
Zervano benar benar sudah gila,bisa bisanya ia menemukan tempat untuk melampiaskan hasratnya padanya.
Setelah menemukan semak belukar yang cukup tinggi dan tertutup dari pandangan mata,zervano pun segera membaringkan tubuh Freya ke rumput dan mulai melampiaskan hasratnya.
Dengan hasrat yang memenuhi dirinya,zervano pun segera membelai paha dan kaki Freya sepuas yang ia inginkan.Sentuhan tangan zervano benar benar membuat tubuh Freya merasa sangat kepanasan.
Tangan laki laki itu terasa seperti sengatan listrik yang membakar kulit Freya.
Tak cukup hanya bermain dengan kaki dan paha milik Freya,zervano pun segera menarik t-shirt Freya ke atas untuk bermain main dengan kedua gundukan dadanya yang bulat besar dibalik kain penutupnya yang berwarna pink.
"Jangan lakukan ini zervano,aku takut Adam dan pelatih kudanya akan datang kemari." pinta Freya pada zervano
"Ssssttt,jangan takut istriku.Mereka berdua tidak akan kemari selama kau tidak berisik dan mengundang perhatian mereka." jawab zervano santai
__ADS_1
"Tapi_?"
"Percayalah padaku Freya,dan biarkan aku menikmati keindahan dirimu sebentar saja." pinta zervano
"Baiklah, aku percaya padamu zervano." jawab Freya sekaligus memberikan ijin kepada zervano untuk menyentuh dirinya.
Dengan itu zervano pun langsung meremas dengan lembut kedua gundukan Freya beserta kain penutupnya.Detak jantung Freya dibuat semakin berdegup kencang dengan apa yang sedang zervano lakukan terhadap dirinya saat ini.
Freya merasa bahwa kedua gundukan dadanya saat ini semakin menegang akibat sentuhan tangan zervano yang nakal dan lihai.
"Tubuhmu ini benar benar sangat nikmat sayang,aku tidak pernah merasa cukup untuk menikmati dirimu ini." bisik zervano ditengah panasnya permainan bibir laki laki itu tidak henti-hentinya mencium setiap lekuk kedua gundukan dada Freya dan menghisap puncaknya dengan posesif.
"Zervanoooo tolong hentikan" desah Freya dengan merinding.
__ADS_1
Setelah puas menikmati rasa tubuh Freya di semak belukar,zervano pun segera mengakhiri permainannya dan membantu Freya membetulkan kembali posisi pakaiannya.
"Ayo Kita kembali zervano,Adam pasti sedang mencari keberadaan kita saat ini." ucap Freya yang terlihat khawatir karena sudah meninggalkan Adam sendirian bersama Pela kudanya.
"Kau menjaga putraku seperti ibu kandungnya sayang,aku beruntung bisa memilikimu untuk menjadi ibu sambung bagi putraku." ucap zervano senang sembari menggandeng tangan Freya dan kembali ke tempat mereka berkuda tadi.
Sesampainya Freya dan zervano di tempat mereka berkuda, keduanya dibuat tenang ketika melihat putra mereka yang masih bermain dengan ceria bersama pelatih kudanya.
"Lihatlah sayang,putra kita masih asyik bermain disana.Kau terlalu mengkhawatirkan putramu dan berhenti menyayangi suamimu ini dengan cepat." Goda zervano
"Oh zervano hentikan,sejak kapan kau berubah menjadi seorang suami yang nakal dan terlalu manja?" tanya Freya sembari mengalungkan kedua tangannya di leher zervano dan memandangnya dengan penuh cinta.
"Sejak kau hadir di dalam hidupku.Freya,kau adalah kelemahan terbesarku, hidupku dan juga belahan jiwa ku.Hanya kaulah yang mampu membuat diriku menjadi seorang suami yang gila ini." ucap zervano
__ADS_1
Selanjutnya setelah puas berkuda dan menikmati pemandangan, zervano, Freya dan Adam pun segera kembali ke rumah.