona Freya,saya bisa memajukan tanggal pernikahan kita menjadi lusa depan jika memang kau sendiri sudah yakin dengan keputusan yang kau ambil." jawab dokter Armaan
__ADS_1
"Aku_aku benar benar yakin dengan keputusan ku dokter.Aku ingin semuanya cepat selesai dan bisa secepatnya menjalani kehidupan ku dengan baik untuk kedepannya nanti." jawab Freya meskipun hatinya tidak yakin.
"Baiklah jika memang itulah yang kau inginkan nona Freya,aku akan secepatnya memberitahukan hal ini kepada ibuku dan secepatnya mempersiapkan segala sesuatunya untuk pernikahan kita." ucap dokter Armaan tersenyum bahagia
"Terima kasih dokter Armaan" ucap Freya
Keesokan paginya Freya kedatangan ibu armaan yang datang dari Dubai khusus untuk membantu putranya dalam mempersiapkan acara pernikahannya dengan Freya.Begitu tiba di turki dan bertemu langsung dengan Freya,ibu armaan tidak henti hentinya mengucapkan terima kasih kepada calon menantunya itu karena sudah menciptakan kebahagiaan untuk putranya.
Meskipun sudah berkali kali zervano berusaha untuk membujuk dan meminta pengertian dari putranya itu,namun Adam sama sekali tidak mau mendengarkan kata kata zervano.
"Adam tidak mau tahu papa,papa harus membawa bunda kembali ke rumah.Adam tidak mau kehilangan bunda lagi papa!!!Adam mohon sama papa Tolong bawa bunda kembali,papa." pinta Adam dengan sedih yang membuat hati zervano juga turut merasa sangat sedih
"Kita harus mengabulkan permintaan Adam,zervano.Jangan sampai karena hal ini bisa membuat kondisinya turun kembali." ucap Farhad yang juga berada di kediaman zervano
__ADS_1
"Aku bingung harus melakukan apa Farhad?aku tidak bisa memaksa Freya untuk kembali padaku jika dia tidak ingin.Aku tidak mau merusak kebahagiaan nya lagi." ucap zervano
"Setidaknya kau bisa meminta Freya untuk mengucapkan salam perpisahan kepada Adam sebentar zervano,mungkin dengan mendengar penjelasan dari Freya secara langsung,Adam bisa mau mengerti." ucap Farhad yang membuat zervano berpikir sejenak.
"Baiklah Farhad,aku akan mempertemukan Adam dengan Freya untuk yang terakhir kalinya.Tolong kau ikut bersamaku untuk menjemput Freya ke kediaman dokter Armaan." pinta zervano
"Baiklah,aku akan menemanimu untuk pergi kesana teman." jawab Farhad
"Adam sayang,kau tunggu papa disini bersama dengan nilufer ya?papa mau keluar bersama paman Farhad untuk menjemput bunda Freya kemari.Adam mau kan sekali ini mematuhi perintah papa?" tanya zervano sebelum ia pergi
"Hmm,Adam mau papa." jawab Adam dengan patuh
Setelah menitipkan penjagaan Adam pada nilufer,Zervano pun segera mengajak temannya Farhad untuk menuju ke rumah dinas Dokter Armaan untuk menjemput Freya.
__ADS_1