
Setelah mendengar kata kata yang dilontarkan oleh Freya, membuat Muzaffar mengerti dengan alasan zervano yang begitu mencintai wanitanya.
Freya benar benar berbeda dengan kebanyakan gadis, setiap pemikiran dan semua yang ada di dalam diri gadis itu benar benar membawa pengaruh positif.
Muzaffar ingin bisa mendapatkan gadis sepintar dan sepengertian Freya.Tidak bolehkah ia bersikap egois dengan merebut gadis itu dari musuhnya?
"Ada apa? mengapa anda diam saja tuan Muzaffar?" tanya Freya
"Aku diam karena kau Freya,kau benar benar membuatku merasa kagum.Kau benar benar gadis berbeda.Tidak pernah ku jumpai seorang wanita dengan pemikiran luas seperti mu." puji Muzaffar
"Aku berbicara kepadamu bukan untuk membuatmu merasa kagum kepada ku tuan Muzaffar.Aku hanya ingin membuka pikiran mu yang sempit itu." ucap Freya
"Dan sekarang kau berhasil membuka pikiran ku yang sempit ini" ucap Muzaffar
__ADS_1
"Itu artinya apakah kau mau mengurungkan niat mu untuk membalas dendam kepada suamiku tuan Muzaffar? apakah kau mau membiarkan aku kembali kepada suamiku?" tanya Freya penuh harap
"Tidak semudah itu sayang,aku bisa saja mengurungkan niatku untuk membalas dendam kepada suamimu dan melupakan semua penderitaan yang suamimu lakukan kepadaku,tapi sebagai gantinya kau harus memenuhi satu permintaan ku ini." ucap Muzaffar
"Katakan padaku permintaan apakah itu?" tanya Freya yang membuat Muzaffar segera berdiri dan menghampirinya.
"Jadilah wanitaku dan tinggallah disini bersamaku." ucap Muzaffar
"Apa?" tanya Freya tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar
"Tidak mungkin!aku tidak akan pernah mengkhianati kepercayaan suamiku dengan pergi meninggalkan nya untuk datang kepadamu." tolak Freya mentah mentah
"Jangan menolakku Freya,aku bisa menjadi kekasih yang sama dengan yang suamimu lakukan kepadamu.Aku masih mempunyai kekuasaan,harta dan kebahagiaan untukmu.Aku bisa membuatmu bahagia seperti yang zervano berikan padamu.Aku akan mengabulkan semua yang kau inginkan, melupakan balas dendam, kebencian,asal kau mau datang kepadaku." bujuk Muzaffar pada Freya
__ADS_1
"Lebih baik aku mati dari pada harus mengkhianati kepercayaan suamiku,tuan Muzaffar.Sampai kapanpun cintaku,diriku dan hidupku, akan selalu menjadi milik suamiku." ucap Freya dengan lantang
"Aku mohon Freya aku mohon, tinggalkan zervano dan jadilah wanitaku.Aku akan rela menyerahkan dunia dan segala isinya hanya untukmu.Aku mohon jadilah wanitaku." ucap Muzaffar sembari mencoba mencium bibir Freya dengan paksa.
"Hentikan tuan Muzaffar, menjauhlah dariku!!!" berontak Freya yang berusaha untuk menjauhkan diri Muzaffar dari tubuhnya.
"Jadilah wanitaku Freya, jadilah wanitaku." paksa Muzaffar yang tetap memaksakan kehendak nya untuk mencium bibir Freya
"Tuan Muzaffar!!!!!!" Teriak Freya kuat kuat sembari melayangkan tamparan keras di pipi Muzaffar
"Berani beraninya kau menamparku" ucap Muzaffar
"Tamparan itu masih sangat kurang untuk menyadarkan dirimu yang bejat itu,tamparan ini masih belum ada apa apanya dengan tindakan mu yang berusaha merendahkan kehormatan ku." ucap Freya dengan emosinya yang tidak terkendali
__ADS_1
"Aku tidak akan pernah melupakan tamparan ini Freya,jika aku tidak bisa mendapatkan mu maka zervano juga tidak akan bisa mendapatkan mu." ucap Muzaffar yang langsung keluar dari dalam kamar dan mengunci Freya di dalam.
Sekeluarnya Muzaffar dari dalam kamarnya,Freya yang merasa terpukul dengan apa yang baru saja ia alami, seketika ambruk ke lantai dan menangis sejadi jadinya,