
Setelah berkuda selama satu jam, Zervano,Freya dan Adam pun sampai di hutan.Langit sore yang berwarna jingga ke biru biruan, rimbunnya pepohonan yang tertanam di hutan,membuat pemandangan dan suasana menjadi sangat indah dan menenangkan.
Zervano segera turun dari kudanya,mengajak Adam bersamanya untuk menghampiri Freya bersama sama.Di saat zervano menghampiri Freya, pandangan matanya melekat pada sosok Freya yang tampil sangat seksi dalam pakaian t-shirt dan celana jeans pendek yang menampakkan pahanya yang menggoda dan kakinya yang mulus.
Sementara itu Freya yang menyadari tatapan mata zervano yang memandangnya dengan tatapan matanya yang nakal sekaligus takjub, seketika merasa merinding saat dirinya ditatap seperti itu.
Beberapa saat kemudian zervano dan Freya sama sama kompak untuk menahan hasrat dan hawa nafsu mereka berdua dihadapan Adam untuk fokus menghabiskan saat saat itu untuk menikmati pemandangan hutan dan langit sore bersama putra mereka.
Dengan sifat keibuannya,Freya dengan sabar mengabulkan permohonan Adam yang ingin bermain bersamanya serta menanyakan hal hal yang membuatnya merasa penasaran dan ingin diketahuinya.
Merasa cemburu karena Freya banyak menghabiskan waktunya dengan Adam,zervano tidak henti hentinya menggoda Freya ketika putra mereka tengah asyik bermain sendiri tanpa peduli dengan apa yang dilakukan oleh kedua orang tuanya saat ini.
__ADS_1
"Hari ini kau telah membuatku gila sayang" bisik zervano pada telinga Freya dengan suaranya yang menggoda
"hmm? memangnya apa yang telah aku lakukan zervano?" tanya Freya yang berpura pura tidak mengerti dengan maksud perkataan suaminya
"Kau membuatku gila dengan memakai pakaian berkuda ini Freya, saat ini kau benar benar terlihat sangat seksi.Aku jadi ingin me-makanmu." bisik zervano sembari menyusurkan kedua telapak tangannya untuk membelai paha mulus Freya dan membuatnya hampir mendesah.
"Tolong kendalikan dirimu itu zervano,kau tidak bisa melakukan hal ini padaku sekarang,aku tidak mau Adam melihat apa yang saat ini kau lakukan kepadaku." ucap Freya mengingatkan
"Itu tidak mungkin, bagaimana jika Adam melihatnya?" ucap Freya berdebar debar sekaligus merasa takut jika apa yang sedang dilakukan oleh dirinya dan juga zervano dapat diketahui oleh Adam.
"Adam tidak akan melihatnya,dia sedang asyik bermain bersama pelatih kudanya disana." ucap zervano
__ADS_1
"Tapi_"
"Aku menunggu ciumanmu sayang" ucap zervano yang membuat Freya tidak memiliki pilihan lain selain memberikan apa yang suaminya inginkan darinya setelah memeriksa keadaan sekitar yang bebas dari Adam dan juga pelatih kudanya.
Dengan gugup,Freya pun segera memegangi wajah zervano dengan kedua tangannya dan mencium bibir laki laki itu dengan bibirnya.
Cuppp,zervano sangat menikmati ciuman bibir Freya di bibirnya.Bibir Freya terasa sangat manis seperti madu dan itu membuat zervano merasa tidak puas dengan sekali ciuman yang diberikan oleh Freya.
Sehingga tanpa aba aba dan mengejutkan Freya,zervano pun kembali mencium bibir Freya, merasakan bibirnya dalam pelukannya yang erat.
"Zervano" desah Freya merinding dalam panasnya ciuman zervano yang kini menggendongnya,mencari semak belukar yang cukup tinggi untuk mencumbu diri Freya dengan hati hati disana.
__ADS_1