
Melihat kegugupan yang dirasakan oleh Freya, membuat zervano segera menyentuh wajah Freya dengan lembut, menengadahkan wajah gadis itu untuk menatap matanya.
"Lihat aku Freya, malam ini kau harus membuang rasa gugup dan ketegangan mu itu agar bisa menikmati malam pernikahan ini dengan puas." ucap zervano
"Bagaimana aku bisa menghilangkan rasa gugup ini zervano?sementara pikiranku dipenuhi oleh dirimu." ucap Freya yang berusaha untuk menatap mata zervano.
"Sepertinya diriku membawa dampak yang sangat besar padamu Freya, sehingga membuat pikiran mu selalu dipenuhi oleh diriku.Jadi senorita, apakah kau sudah siap untuk bercinta denganku malam ini?" tanya zervano sembari meminta ijin kepada Freya
"Hmm,aku siap" jawab Freya kemudian yang langsung membuat zervano mendekatkan wajah nya ke wajah Freya untuk mencium bibir nya.
__ADS_1
Ciuman zervano begitu lembut di bibirnya sehingga membuat Freya menerima ciuman laki laki itu dengan suka cita.Bibir Freya terbuka ketika zervano semakin memperdalam ciumannya sementara tangan zervano membelai punggung Freya dengan berbakat, dan membuat hasrat Freya semakin memuncak.
Menit berikutnya Freya bisa merasakan bagaimana zervano menuntunnya untuk menuju ke hamparan bunga mawar merah yang indah, menanggalkan bikini yang dikenakannya, dan membaringkan tubuhnya ke bawah.
Dalam pencahayaan lilin aromaterapi, zervano bisa melihat bahwa sekujur tubuh Freya telah menegang sehingga membuatnya tanpa menunggu waktu lebih lama lagi segera menanggalkan pakaian dan celana yang dikenakannya langsung di hadapan Freya.
Sementara itu Freya yang melihat suaminya saat ini tengah melepaskan semua pakaian yang dikenakannya, tiba tiba merasakan bahwa tenggorokannya tercekat saat ia melihat kegagahan tubuh zervano serta kemaskulinan pria itu.
"Apa yang telah kau lihat dengan tatapan matamu itu istriku? apakah kau begitu terpesona dengan kegagahan tubuhku?" goda zervano yang membuat Freya segera memalingkan wajahnya dari zervano.
__ADS_1
"Siapa yang terpesona?a-aku sama sekali tidak terpesona dengan mu zervano." bantah Freya dengan malu
"Benarkah? jika begitu apa pendapatmu mengenai diriku ini? apakah aku terlihat ideal untuk bercinta denganmu malam ini Freya?" goda zervano
"Pendapat ku adalah kau adalah orang yang lemah zervano, dengan tubuh kering begitu apa yang bisa kau banggakan? masalah ideal atau tidak nya dirimu untuk bercinta denganku itu benar benar tidak masuk akal, sebagai istrimu tentu saja aku akan melayani mu terlepas dari hal itu semua." ucap Freya yang dirasanya benar benar tidak masuk akal.
"Sebaiknya kau jaga kata katamu itu sayang,kau tidak akan tahu apa yang bisa aku lakukan kepadamu sebentar lagi.Kau bilang tubuhku kering???hah!!!baru kali ini aku mendengar penilaian yang konyol seperti itu.Sekarang biar aku tunjukkan padamu bahwa aku bukan pria yang lemah malam ini." ucap zervano bersemangat sembari memandang Freya dengan tatapan matanya yang nakal.
"Maafkan aku,aku tidak bermaksud untuk mengatakan hal itu." ucap Freya gemetar ketika menyadari perbuatannya yang memancing keberanian zervano.
__ADS_1
"Sudah terlambat sayang, sekarang kau harus dihukum atas kata kata mu yang berani itu." ucap zervano yang segera menghampiri Freya, menjulang kan tubuhnya ke atas tubuh wanita itu dan mulai memberikan pelajaran kepadanya.
Sembari mengaitkan tangannya ke tangan Freya di kedua sisi tubuhnya, zervano langsung menikmati mata, bibir dan leher Freya dengan ciumannya yang posesif dan menuntut.